‘Bulu’ Dipegang Nadia, Buat Hadapi Calon Konsumen Honda

AHM – Ajang The Best Contact Center Indonesia kembali digelar.

Tempatnya masih sama seperti tahun lalu, yakni di Kalbis Institute Pulo Mas, Jakarta Timur (9/7/2018).

Penyelenggaraan 2018 ini, merupakan yang ke-12 kali sejak 2007 silam.

The Best Contact Center Indonesia 2018 ini memiliki latar belakang penyelenggaraan untuk memberikan apresiasi kepada insan contact center.

Dari belakang meja, insan contact center itu sudah melayani dengan baik para pelanggannya.

Lalu juga diharapkan muncul benchmark dari penyelenggaraan The Best Contact Center Indonesia 2018.

Dengan harapan akan muncul sebuah standar atau ide yang bisa diterapkan pada masing-masing perusahaan.

Sehingga kedepannya contact center Indonesia akan jadi lebih baik.

The Best Contact Center Indonesia 2018, penyelenggaraannya semakin matang dengan konsep yang lebih baik.

Hal itulah yang dianggap penyelenggaraan tahun ini ada bedanya.

Perbaikan dalam materi presentasi terus dilakukan, demikian pula untuk materi test tertulis.

TANPA PANDANG BULU

Seperti tahun sebelumnya, PT Astra Honda Motor jadi salah satu dari puluhan perusahaan yang ikut ajang tahunan ini.

Bahkan pabrikan sepeda motor terbesar di Indonesia ini, sudah ikutan ajang ini sejak 10 tahun silam.

Untuk penyelenggaran tahun ini, dari 41 perusahaan yang ikutan The Best Contact Center Indonesia 2018, ada 477 insan contact center yang berkompetisi.

Salah satunya adalah Nadia Azzaria Mustakim yang mewakili PT Astra Honda Motor.

Cewek kelahiran Bogor, Jawa Barat ini berlomba di kategori The Best Customer Service.

Dengan berdandan khas lady bikers (sepatu boots dan jaket kulit), lulusan Universitas Satya Wacana, Salatiga, Jawa Tengah mantap mempresentasikan materinya.

Hari ini (9/7/2018)  presentasi yang dibawakan oleh Nadia, judulnya ‘Customer Service Tanpa Pandang Bulu’.

Lebih jelas lagi diungkap oleh Nadia, Bulu dalam materi presentasinya (Customer Service Tanpa Pandang Bulu) merupakan sebuah kepanjangan.

“Bantuan tanpa batas, Uang bukan segalanya, Luluhkan hati konsumen dan Usaha tidak mengkhianati hasil,” ungkap Nadia soal kepanjangan dari Bulu itu.

Dihadapan para juri kategori The Best Supervisor ajang The Best Contact Center Indonesia 2018, beberapa contoh apa yang dialami selama 7 tahun bekerja yang dijadikan penjabaran dari Bulu.

Ada beberapa pengalaman yang diceritakan oleh anak pertama dari 2 bersaudara itu.

Seperti pada poin Uang bukan segalanya, Nadia rela rogoh koceknya sendiri untuk beli helm sebagai hadiah pada konsumen.

Sehingga membuat konsumen tersebut sangat terkesan, semakin setia dan puas terhadap pelayanannya

Lalu dipoin Luluhkan hati konsumen, Sarjana Ilmu Komunikasi itu  ada layaknya keluarga saat dengan sigap bantu proses persalinan istri dari konsumen

Dibalik mantapnya Nadia jadi wakil PT Astra Honda Motor di ajang The Best Contact Center Indonesia 2018, ternyata ada fakta yang patut diacungi jempol.

Salah satunya adalah soal 7 tahun bekerja, Nadia sudah 6 kali alami penempatan.

Keenam penempatan itu diceritakan oleh Nadia, 4 lokasinya di luar Jawa.

“Jadi yang diluar Jawa itu di Mataram, Samarinda, Pontianak dan Balikpapan.

Nah kalau yang 2 lokasi, di Jakarta,” ungkapnya.

Lebih jelas lagi dibeberkan, kalau 6 kali penempatan itu disebabkan
pihak management mempercayakan kepada Nadia untuk melakukan pengembangan layanan dan menyelesaikan masalah yang terjadi di masing-masing wilayah tersebut sesegera mungkin

Seringnya berpindah-pindah tempat itu, jadi pengalaman yang cukup berharga bagi Nadia.

Itu karena bisa lebih banyak bertemu dengan konsumen yang karakternya berbeda-beda.

Dari semua pengalamannya dibidang customer service, Nadia memiliki harapan yang cukup besar.

Bahwasannya suatu saat nanti, pengalaman yang dimilikinya bisa dibagikan kepada customer service lain di tempatnya bekerja.(AHM)