Kemeriahan Tim Pendukung di Acara Lomba Teamwork Ketangkasan

Sorakan semangat dari tim pendukung untuk menyemangati peserta

Lomba Teamwork Ketangkasan The Best Contact Center Indonesia telah berjalan dengan lancar pada 21 Agustus 2019 di Lapangan Tenis Bea dan Cukai Jakarta Timur. Lomba yang dimulai pukul 08:00 WIB ini memberikan cerita gembira bagi para peserta dan semua orang yang terlibat dalam ajang lomba. Dimulai pada saat para peserta memenuhi meja registrasi yang dibuka untuk kategori Lomba Accuracy Team pada sesi pertama. Bagi peserta yang sudah melakukan registrasi mereka langsung diarahkan ke lapangan oleh panitia untuk melakukan upacara pembukaan lomba, pemanasan sebelum bertanding dan pengarahan lomba secara teknis beserta ketentuan-ketentuannya.

Berbeda dengan Lomba Teamwork keterampilan 19 Agustus lalu yang mengharuskan suasana perlombaan dalam keadaan tenang. Kali ini di Lomba Teamwork ketangkasan suasananya begitu ramai dan meriah. Suasana ramai yang tercipta dikarenakan setiap peserta membawa tim pendukungnya masing-masing. Seperti sudah dipersiapkan jauh hari sebelum lomba ketangkasan dimulai, para pendukung telah memenuhi tribun dengan berbagai perlengkapan pendukungnya. Seragam tim pendukung yang berbeda-beda dari setiap perusahaannya memberikan warna tersendiri bagi acara perlombaan.

Berbagai seragam tim pendukung yang mewarnai ruang lomba teamwork ketangkasan

Seluruh peserta yang telah diberikan arahan dan ketentuan berlomba dipersilakan untuk duduk di bangku samping lapangan tenis. Bagi peserta dengan nomor urut tanding awal memasuki lapangan tenis satu dan lapangan tenis dua yang telah disediakan. Ketentuan dalam Lomba Teamwork Accuracy yang dinilai adalah waktu yang terkumpul, semakin singkat waktu yang terkumpul maka tim tersebutlah yang menang. Dan apabila terjadi pelanggaran, maka waktu yang telah dikumpulkan tersebut akan diakumulasikan dengan perhitungan satu kali pelanggaran dapat penambahan waktu 5 detik.

Dengan ketentuan permainan Lomba Accuracy Team tersebut peserta diberikan waktu untuk melakukan uji coba (simulasi) sebelum timer dipasang. Saat peserta melakukan uji coba seluruh tim pendukung sudah mulai menyorakan yel-yel mereka. Kehadiran tim pendukung membuat atmosfir perlombaan semakin meriah. Dengan segala bentuk dukungan tim pendukung dapat menyuntikkan tambahan tenaga bagi para peserta lomba.

Peserta melakukan uji coba (simulasi) sebelum berlomba

Dalam suatu pertandingan atau perlombaan tim pendukung memiliki nilai yang cukup penting. Mereka seakan membuat para peserta menunjukkan permainan terbaiknya. Saat Lomba Accuracy Team dimulai, suara berbagai alat musik yang dibawa tim pendukung menggema ke seluruh ruangan. Sehingga tidak meyisakan ruang suara untuk moderator lomba yaitu Robby Saputra untuk memberitahukan urutan nomor peserta lomba.

Kemeriahan yang diciptakan pada saat awal lomba memberikan semangat tersendiri untuk peserta yang bertanding. Benar saja, dengan adanya tim pendukung yang memberikan semangat untuk peserta hal-hal positif terjadi ketika pendukung mulai meneriaki nama peserta. Semangat yang diberikan membuat rasa percaya diri peserta tinggi karena sorakan pendukungnya. Seperti yang dilakukan oleh tim pendukung dari Bank Indonesia yang menyemangati salah satu pesertanya yang bernama Afriezal Raeshandi. Dengan memancarkan aura semangatnya Afriezal tidak ingin mengecewakan tim pendukungnya.

Afriezal Raeshandi saat melihat tim pendukungnya menyemangati dirinya.

Seakan tak mau kalah dari tim pendukung Bank Indonesia, tim pendukung dari Bank Central Asia juga gencar menyemangati pesertanya. Berkali-kali mereka menyanyikan yel-yel pada saat peserta perwakilannya bertanding. Tim pendukung Bank Central Asia menyanyikan yel-yel bertujuan untuk menyemangati pesertanya. Bahkan tim tersebut tidak pernah kehabisan yel-yel untuk dinyanyikan.

Tim pendukung dari Bank Central Asia yang menyanyikan yel-yel untuk menyemangati pesertanya

Bahkan bukan hanya tim pendukung dari Bank Central Asia dan Bank Indonesia saja tim pendukung dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga tidak kalah dalam menyemangati pesertanya. Tim pendukung dari OJK selain menyanyikan yel-yel, mereka juga menyanyikan lagu-lagu wajib Indonesia. Lagu yang dinyanyikan pun terus menerus tersambung dari satu lagu ke lagu yang lain.

Berbeda dari tim pendukung yang lain, tim pendukung Otoritas Jasa Keuangan membawa alat pendukung yang menyerupai nomor call centernya yaitu angka 1, angka 5 dan angka 7. Cukup unik untuk menunjukkan simbol perusahaannnya dan menyemangati peserta dengan simbol call center yang mereka bawa tersebut.

Pada siang hari saat Lomba Accuracy Team selesai tim pendukung tetap setia menyemarakkan kemeriahan perlombaan. Hanya saat jam istirahat dan makan siang lah yang mampu memberhentikan sejenak suara yel-yel dari para tim pendukung. Berbeda dengan sesi perlombaan Accuracy Team pada saat registrasi dibuka untuk perlombaan Reliable Team, tim pendukung berdatangan lebih banyak dari sesi perlombaan sebelumnya.

Saat perlombaan Reliable Team dimulai seluruh tim pendukung memasuki tribun untuk menyemangati kembali peserta yang melakukan pertandingan. Seperti yang dilakukan oleh tim pendukung Kereta Api Indonesia, bukan hanya memenuhi tribun, tim pendukung dari Kereta Api Indonesia juga memberi dukungan secara langsung kepada peserta dengan menyemangatinya secara langsung.

Sorak sorai tim pendukung terus berlanjut hingga sore hari. Semakin sore hari, semakin banyak tim pendukung yang berdatangan. Semakin banyak terlihat warna seragam yang mereka kenakan demi mendukung peserta yang berlomba. Banyak dari mereka yang membawa balon tepuk untuk memeriahkan suasana, ada yang membawa drum, dan banner untuk keperluan mendukung.

Berikut beberapa kekompakan seragam yang dikenakan oleh tim pendukung:

Tim pendukung OJK
Tim pendukung Palyja
Tim pendukung BCA
Tim pendukung KAI
Tim pendukung KLIP DJP

Masih banyak kemeriahan lainnya yang menggambarkan bentuk dukungan dari tim pendukung beberapa perusahaan kepada peserta, semoga di tahun depan tim pendukung Lomba Teamwork Ketangkasn The Best Contact Center Indonesia semakin bertambah agar para peserta terus terdorong dan termotivasi untuk mempertahankan semangatnya. (WH)

This entry was posted in Artikel and tagged , , . Bookmark the permalink.