UNJUK DIRI DALAM PRESENTASI ICCA 2015

IPK_6532

Daniel.Panin, Jakarta 5 Mei 2015 – Pagelaran hari ke-2 ajang The Best Contact Center Indonesia – ICCA yang berlangsung di Balai Kartini mempertemukan para peserta yang telah lolos test tertulis pada tanggal 27 April 2015 silam. Para kontestan presentasi sudah mulai terlihat berdatangan ke Balai Kartini sejak pukul 07.00 baik perorangan maupun berkelompok. Sesuai jadwal, kegiatan lomba inipun dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB di lantai dasar dan lantai dua gedung pertemuan ini.

Berbeda pada kegiatan test tertulis hari pertama yang dilakukan 27 April silam telah diadakan di lantai dua, hari ini lebih banyak kegiatan lomba dilakukan di lantai dasar (ruang raflesia) yang dibagi penjadi 9 ruangan yang dipisahkan oleh papan akrilik. Penggunaan ruang lantai dua (cempaka dan anggrek) diperuntukkan bagi kontestan lomba kategori Manager.

Hari ini peserta lomba presentasi dikuti oleh lebih dari 100 kontestan, yang terbagi menjadi beberapa segmen yaitu kelas Team Leader, Supervisor, Trainer, Quality Assurance dan Manager. Segmen tadi juga dibagi lagi menjadi kelas kapasitas di bawah 30 seats, antara 30 sampai 100 seats, dan lebih dari 100 seats. Tidak hanya itu, deretan nama juri-juri beken dari berbagai perusahaan juga terpampang pada papan pengumuman di depan ruangan. setiap ruangan dari seluruh ruang yang disediakan menempatkan 9 sampai 10 juri yang siap ditarik perhatiannya oleh jagoan presentasi.

Dilihat dari kesiapannya, persiapan panitia kali ini terlihat lebih baik dibanding saat test tertulis yang lalu. Sepuluh buah meja registrasi sudah dipersiapkan untuk antisipasi luapan peserta seperti hari pertama. Team panitia juga sudah siaga di pos masing-masing, 30 menit sebelum kegiatan perlombaan dimulai.

Registrasi ulang peserta berjalan dengan lancar, tidak tampak adanya penumpukan antrian peserta. Di meja registrasi tampak sibuk peserta mendaftarkan diri dan mengambil kartu tanda pengenal peserta dengan tali berwarna orange, tidak ketinggalan para dewan juri juga melakukan registrasi untuk mendapatkan tanda pengenal dengan tali pita biru. Setelahnya, peserta dipersilakan menunggu dan mempersiapkan diri sampai panitia memanggil untuk maju presentasi.

Sepengamatan saya, 15 menit sebelum lomba dimulai, panitia melakukan briefing ke dewan juri mengenai aturan main penilaian. Dewan juri tidak diperkenankan untuk melakukan penilaian jika datang terlambat dan harus melakukan penilaian kepada seluruh peserta dalam satu kategori, dan dewan juri yg tidak menyelesaikan penilaian sampai akhir maka akan di diskualifikasi. Dewan juri tidak diperkenan untuk memberikan pertanyaan kepada peserta kecuali pertanyaan fishbowl yg sudah disediakan panitia. Dewan juri juga tidak diperkenankan menerima panggilan telpon selama peserta sedang melakukan presntasi. Para dewan juri terdiri dari praktisi contact center dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta. Para peserta akan membawakan presentasinya dan diberikan waktu presentasi 25 menit sesuai dengan kategori yg dipilih. Diakhir presentasi, para peserta akan diberikan satu buah pertanyaan fishbowl.

Berikut adalah detail waktu penjurian yang akan dibagi menjadi 4 sesi. Pukul 08.00-10.00 adalah waktu untuk melakukan penilaian peserta lomba, lalu jeda untuk coffe break selama 15 menit. Presentasi dilanjutkan kembali pada pukul 10.15 – 12.50 yang dilanjutkan makan siang selama 1 jam. Kegiatan utama presentasi dilanjutkan pukul 12.50-15.00. Coffee break kembali selama 15 menit untuk memberi kesempatan kepada juri untuk relax sejenak, dan kembali melanjutkan tugas penjurian pukul 15.15 – selesai.

Melihat sistim penjurian pada lomba jilid ke dua hari ini, sangat berbeda dari test tertulis pertama, dimana seluruh peserta serentak masuk dalam ruangan dan menjawab soal yang telah dipersiapkan. Lomba presentasi hari ini, panitia memanggil setiap peserta secara bergantian sehingga suasana di serambi ruangan test cenderung lebih ramai. Terlihat masing-masing peserta cukup serius mempersiapkan slide presentasinya demi mendapat dan mencuri perhatian dari para dewan juri. Banyak pula yang terlihat lebih yakin akan presentasinya nanti dengan bercanda dengan teman dan kenalannya

Pada pukul 08.00, satu per satu peserta mulai memasuki bilik presentasi. Terlihat disini, panitia cukup kewalahan untuk memanggil para peserta lomba. Sampai beberapa kali pemanggilan, peserta tidak kunjung muncul. Panitia berinisiatif untuk berpencar untuk memanggil kontestan di seluruh area lantai dasar. Panitia dilengkapi handie talkie untuk memudahkan komunikasi. Terlihat bapak Andi Anugrah ikut turun tangan melakukan pemanggilan ini.

IPK_6536

IPK_6540

bp. Andi Anugrah membantu team panitia

Yang cukup menarik pada kegiatan lomba hari ini adalah banyaknya supporter masing-masing kandidat yang datang. Memang tidak sebanyak supporter sepak bola, namun antusiasme para supporter demi menjagokan gacoannya patut diacungi jempol. “Kita tetap dukung dong, walaupun ga boleh masuk..!” kata salah seorang supporter team berbaju kuning. Tepuk tangan riuh beserta teriakan “go go go” maupun yelyel yang sudah dipersiapkan sebelumnya, terdengar setiap nama kontestan jagoan mereka disebutkan. Keriuhan ini sepertinya tidak mengganggu konsentrasi peserta lain yang sedang mengikuti presentasi karena sudah diperkirakan panitia sebelumnya.

IPK_6568

Supporter yang memanas

Saya berkesempatan untuk bertanya sedikit dengan salah satu kontestan mengenai lomba presentasi kali ini. “Yah lumayan bagus lah menurut saya. Saya yakin cukup menarik perhatian juri, tadi”. Untuk persiapan sendiri, beliau juga menjelaskan dengan ringan “Persiapan sih cukup menghafalkan materi yang sudah saya persiapkan saja, melancarkan penyampaian materi juga. Itu aja sih. Ohh ya, sarapan juga hehe” seloroh salah seorang peserta presentasi dari salah satu perusahaan BUMN yang enggan disebut namanya.

Pukul 12.00, panitia mempersilakan pada seluruh peserta maupun juri break sejenak untuk makan siang. Di sela coffee break maupun makan siang, banyak peserta dan para dewan juri mendatangi booth ICCA untuk berfoto selfie ataupun berfoto bersama dengan rekan rekannya.

 

IPK_6547

foto dulu ah, mumpung sepi..

Suara keramaian sesekali terdengar dari para supporter yang datang untuk mendukunggan rekan rekan yang akan berlomba maupun yang telah selesai menyampaikan presentasinya. Kostum yang dikenakan para peserta presentasi pun tidak kalah seru dan kreatif disesuaikan dengan tema presentasinya. Ada yg berbaju daerah adat bali, ada yang memakai baju pesulap, dan yang unik dan lucu terlihat dari peserta untuk kategori the best team leader under 30 seats. Peserta di bank DBS tampil dengan kostum ala film kartun “Incredible”. Sungguh sangat mempersiapkan diri.

Saya sempat mewawancarai salah satu dewan juri kategori the best supirvisor under 30, Ibu Nina Novita, head contact center Call Panin. Menurut beliau, persaingan lomba ini sangat ketat karena semua peserta presentasi memiliki kemampuan yang rata-rata sama hebat. Kepercayaan diri peserta juga cukup tinggi hingga agak sulit memilih yg terbaik.

Tepat pukul 12.50, lomba pun dilanjutkan kembali. Satu per satu dari para peserta dipanggil oleh panitia yang bertugas untuk memasuki ruangan presentasi dan para supporter kembali riuh memberikan supportnya. Tidak hanya itu saja, banyak dari para hadirin yang ikut selfie dengan Bp.Andi Anugerah yang kebetulan hari ini duduk di luar ruangan membantu panitia acara. Baik perorangan maupun kelompok, secara bergantian ingin berfoto dengan beliau.

Untuk hasil pemenang dari lomba presentasi ini akan diumumkan pada Gala Dinner pada akhir rentetan perlombaan ini. Terlihat jelas ekspresi dari masing-masing peserta yang sangat ingin mengetahui siapa pemenang lomba presentasi ICCA 2015 ini, namun sampai saat berita ini disampaikan, tidak ada informasi apapun mengenai perolehan point atau nilai lomba ini. Semua kontestan pasti berharap kemenangan, namun hanya terpilih 4 orang pemenang dari setiap kategori yang berhak mendapatkan tiket ke Macau, Hong Kong. Kita tentu berharap yang terbaiklah yang mendapatkan kesempatan emas ini. Diluar itu, seluruh peserta pada lomba kali ini berhak menyandang gelar pemenang. Maju terus contact center Indonesia.