Semangat Tanpa Tapi Belajar Tanpa Henti Untuk Menjadi Yang Terbaik


Keseruan acara The Best Contact Center Indonesia 2017 berlanjut dihari kedua, penasarankan seperti apa keseruan para peserta TBCCI 2017 hari ini, apakah lebih seru dari hari pertama kemarin, atau mungkin lebih seru dan seru lagi ?? Untuk lebih lengkapnya ikuti terus ya cerita tentang keseruan acara The Best Contact Center Indonesia 2017.

Selasa, 25 juli 2017 senyum sumringah panitia TBCCI 2017 yang dibalut dengan kostum berwarna hijau cerah menyambut kedatangan para peserta TBCCI 2017, pukul 07.30 meja registrasi pun sudah mulai dipenuhi oleh para peserta dari berbagai perusahaan.

Hari ini kategori yang dilombakan adalah Agent premium, Manager, Supervisor, Team leader, Best of The Best Back Office, Best of The Best Supervisor, Best of The Best Team Leader, Best of The Best Manger. Bagi teman-teman yang bertanya kenapa ada kategori best of the best? memang apa sih perbedaannya dengan kategori tanpa embel-embel Best Of The Best?? Kategori Best 0f The Best yaitu kategori yang dikhususkan untuk peserta yang sebelumnya sudah pernah memenangkan lomba dikategori yang sama, sehingga memiliki pesaing yang levelnya setara. Sedangkan untuk yang kategori tanpa embel-embel Best of The Best itu kategori yang diperuntukan bagi peserta yang baru mengikuti ajang TBCCI datau yang sebelumnya pernah mengikuti namun belum menjadi pemenang dalam kategori tersebut.

Pukul 07.55 panitia sudah mulai memanggil nama peserta yang mendapatkan giliran pertama yaitu pukul 08.00. Ibu Pretty Rumiris Panjaitan perwakilan dari Bank Mandiri sudah bersiap ketika tim panitia menyebutkan namanya melalui pengeras suara. Setelah keluar dari ruangan presentasi terlihat perubahan dari raut wajahnya dari yang cukup tegang saat memasuki ruangan, kini sudah mulai ceria dan terlihat lega. Ibu Pretty mewakili Bank Mandiri dalam kategori Supervisor.

Pretty R Panjaitan Perwakilan dari Bank Mandiri

Mbak Pretty sapaan akrabnya, membawakan materi tentang mesin Edc Bank Mandiri, ini sesuai dengan job desk di Mandiri pada bagian Merchant Help Desk yang menangani keluhan merchant dan memberikan informasi yang dibutuhkan merchant. Dalam waktu pesentasi selama 25 menit yang diberikan oleh panitia, mbak pretty berhasil menuntaskan presentasi dalam waktu 22 menit.
Pertanyaan Fish bowl yang didapatkan adalah “Apa saja yang menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kinerja karyawan? ” dan jawaban dari mbak pretty adalah 3 hal yang menjadi prioritas utama adalah meningkatkan Knowledge, Komunikasi skill, dan Listening skill.

Tim dari JNE sedang melakukan doa bersama.

Disisi lain ada peserta yang baru akan memulai perjuangannya, yang satu ini peserta dari JNE bernama Badiah, sedang bersiap dan melakukan doa bersama dengan Timnya sebelum memasuki ruangan presentasi. Badiah melakukan persiapan selama 6 bulan, dimuali dari tahap 1 tes tertulis dan dilanjutkan dengan persiapan tahap 2 yaitu presentasi. “Sebelum presentasi ada beberapa hal yang dilakukan diantaranya persiapan kostum, panitia, dan presentasi. Persiapan presentasi pun diadakan karantina oleh pembimbing yang ditunjuk JNE selama 3 hari untuk meningkatkan percaya diri dan memahami materi yang akan disampaikan.” ungkap Badiah.

Tim peserta TBCCI dari JNE

Selain para peserta yang pastinya orang-orang terpilih dari perusahaannya, acara The Best Contact Center Indonesia 2017 menghadirkan juri-juri yang pastinya kompeten dalam bidangnya masing-masing. Hari ini kami mengajak salah satu juri untuk berbagi pengalamannya menjadi juri di The Best Contact Center Indonesia 2017. Juri cantik ini bernama Dian Rahmah berasal dari Bank Mandiri. Hari ini Mbak Dian bertugas di ruang 3 untuk menjadi juri pada kategori Agent Premium.

Dian Rahmah salah satu juri TBCCI

Mbak dian pernah menjadi juri di TBCCI tahun lalu, dan ditahun ini dipercaya kembali untuk menjadi juri. Untuk penilaiannya sendiri tidak ada perbedaan yang begitu mendasar dari tahun sebelumnya. Penilaiannya sendiri meliputi pembukaan penampilan, gestur peserta dan tingkat percaya diri. Selain itu juri juga menilai materi, profil diri, penguasaan pekerjaan yang disampaikan, kreatifitas, KPI (Key Performance Indicator), serta motivasi peserta dalam mengikuti ajang TBCCI. Menurut mbak Dian, penyelenggaraan TBCCI tahun ini sudah sangan minim dengan kendala-kendala teknis. Artinya secara umum penyelenggaraannya sudah semakin baik.

Nah, masih penasaran kan keseruan dan hal baru apa lagi yang akan muncul di hari ketiga? Kita akan bagikan kembali di esok hari, ditunggu yaa..

 

 

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.