Published on 14 April 2023

BINCA! Bincang ICCA: Tips CUAN Ala Para Pemenang, “Dikit- Dikit, Lama-Lama Menjadi Bukit.”

Words by:
avatar

Annisa Nur Fauzi

13 April 2023 – Perdana dan terbaru dari ICCA, program sharing khusus pemenang kategori Teamwork telah selesai diselenggarakan hari ini dalam acara BINCA, Bincang ICCA. ICCA menghadirkan dua tim pemenang Gold dan Silver The Best Telesales Team, yaitu Bima Yudha P. dari Bank Mega Syariah, serta Harpan Zulmiari dan Esa Pabela dari PT PLN (Persero). 

Dalam sharing kali ini, para pemenang berkesempatan untuk berbagi dan berdiskusi terkait pengalamannya mengikuti perlombaan TBCCI. Bima menyampaikan bahwa ia dan Nata awalnya bingung ketika mengikuti perlombaan TBCCI pada kategori Telesales karena tidak tahu secara detail bentuk perlombaannya seperti apa. Tetapi mereka selalu belajar dan berlatih terkait penjualan dengan menggunakan timer selama 30 menit. Bima juga berkata bahwa timnya berfokus terhadap jumlah call yang dilakukan daripada angka atau hasil dari penjualannya, “Pokoknya harus dapetin call yang banyak gimana pun caranya, nggak papa nominal kecil asalkan banyak,” ungkap Bima. 

Berbeda dengan tim dari PLN, yakni Harpan dan Esa, mereka mengungkapkan bahwa tidak membutuhkan banyak waktu untuk persiapan dalam kategori Teamwork Telesales ini. Namun, mereka lebih mempersiapkan diri, mulai dari kesehatan fisik, mental, hingga perangkat yang akan digunakan untuk perlombaan. Selain itu, mereka juga fokus memfilter dan mencari agent yang bawel dan terbiasa untuk berbicara secara cepat  dengan prospek yang dituju. 

Tidak hanya persiapan yang dilakukan oleh para pemenang, mereka juga membagikan beberapa metode belajar yang digunakan sebelum mengikuti perlombaan TBCCI. Bima dan timnya berlatih mengetik cepat sekaligus berjualan dengan dimentori oleh rekan kerjanya sendiri. Hal ini tentu sangat membantunya untuk berbicara dengan teratur dan lancar kepada para prospek. Sedangkan tim PLN, Harpan menjelaskan bahwa ia diberikan kesempatan oleh seniornya, yakni Esa untuk belajar bersama dengan mencari referensi dari para pemenang di tahun lalu. Mereka membuatnya menjadi sebuah kisi-kisi, seperti konsep penjualan, script yang digunakan, dan diakhiri dengan latihan minimal 2 jam per hari nya.

Selanjutnya, para pemenang pun menyampaikan seputar tantangan yang tersulit yang mereka alami selama perlombaan sekaligus cara mengatasinya. Dalam hal ini, Bima menjelaskan pada TBCCI 2022, ia dan timnya sempat mengalami kendala, yaitu jaringan terputus beberapa saat sehingga Zoom yang digunakan untuk kontrol perlombaan keluar dari ruangan. Dengan bergegas, tim lain yang mendukung Bima dan Natta langsung menggantinya dengan jaringan cadangan, lalu mereka bisa melanjutkan perlombaan dengan lancar sampai akhir. Di sisi lain, Harpan dan Esa menyampaikan bahwa mereka tidak mengalami kendala yang berarti. Hal ini dikarenakan, mereka selalu melakukan evaluasi dan memastikan seluruh perlengkapan yang digunakan sudah siap. 

Mengikuti ajang perlombaan TBCCI ini tentu tidaklah sia-sia, justru para pemenang bahkan peserta mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan ini. Bima pun mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang karena bisa berkesempatan untuk mengikuti perlombaan TBCCI dalam 2 tahun berturut-turut. Dengan keikutsertaan ini juga, perusahaan nantinya dapat lebih dikenal lagi oleh masyarakat, “Bakal berguna banget kan pasti, siapa sih yang nggak tahu ICCA,” ucap Bima. 

Sependapat dengan Bima, tim dari PLN pun mendapatkan banyak pengalaman dengan dengan keikutsertaannya dalam perlombaan ini. “Belajar hal baru, seperti bagaimana membangun relationship dengan tim dan juga menurunkan ego masing-masing,” ucap Harpan. Selain itu, pastinya juga bermanfaat bagi perusahaan untuk melakukan branding sehingga lebih mudah dalam menawarkan berbagai produk PLN nantinya. 

Setelah menjelaskan pengalaman mengikuti perlombaan TBCCI, para pemenang dan salah satu dari peserta yang hadir juga diajak untuk melakukan simulasi atau role play dari perlombaan Telesales. Dalam kegiatan simulasi, para pemenang diminta untuk melakukan penjualan kepada prospek dengan memilih salah satu nomor yang ada di layar, yakni dari 1 sampai 4. Di balik keempat nomor tersebut sudah ada beberapa jenis penolakan yang dibacakan oleh prospek dan juga budget atau nilai maksimal yang diperbolehkan.

Di akhir acara sharing, tak lupa para pemenang juga membagikan beberapa motivasi kepada para calon peserta yang nantinya akan ikut serta dalam TBCCI tahun ini. Mereka berharap bahwa dengan sharing ini, para calon peserta dapat melihat gambaran mengenai perlombaan TBCCI, khususnya pada kategori Telesales. “Lakukan saja yang sudah diminta oleh perusahaan, jaga nama baik atau reputasinya, dan juga tetap semangat!” ungkap Esa. “Jika teman-teman dikasih kesempatan oleh perusahaan, apapun itu ambil saja jangan dilewatkan dan jadikan sebagai pengalaman karena pasti akan bermanfaat untuk kedepannya,” lanjut Bima. “Untuk semuanya yang ingin mengikuti perlombaan di tahun 2023 ini, berikanlah yang terbaik untuk perusahaannya masing-masing. Pokoknya semangat terus!,” tutup Harpan. (RRB/ANF).