Kesempatan Dan Keberuntungan Menjadi Jalan Untuk Meraih Penghargaan

Suatu benda akan tetap diam atau bergerak dengan kecepatan tetap, terkecuali ada gaya luar yang bekerja pada benda tersebut, sama halnya dengan apa yang dilakukan dalam hidup. Kita tidak mungkin akan bergerak tanpa adanya usaha dan kerja keras. Kalimat dan kata motivasi tersebut menjadi awal pembuka pada kegiatan Winner Sharing 13 Desember 2019 yang disampaikan oleh pembicara Heri Firmansyah dari PT PLN (Persero) pemenang Bronze Kategori The Best Quality Assurance Small. Di tahun 2019 ini, menjadi awal bagi Heri dalam mengikuti kompetisi The Best Contact Center Indonesia, dan berhasil meraih penghargaan dari kompetisi tersebut.

Dalam mengikuti kompetisi TBCCI hingga menjadi seorang pemenang, Heri membagikan pengalamannya tersebut kepada para peserta yang hadir dalam kegiatan winner sharing ini. Heri mengaku banyak sekali pengalaman dan ilmu yang dipelajari sejak mulai persiapan lomba hingga mengikuti lomba tes tertulis dan presentasi. Menurutnya ada beberapa hal yang dilakukan untuk menjadi seorang pemenang pada kompetisi TBCCI ini yaitu harus Open Mind. Dimana dengan membuka mindset tersebut dapat mengubah pikiran untuk tetap optimis menjadi seorang pemenang. Dan dengan kekuatan mindset tersebut juga dapat memberikan dampak yang positif serta dapat merubah seseorang dari yang tidak bisa menjadi bisa dan dari yang tidak mampu menjadi mampu.

Pengalamannya dalam mempersiapkan kompetisi ini, dibuktikan sekali dengan keseriusannya. Heri sangat menyadari bahwa ia adalah seorang pengguna sosial media aktif, dan demi mempersiapkan kompetisi ini, dengan matang Heri rela untuk tidak menggunakan sosial media pribadinya selama 3 bulan persiapan dalam mengikuti kompetisi TBCCI. Selain itu juga Heri melakukan sebuah research untuk mengetahui siapa saja kompetitor yang akan bersaing dengannya dalam kompetisi TBCCI tersebut sehingga ia dapat mengetahui apa saja yang dapat dilakukan dan apa yang akan diperbuat kedepannya. Dan tentunya Heri juga melakukan latihan dengan mengerjakan soal-soal untuk tes tertulis hingga latihan presentasi dihadapan rekan-rekannya dan hal yang paling penting menurut Heri adalah Do’a.

Dalam kegiatan winner sharing ini, tidak hanya membagikan sharing mengenai tips dan trik menjadi seorang pemenang atau pengalaman dalam mengikuti lomba saja. Sharing mengenai operasional masing-masing juga dibagikan oleh pembicara, terlebih dari jobdesk pekerjaan para pembicara sehari-hari yang dilakukan. Tak jarang peserta pun memberikan pertanyaan atau sekedar ingin berdiskusi dan ingin tahu bagaimana operasional diperusahaan lainnya, hingga peserta bisa mendapatkan referensi terkait operasional kerja diperusahaan lainnya. Sama halnya seperti pertanyaan yang ditanyakan oleh peserta ini “Emmm saya mau tanya, dalam sebulan itu kira-kira Bapak Observasi berapa sample sebagai seorang QA?” (Tanya peserta)

“Kita di sosial media total ada 30 CSO, QAnya cuma ada 2 jadi satu CSO kita ambil sampling 7 dalam sebulan, jadi sekitar kurang lebih 210 dari berbagai case. Kalau kita biasanya kan punya mapping yah, oh CS ini kurangnya disini, CS ini kurangnya disini. Biasanya kita fokusnya di case-case yang memang dia tidak faham. Karena kalau fokus dengan sesuatu yang dia faham malah tidak mengembangkan sih” (Jawab pembicara).

Setiap orang itu memiliki kesempatan, dan tidak semua orang memiliki keberuntungan. Percayalah keberuntungan itu tidak instan butuh proses dan yang pasti pemberian Tuhan, karena Tuhanlah yang lebih tahu apa yang layak untuk kita. Kata berikut menjadi kata penutup yang disampaikan oleh Heri, bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang perlu dimanfaatkan dengan baik untuk meraih apa yang diinginkan. Perlunya usaha dan kerja keras serta menyertakan do’a di dalamnya, maka keberuntungan itu tidak menutup kemungkinan akan hadir atas izin sang pencipta. (TN)