Tak Ada Gading yang Tak Retak

Seperti peribahasa, tak ada gading yang tak retak, yang artinya tak ada manusia yang sempurna. Meskipun tak sempurna, gadis ini akan mempersembahkan presentasi yang sempurna, berisi ide dan kreativitas untuk menghadapi tantangannya sebagai seorang Back Office.

Peribahasa yang telah disebutkan sebelumnya, memang menggambarkan dirinya. Bagaimana tidak, namanya sendiri adalah Gading Citrasari. Namun gadis ini lebih akrab disapa Citra. Dia menceritakan mengapa dia bekerja dan terjun di dunia contact center. Dulu dia selalu berpikir bekerja untuk mendapatkan uang saja. Namun seiring berjalannya waktu di perusahaan tempat dia bekerja, yaitu Indosat Mega Media (IM2), dia banyak belajar bahwa bekerja bukan hanya soal uang saja. Bekerja di dunia pelayanan mengajarkan dia untuk peduli terhadap orang lain dan terus mengukur kemampuan diri.

Empat tahun di dunia contact center bukan waktu yang singkat bagi gadis kelahiran Bojonegoro, 22 tahun silam. Tantangan pekerjaan pun terus menerus menghadangnya. Ada tiga tantangan utama yang biasa Citra hadapi. Tantangan pertama adalah technical knowledge, informasi utamanya yang berhubungan dengan hal-hal teknis sangat dinamis. Kedua adalah masalah koordinasi, Back Office di IM2 terbagi menjadi dua sub departemen yaitu corporate dan retail. Seringkali, kedua sub departemen ini kesulitan dalam berkoordinasi. Ketiga adalah masalah teamwork yaitu bagaimana menjaga hubungan kerja.

Tantangan pertama Citra hadapi dengan Quality Forum, yang merupakan forum umum di IM2 dimana semua orang yang mengikuti forum ini memiliki learning spirit yang tinggi. Ide berikutnya adalah Working Instruction Team yang dibuat untuk memudahkan flow pekerjaan yang berhubungan dengan operasional. Kemudian memaksimalkan Knowledge Management System serta Ten Minutes Me Time yang membuatnya terus belajar tentang bagaimana me-manage knowledge-nya.

Tantangan kedua dihadapi oleh gadis yang masih berkuliah di Universitas Budi Luhur ini dengan tiga ide yaitu Connecting Always, Social Media, dan Support Monitoring and Solution. Semuanya berhubungan dengan bagaimana mempermudah proses koordinasi di dalam tim maupun antar tim. Caranya adalah dengan memaksimalkan penggunaan aplikasi messanger dan media sosial.

Sedangkan untuk tantangan ketiga dihadapi dengan tiga ide dan kreativitas, yaitu dengan No Single Show, Smile and Remind, dan Team Building. No Single Show maksudnya adalah untuk menjaga teamwork tidak ada namanya bekerja sendiri, semua dikerjakan bersama dan saling bersinergi. Smile and Remind dilakukan untuk saling mengingatkan dan menghangatkan suasana, meskipun saling mengingatkan tetap menjaga keakraban. Team building sendiri dilakukan dengan cara makan bersama, karaoke, dan jalan-jalan.

Gadis yang merupakan lulusan IT dari SMK Telkom Jakarta ini juga terus melakukan kegiatan pengembangan diri dengan one day one knowledge, aktif mengikuti Contact Center English Club (CCEC), benchmarking, dan penerapan nilai positif Back to School. Sewaktu sekolah dulu Citra mengikuti kegiatan ekstrakurikuler paskibra, dia banyak mengambil nilai positif dari situ untuk dia terapkan ketika bekerja.

Beberapa penghargaan juga pernah diperoleh oleh Citra antara lain sebagai The Best Consistent Agent, juara dua dalam CCEC, dan Most Favorite Selfie. Pencapaian kinerjanya juga terus mengalami peningkatan dan dapat melampaui target perusahaan. Terakhir, dia menyatakan mengapa dia layak menjadi pemenang, yaitu karena dia confidence, effort, dan terus melakukan perbaikan diri karena dia percaya bahwa tak ada gading yang tak retak. (MZ)

Si Cantik dan Pak Penghulu Terbang Ke Macau

We love Tuesday morning … cahaya mentari menyongsong hari yang cerah 5 Mei 2015, dengan terik indahnya mengiringi kami melaju ke arah Balai Kartini yaitu gedung yang menjadi salah satu kebanggaan kami di Jakarta. Well … Kami sang pemberi semangat juang untuk para peserta The Best Contact Center Indonesia 2015 melaju dengan kecepatan rendah ditemani the best song di salah satu siaran radio Ibu Kota yang mengalun bersama putaran stirnya Pak sopir kantor kami. Lihatlah teman.. begitu bersemangatnya kita dalam unjuk gigi memperlihatkan bahwa Indosat Mega Media yang tercinta ini mempunyai begitu banyak insan yang hebat dan berprestasi. Di ajang The Best Contact Center Indonesia 2015 inilah saatnya kami beraksi memberikan segudang penghargaan yang akan kami raih nanti. Sedikit flash back yaa temans .. bahwa sang pemburu dan penulis berita yang super kecee ini hehe.. sempat mengharumkan nama perusahaan kami dengan diraihnya penghargaan Gold pada The Best Writing Contest 2014 lalu. Bagaimana dengan tahun ini?? Dengan tekad dan persiapan yang matang kita siapp jadi pemenang. Aamiin..

Pagi semakin beranjak siang kami tiba pukul 11.00 WIB disambut oleh angin segar dan anggunnya Gedung Balai Kartini seakan menyapa “Selamat berjuang kawan” menambah semangat kami untuk memberikan genggaman erat bagi para peserta The Best Contact Center Indonesia 2015. Dukungan, semangat, do’a dan rasa cinta seluas samudra menyertaimu wahai para pejuang Indosat Mega Media kami berbisik … Dari setiap anak tangga yang kami lewati menuju lantai tertinggi Balai Kartini begitu lekat dengan aroma saling menyemangati teamnya masing – masing. Pepatah bilang “posisi menentukan prestasi” nahh.. itu yang kami lakukan bersama teman – teman team penyemangat lainnya untuk mencari tempat duduk yang bisa menjangkau seluruh peserta The Best Contact Center Indonesia 2015. Tentu saja tempat yang bisa memberikan banyak inspirasi bagi kami para pujangga yang sibuk memburu berita untuk kami tampilkan sebagai peserta Writing Contest TBCCI 2015.

Riuh Ramai Dukungan Sporter

Lihat deh … dengan berbekal balon tepuk kami membuat suasana semakin riuh dan meriah. Saat seperti inilah yang paling menegangkan bagi para peserta The Best Contact Center 2015 yang telah hadir pagi ini. Hal yang paling penting sebelum memulai lomba adalah kami dapat mengabadikan moment yang paling ditunggu – tunggu dengan berfoto bersama peserta The Best Contact Center 2015 dari perusahaan kami Indosat Mega Media dengan membawa property yang kami bawa alias balon tepuk “kita mah gitu orangnya” seru teman – teman semua hehe …

IMG-20150505-WA0016IMG-20150505-WA0013Balai Kartini pukul 12.00 tepat di sudut ruangan para panitia dengan sigap mepersiapkan pendaftaran ulang bagi para peserta yang datang sesuai dengan jam yang telah dijadwalkan. Bagaikan titik awan dengan berat jenis yang sudah cukup untuk bisa menurunkan butiran air hujan ke Bumi, presentasi ini pun adalah puncak dari kegiatan penghargaan The Best Contact Center 2015 berlangsung. Dengan pembobotan 80% setelah writing test, presentasi ini sangatlah menentukan bagi para peserta The Best Contact Center 2015 dalam menjadi insan terbaik dalam dunia Contact Center di Indonesia. Informasi yang kami dapatkan bahwa penghargaan yang akan didapatkan pada tahun 2015 ini adalah Macau atau Hongkong sebagai peraih Platinum, Thailand untuk peraih Gold dan Silver juga Singapore bagi peraih Bronze. Baiklah para peserta yang kami banggakan … langkah presentasi ini adalah step pertama untuk bisa menentukan mimpi kalian, sukses yaa …

Hai – hai siapa Dia…?

Pepatah yang sering kita dengar saat perkenalan adalah “Tak kenal maka tak sayang” kami sebagai para penulis tidaklah memaksa pembaca semua untuk bisa memberikan rasa sayangnya loh hehe … tapi kalau kenal peserta yang super ini pasti tidak akan rugi berkenalan dengannya. Kali ini peserta yang akan tampil memperkenalkan perusahaan kami tercinta Indosat Mega Media di panggung The Bect Contact Center Indonesia 2015 adalah dua orang senior kami yang sangat kece dan tiada duanya. Yaaa.. hari ini 5 Mei 2015 adalah jadwal presentasi untuk kategori Manager dan Trainer yang dengan bangga diwakili oleh Mba Astrid Nerinda Pratiwi untuk kategori Trainer dan Mas Pamuji yang kita kenal sebagai Pak Juragan untuk kategori Manager.

Kalau berbicara tentang profile dari kedua peserta yang kami banggakan ini tentu tidak akan ada habisnya. Langsung aja yah kita perkenalkan profile kedua peserta yang mewakili Indosat Mega Media.

editPeserta yang pertama tampil pukul 09.45 WIB adalah Mba Astried Nerinda Pratiwi yang mengikuti kategori Trainer. Mba Astried yang kami kenal adalah seorang Ibu Muda yang kreatif, supel dan selalu berfikir positif. Ide kreatif dan cemerlang banyak sekali tampil dari hasil karya – karyanya. Dengan semua ide kreatifitas itu memjadikan beliau adalah seorang trainer yang handal dan berpengalaman dibidangnya. Kategori trainer ini memang baru di ikuti ditahun ini, namun why not?… kami yakin kalau Mba Trainer cantikk ini dapat memenangkan juara di kategori tersebut. Ganbatee Mba Acid…

Persentasi untuk kagori trainer telah usai, kami semua menyambutnya dengan senyuman tepat di depan pintu munuju ruang tunggu para pendukung teamnya masing – masing. Menurut keterangan Mba Astrid yang sempat kami wawancarai bahwa “perbedaannya dengan tahun lalu dalam segi teknis adalah pada penggunaan microphone, dimana tahun ini tidak digunakan dengan alasan untuk mejaga kualitas presentasi masing – masing peserta karena ruangan peserta saling berdekatan. Disamping itu, team Dewan Juri yang menilai lebih banyak berasal dari bidang akademik seperti Dosen dari perguruan tinggi dan selebihnya dari call center itu sendiri. Jumlah Dewan Juri di tahun ini pun dibatasi dengan maksimal 10 orang saja.”

Selepas presentasi dan berbincang singkat tentang ketegangan saat presentasi, para peserta dapat mengisi harapan, pesan dan kesan untuk The Best Contact Center Indonesia 2015 sebagai acuan dalam meningkatkan acara tersebut agar lebih baik lagi.

Oh iyaaa… hampir saja tertinggal memperkenalkan peserta kedua yaitu Mas Pamudji yang terkenal dengan panggilan Pak Juragan. Selain terkenal dengan panggilan Pak Juragan, Beliau juga dikenal dengan panggilan Pak Penghulu. Tapi bukan sembarang penghulu, melainkan penghulu Sapi karena beliau pernah bercerita dengan bangganya telah berhasil mengawinkan sapi miliknya hehehehe…. Pak Juragan ini adalah seorang yang masih sangat kental dengan kota kelahiranya yaitu Kebumen. Cukup dengan mendengarkan beliau persentasi siapa saja akan mengenali aksen bahasanya khas Kebumen hehe.. Beliau adalah sosok yang simple, pribadi yang pembawaanya sangat tenang dan berdedikasi dalam pekerjaannya sebagai Manager Contact Center. Quote yang selalu beliau sampaikan adalah “Semakin sulit perjuanganya maka semakin besar kemenangannya

IMG-20150505-WA0044Persentasi untuk kategori Manager yang diwakili oleh Mas Pamuji dimulai pukul 14.20 WIB berlangsung 30 menit. Semua telah dipersiapkan dengan sangat matang, sehingga kami yakin beliau akan mendapatkan nilai terbaik dalam persentasinya. Go … Mas Pam go …

Goes To TBCCI 2015

Yeayyyy … hari ini adalah hari yang sudah kami tunggu – tunggu, dimana hari dimulainya lagi lomba The Best Contact Center Indonesia. Tahun ini kami yakin pasti kami akan merebut juara dari seluruh kategori yang kami ikuti. Kami yakin karena persiapan yang kami lakukan lebih dari tahun – tahun sebelumnya. Belum lagi, peserta yang kami kirimkan adalah para peserta yang berkompeten di masing – masing bidang sesuai dengan kategori yang didaftarkan untuk mengikuti lomba TBCCI.

Dimulai dari awal tahun, kami sudah rutin membekali para peserta dengan pelatihan, seperti training presentasi setiap minggu, pelatihan menjawab soal yang diberikan (fish bowl) dan training pembuatan slide presentasi yang menarik dan kreatif agar slide presentasi kami mendapat perhatian dari dewan juri. Tahun ini IM2 mengirimkan lebih banyak kategori dibandingkan dengan tahun sebelumnya, 6 kategori dengan 9 peserta, yaitu; kategori Manager 1 peserta, kategori Supervisor 1 peserta, kategori Trainer 1 peserta, Quality Assurance 2 peserta, Back Office 2 peserta dan Agent Inbound 2 peserta. Wahh mudah – mudahan tahun ini memang tahun kami, para peserta perwakilan dari Indosat Mega Media siap untuk jadi juara umum dari seluruh kategori yang kami ikuti.

Writing Test dimulai

Lomba The Best Contact Center Indonesia atau lebih dikenal dengan TBCCI diawali dengan Writing Test yang dimulai hari ini, tepatnya tanggal 27 April 2015. Writing Test ini sangatlah penting, karena mengambil peranan 20% dari total penilaian secara keseluruhan pemenang. Minggu sebelumnya, yaitu hari Jumat tanggal 24 April 2015, kami mendapatkan dukungan dari rekan – rekan di Indosat Mega Media. Seluruh karyawan Indosat Mega Media memberikan dukungannya dan mereka berharap kami dapat membawa nama baik perusahaan yaitu Indosat Mega Media. Terima kasih yaa rekan – rekan IM2. Lihat dehh foto – foto dukungan dari karyawan – karyawan dari Indosat Mega Media, seruu kann..

Pagi tadi pada sesi pertama jam 08:00, sudah ada 3 peserta perwakilan IM2 yang sudah menjalani Writing Test. Mereka yang telah berangkat yaitu Bpk. Pamudji yang ikut dalam kategori Manager, Mba Astried Nerinda Pratiwi yang ikut dalam kategori Trainer dan juga Muhammad Iqbal yang ikut dalam kategori Supervisor. Walau kami tidak mengantar para peserta Writing Test sesi pertama (karena berangkat dini hari pastinya) tapi kami yakin bahwa mereka mampu mengerjakan soal – soal yang diberikan dengan baik ^^. Aamiin..

Saat ini kami tengah mengantar enam peserta lainnya untuk mengikuti lomba Writing Test sesi ke dua. Kali ini peserta – peserta yang kami kirimkan adalah Mahirsidiastuti dan Eka Mardiani yang ikut dalam kategori Quality Assurance, Muhammad Yusuf Hasanat dan Gading Citra Sari yang ikut dalam kategori Back Office Officer dan Ade Firmansyah Putra dan Astya Azshara yang ikut dalam kategori Agent Inbound. Semoga semua peserta di sesi kedua ini juga diberikan kemudahan dan kelancaran untuk menjawab seluruh soalnya yahh. Aamiin.

Melihat semangat para peserta dari awal training sampai sekarang, kami tambah yakin bahwa kami akan mendapat predikat juara umum tahun ini. Doakan yaa para pembaca agar kami bisa mendapatkan gelar juara umum untuk semua kategori , Insya Allah 

Tepat pada pukul 9.30 WIB kami sampai di Balai Kartini. Terlihat wajah – wajah tegang yang sedang menunggu waktu ujian sesi kedua dimulai. Di ajang bergengsi ini, terlihat perwakilan dari Astra Honda Motor (AHM), Bank Central Asia (BCA), Bank Negara Indonesia (BNI), KAI (Kereta Api Indonesia) dan masih banyak peserta lainnya. Mereka melakukan berbagai cara untuk menghilangkan ketegangan sebelum dimulainya lomba Writing Test. Ada yang bernyanyi, ada yang melakukan foto – foto dengan seluruh anggota tim yang mereka bawa, dan ada juga yang mengulang – ulang mengerjakan soal – soal try out yang mereka miliki.

Kami para peserta IndosatM2 juga merasakan hal yang sama. Ketegangan dan perasaan yang tidak menentu, tentunya menghinggapi perasaan kami, para peserta yang akan mengikuti Writing Test. Sambil menunggu waktu ujian sesi ke dua dimulai dan untuk mengusir rasa tegang, kami melakukan foto bersama di photo booth yang telah disediakan. Tak lepas canda tawa kami lontarkan kepada sesama peserta, agar seluruh rasa tegang bisa lepas dari hati masing – masing peserta. “Ayoo teman – teman kami yakin kalian pasti bisa…Sejuta Semangat untuk kalian ayooo berjuang!!” teriak kami menyemangati mereka.

IMG-20150427-WA0004 IMG-20150427-WA0002
Akhirnya waktu untuk Writing Test sesi ke dua dimulai, sebelumnya kami melakukan doa bersama agar teman – teman yang ikut Writing Test dapat diberi kelancaran dan soal yang mudah untuk menjawab seluruh soal yang diberikan he he he… Setelah berdoa, wajah teman – teman terlihat lebih tenang dan kami pun mengantarkan semua peserta sampai di depan pintu ruang Mawar. “Every day may not be good but there is something good in every day”, bisik kami kepada seluruh peserta.

Writing Test selesai

Selepas Writing Test sesi ke dua dimulai, kami menemui para peserta yang sejak pagi tadi sudah berjuang menghadapi Writing Test sesi pertama. Tampak wajah – wajah lega menghiasi wajah mereka, walau tetap saja mereka tidak dapat menyembunyikan perasaan tegang dan deg – degan menghadapi hasilnya nanti. Oh iya, pengumuman hasil Writing Test akan dilakukan hari ini juga pada pukul 17.00 WIB. Jangankan para peserta yang mengikuti Writing Test, kami yang mengantar pun ikut deg – degan menunggu hasilnya, karena kabarnya akan ada 4 peserta yang gugur alias tidak diperbolehkan mengikuti tahap selanjutnya, yaitu tahap Presentasi.

Kami pun sempat mengabadikan suasana detik – detik dimulainya Writing Test di ruang ujian, yaitu ruang Mawar. Tampak terlihat hening di dalam. Selain itu, terasa sekali para peserta yang masih tegang sebelum menghadapi Writing Test.

IMG-20150427-WA0005
Tak terasa lebih kurang 2 jam Writing Test sesi ke dua telah selesai. Sama seperti peserta sesi pertama, pada wajah para peserta Writing Test sesi kedua juga menampakkan ketegangan yang sama, karena khusus untuk kategori Quality Assurance juga akan ada 4 peserta yang gugur. Kami pun mencoba menghibur para peserta yang telah melakukan Writing Test.

“Hanya sayalah yang mampu mengubah hidup saya. Tidak seorang pun mampu melakukannya untuk saya.” terdengar ucapan salah satu peserta yang saling memberi semangat.
“Hanya jika ada semangat, maka hal – hal sulit akan terasa lebih mudah.”, balas peserta lainnya.

Tenanglah teman – teman, setiap usaha yang kalian lakukan pasti akan ada hasilnya dan tidak pernah ada kata gagal jika kalian mau berusaha. Karena ada kata bijak yang mengatakan:

“Setiap langkah yang kita jejaki adalah merupakan suatu kemenangan namun untuk mengukuhkannya sebagai piala tetap dibutuhkan tekad dan pilihan yang tepat.”

Selepas Writing Test, kami semua berkumpul untuk berbicang – bincang mengenai soal apa saja yang di kerjakan. Ada peserta yang mengatakan soalnya sangat jauh berbeda dengan soal – soal try out yang di kerjakan minggu lalu. Namun ada peserta yang mengatakan soal – soal yang tadi dikerjakan, tidak jauh berbeda dengan soal – soal try out minggu lalu.

Setelah para peserta dirasa sedikit lebih tenang, kami pun bergegas kembali ke kantor. Ingat lah teman – teman bahwa:
“Kemenangan kita yang terbesar bukan karena tidak pernah gagal. Namun kemenangan karena kita bangkit setiap kita gagal.”