Menembus Batas Keterbatasan, Selangkah Lebih Dekat Menuju Eropa

Sampailah kita di hari ke-4 atau bisa juga disebut hari terakhir untuk kategori individu berkompetisi di ajang TBCCI 2017. Untuk kategori yang dilombakan hari ini yaitu Best of The Best Customer Service & Social Media, Agent Disability, Best of The Best Outbond, Best of The Best Team Leader Customer Service & Outbond, Customer Service, Team Leader Customer Service, Team Leader Outbond, Telemarketing, Telesales. Banyak hal yang sudah di lewati oleh para peserta untuk mencapai ke tahap ini, tidak terkecuali untuk kategori agent disability.

Perjalanan setiap peserta hingga bisa berada di ajang The Best Contact Center Indonesia 2017 bukanlah hal yang mudah, banyak tahapan yang harus dilalui agar bisa menjadi bagian di ajang bergengsi ini. Salah satu hal yang patut diacungi jempol adalah The Best Contact Center Indonesia juga memberikan kesempatan kepada insan contact center penyandang disabilitas untuk mendapatkan kesempatan yang sama bisa bergabung menjadi bagian dari TBCCI 2017. Kategori yang baru dimunculkan di tahun ini adalah kategori Disabilitas dan diikuti oleh 8 peserta dari beberapa perusahaan.

Salah satu peserta yang beruntung bisa mengikuti lomba ini adalah Julian Sulistianto dan Ronaedi Kawirian dari Bank Mandiri. Julian dan Ronae bergabung di Bank Mandiri sejak 14 september 2015. Sebelum menjadi karyawan Bank Mandiri mereka mengikuti pelatihan khusus untuk disabilitas selama 1 tahun di Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa  (BBRVBD) yang berlokasi di bogor. “Setelah 1 tahun biasanya di rekrut kerja dan disalurkan ke beberapa perusahaan, kebetulan bank mandiri datang ke sana, terus bank mandiri melakukan seleksi, kebetulan kita yang terpilih diangkat kerja,” ujar Julian dan Ronae. Selama bekerja di Bank Mandiri mereka merasa bangga dan senang karena tidak dibeda-bedakan dalam hal perlakuan dan tanggung jawab pekerjaan sehingga mereka semangat untuk bekerja dan menghasilkan yang terbaik.

Selain seleksi yang dilakukan saat masuk kerja di Bank Mandiri, mereka juga mengikuti seleksi untuk bisa mewakili peruaahaan dalam ajang TBCCI 2017. Seleksi awal dilakukan dari pihak internal Bank Mandiri. “Seneng banget pertama kali mengikuti lomba dan bisa mengukur sampai mana kemampuan kita, serta menambah ilmu,” ungkap Ronae. Selain kompak di perlombaan Julian dan Ronae juga sangat kompak di kehidupan sehari-hari, terbukti ketika diwawancarai mereka saling melempar candaan.

Mereka berangkat dari kosan di sekitaran Rempoa Ciputat pukul 5.30 wib dan tiba di Menara Mandiri pukul 6.30 wib. Di sana mereka melakukan persiapan terlebih dahulu dan berangkat menuju Kalbis Institute pukul 9.30 wib. Sesampainya di sana mereka menunggu rekan yang lain di lt.1 untuk makan siang bersama. Setelah makan siang mereka melakukan persiapan di lt.7 sekaligus menunggu presentasi, karena mereka tampil di urutan terakhir, tepatnya Ronae tampil di pukul 15.20 wib, dan Julian tampil selanjtnya pukul 15.40 wib.

Disela-sela peserta yang sedang berisap menunggu presentasi, ternyata ada peserta yang kelelahan menunggu presentasi sambil belajar, sampai tertidur di mushola lantai 7 tempat diadakannya ajang bergengsi  TBCCI 2017. Ternyata peserta tersebut salah satu teman dari Julian dan Ronae yang juga akan bertanding sebelum mereka.

Tiba saatnya untuk tampil dihadapan dewan juri, mereka berganti pakaian sesuai tema masig-masing yang akan disampaikan. Tema yang akan dibawakan Ronae adalah “Dokter Cinta” dan Julian dengan tema “Pembalap”.

Saat ditanya mengenai harapannya dalam ajang yang sangat bergengsi sekelas TBCCI tentunya selain  menjadi juara. Julian berujar, “kesempatan besar banget, inginnya memberikan hasil yang makasimal agar bisa menunjukan agent disabilitas juga bisa bersaing. Persiapan selama 4 bulan, memilih pembalap seneng sama balapan. dokter cinta ide spontan. dari 7 agent disabilitas di mandiri dipilih 2 orang terbaik.

Julian dan Ronae juga menyampaikan pesan serta motivasi bagi teman-teman penyandang disabilitas lainnya agar tetap semangat ia mengutip sebuah quotes “disability is not disability jangan menganggap kekurangan kita sebagai kekurangan, jangan hanya menunjukan kekurangan kita harus dikenal dengan kemampuan, harus bisa membantu orang lain tidak hanya membutuhkn pertolongan. Gak boleh malu karna disabilitas mempunyai kesempatan yang sama dengan orang lain dan juga bisa bekerja lebih baik serta berguna untuk lingkungan sekitar”

Dan pesan dari Ronae sesuai dengan moto hidupnya, hidup adalah perjuangan, yang penting jangan minder dan harus percaya diri.

Setelah tampil di hadapan dewan juri rasa lega dan bahagia terpancar dari wajah Ronae dan Julian. Terutama Julian yang begitu terharu hingga menitikkan air mata ketika keluar dari ruangan presentasi dan melihat teman-temannya termasuk Ronae yang sudah menunggu dan menyambut Julian di depan pintu ruang presentasi. Tibalah saatnya untuk  Ronae dan Julian menunggu pengumuman dewan juri dalam gala dinner yang akan diadakan tanggal 11 Agustus 2017.

Namun ajang TBCCI 2017 belum berhenti sampai hari ini saja, masih ada rangkaian acara lainnya yang akan berlanjut di tanggal 1-2 agustus 2017 di Kalbis Institute. Ada 8 kategori team work yang akan dilombakan namun 2 kategori yaitu Reliable Team dan Accurate Team akan di lombakan di Gelanggang Remaja, Jakarta Timur. Berikut penjelasan dari bapak Andi Anugrah selaku ketua panitia TBCCI 2017.

  • Quality Assurance (QA) Team yaitu lomba ketangkasan mendengarkan rekaman.
  • Bussines process Team yaitu ketangkasan dalam membuat bisnis proses.
  • Reporting Team yaitu ketangkasan dalam membuat laporan contact center.
  • Scheduling Team yaitu ketangkasan dalam membuat jadwal kerja.
  • Smart Team yaitu ketangkasan dalam pengetahuan mengenai Indonesia. Seperti cerdas cermat namun menggunakan TTS.
  • Telesales Team yaitu ketangkasan dalam menjual.
  • Reliable Team yaitu kehandalam dalam melakukan permaina-permainan yang diberikan oleh panitia. Diujur dari seberapa banyak permainan yang bisa diselesaikan dengan jumlah poin yang tertinggi.
  • Accurate Team yaitu lomba keakuratan dengan tingkat kecepatan yang tinggi. Panitia akan memberikan 6 permainan dan siapa yang tercepat serta tepat untuk menjawabnya itulah pemenangnya.

Dalam satu Team terdiri dari 2 orang dan untuk peralatan semuanya disediakan dari panitia seperti komputer dan alat tulis, peserta tidak diperkenankan membawa laptop sendiri. Pemenang dari lomba Team Work ada 4 dan akan ditentukan di hari yang sama.

Dilanjutkan tanggal 03 agustus lomba talent Dancing dan Singing di Gedung Kesenian Jakarta, kemudian tanggal 7-8-9 Agustus dilanjutkan dengan Lomba Corporate.

Dan For Your Information semua pihak yang berpartisipasi dalam acara The Best Contact Center Indonesia 2017 ini diambil dari para praktisi Contact Center termasuk MC dan pengisi acara. Untuk MC diadakan seleksi khusus kriteria diantaranya adalah memiliki Vocal yang Bagus, mampu berbahasa inggris dengan aktif, dan memiliki penampilan yang Good Looking.

Akhir kata ucapan terimakasih kami haturkan pada Tim Indonesia Contact Center Association yang sudah berusaha membuat program TBCCI berjalan dengan lancar, pasti tidak sedikit energi serta waktu yang telah dikorbankan, semoga selalu ada inovasi terbaru untuk memajukan dan meningkatkan kualitas contact center Indonesia. Sampai jumpa di The Best Contact Center Indonesia 2018, jaya terus Contact Center Indonesia.