Tangani Masalah Penipuan dengan Kreativitas Cek dan Ricek

M. Ekawinny, pemenang Gold pada kategori The Best Agent Lembaga Publik dari Bravo Bea Cukai 1500225

Bertugas sebagai Agent Inbound Bravo Bea Cukai 1500225, di tahun 2019 Muhammad Ekawinny meraih prestasi Gold pada kategori The Best Agent Lembaga Publik dalam ajang The Best Contact Center Indonesia. Ekawinny menceritakan pengalamannya sebagai Agent Inbound dihadapan dewan juri pada tahap 2 lomba Individual, yakni lomba Presentasi.

Bergabung di Bravo Bea Cukai 1500225 pada Juli 2016 hingga saat ini, tentu Ekawinny memiliki beberapa tugas dan tanggung jawab sebagai Customer Service. Tugas tersebut seperti menyampaikan informasi kepada pelanggan dalam hal yang berhubungan dengan kegiatan ekspor impor, memberikan pelayanan dan tentunya melakukan pencatatan. Menjadi Agent Inbound, Ekawinny sudah dibekali dengan modal utama yang sangat kuat. Modal tersebut dibagi menjadi 3 kompetensi yang sangat ia kuasai.

Kompetensi tersebut berupa Knowledge, Skill dan Attitude. Kompetensi Knowledge yaitu kemampuan untuk memahami peraturan yang berhubungan dengan ekspor dan impor. Kemudian untuk kompetensi Skill berhubungan dengan kemampuan untuk bisa mendengarkan secara baik dan menentukan analisa secara akurat. Dan yang terakhir adalah Attitude yang mencerminkan dirinya sendiri, seperti ramah, sopan dan harus percaya diri.

Pernah suatu Ketika dalam melayani pelanggan, selaku Agent Inbound Ekawinny menemukan sebuah permasalahan, yakni sebuah penipuan yang menimpa salah satu pelanggannya yang bernama pak Irvan. Dalam kasus tersebut pak Irvan membeli sebuah Iphone X, dari toko online di salah satu media sosial. Pak Irvan awalnya dihubungi oleh pihak yang mengaku berasal dari Bea Cukai. Pak Irvan juga dikabarkan bahwa barang yang dibelinya tersebut terindikasi bahan Ilegal, sehingga pak Irvan harus menebus barang tersebut sebesar 15 juta sebagai jaminan.

Hal menghawatirkan bagi Ekawinny adalah Ketika pak Irvan sedang melakukan pelaporan kepada dirinya, namun tiba-tiba sambungan teleponnya terputus. Ekawinny khawatir jika pak Irvan sudah melakukan transfer kepada pihak yang mengaku berasal dari Bea Cukai. Dengan Kasus tersebut, ada beberapa hal atau kreativitas yang dilakukan oleh Ekawinny untuk membantu pak Irvan.

Kreativitas tersebut adalah mendengarkan point-point penting yang disampaikan oleh pak Irvan, kemudian melakukan kegiatan Cek dan Ricek. Sungguh sangat penting kegiatan Cek dan Ricek ini, dikarenakan dengan melakukan pengecekan, segala informasi yang dibutuhkan akan didapatkan. Ekawinny melakukan pengecekan dengan memastikan akun media sosial tempat pak Irvan membeli barang, namun hasil yang didapatkan mengejutkan. Akun tersebut ternyata sudah hilang di media sosial.

Dengan hilangnya akun media sosial tersebut, Ekawinny terus melakukan Cek dan Ricek sampai akhirnya dirinya dapat menganalisa bahwa akun yang diinformasikan tersebut sengaja dibuat untuk melakukan tindak penipuan. Dan Ketika sang penipu sudah mendapatkan korban, maka akun tersebut langsung dihapus.

Tidak hanya sampai disitu, kreativitas selanjutnya yang dilakukan oleh Ekawinny adalah melakukan Call Back, yaitu menghubungi kembali pelanggan. Ekawinny menghubungi pak Irvan dengan meyampaikan hasil analisanya bahwa akun media sosial tempat pak Irvan membeli barang adalah akun yang digunakan untuk melakukan penipuan. Ekawinny juga memaparkan kepada pak Irvan mengenai isi katalog informasi dan resume tentang peraturan barang ekspor dan impor yang dirinya buat yakni Bravopedia yang juga menjadi kreativitas terakhirnya dalam menangani kasus penipuan ini.

Ekawinny merasa bersyukur dan lega, karena akhirnya pak Irvan tidak melanjutkan untuk melakukan transfer uang sejumlah yang disebutkan oleh penipu karena kreativitas yang dilakukannya. Beberapa saat kemudian setelah kejadian tersebut, Irvan diberi kabar oleh para rekannya bahwa ada satu postingan di media sosial yang menceritakan pengalaman mengenai penipuan dan penanganan yang diberikan oleh Bravo Bea Cukai kepada nya.

Ternyata orang yang memposting pengalamannya tersebut adalah pak Irvan. Postingan tersebut adalah apresiasi dan ucapan terima kasih yang ditujukan kepada Ekawinny. Perasaan Bahagia karena telah berhasil membantu orang lain, membuat Ekawinny selalu mengingat pengalaman berharga yang pernah ia jalani. Sehingga, dengan pengalaman dan kreativitas yang dilakukannya dapat membuahkan hasil yakni peraihan medali Gold, pada kategori The Best Agent Lembaga Publik. (WH)

This entry was posted in Artikel and tagged , , . Bookmark the permalink.