Riuh dan Antusias

Gelaran akbar ajang The Best Contact Center Indonesia 2017 sudah di depan mata. Langkah pertama yang harus dilalui oleh seluruh peserta adalah dengan mengikuti Technical Meeting dan Tryout, yang nantinya disusul oleh Tes Tertulis yang akan diadakan pada 22 Mei mendatang. Technical Meeting dan Tryout yang digelar kemarin (15/5) di Kalbis Institute, Pulomas, Jakarta, berlangsung dengan lancar dan dipenuhi oleh perwakilan perusahaan serta calon peserta yang antusias.

Pukul 08.30, puluhan perwakilan masing-masing perusahaan peserta The Best Contact Center Indonesia 2017 memadati ruang aula Kalbis Institute lantai 6. Acara dibuka oleh Anita Rizqiana selaku pengurus ICCA, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan Janji Contact Center Indonesia oleh Shadiq Helmy dan diikuti oleh seluruh peserta yang hadir. Selain dihadiri oleh peserta, acara ini dihadiri oleh sejumlah pengurus ICCA antara lain Evi Riawati, Siti Ambarwati, Shadiq Helmy, Punjul Harto, Equarry Harlan, dan Iwan Djunaedi.

Andi Anugrah selaku ketua ICCA menyampaikan sejumlah hal terkait kategori lomba, ketentuan perlombaan, ketentuan pemenang, malam penghargaan, seminar dan pameran, jadwal lomba, hadiah pemenang, serta hal-hal teknis terkait perlombaan di setiap kategori. Andi Anugrah menyampaikan garis besar event yang akan sampai pada APCCAL Expo, dimana pada acara tersebut akan diselenggarakan kategori The Best Manager. Pemenang The Best Contact Center Indonesia 2017 kategori The Best Manager akan dibawa pada event APCCAL Expo tersebut.

Hadiah bagi pemenang Platinum akan mendapatkan reward berupa kesempatan untuk benchmarking ke Eropa, dan bagi yang Muslim dapat diganti dengan Umroh. Pemenang Gold dan Silver akan mendapatkan benchmarking ke Thailand. Sedangkan pemenang Bronze akan mendapatkan benchmarking ke Singapura. Untuk pemenang kategori Talent, pemenang Platinum akan mendapatkan kesempatan untuk tampil pada APCCAL Expo.

Peserta yang akan mengikuti ajang The Best CCI wajib untuk mengikuti salah satu kategori Korporat. Lomba kategori Korporat Program akan dihadiri oleh sejumlah dewan juri internasional dari Hong Kong, Taiwan, Thailand, Malaysia, Singapura, dan Australia. Pada pembahasan lomba kategori Korporat Program, dibahas sejumlah hal mengenai kategori, jadwal presentasi, dan hal-hal yang berhubungan dengan teknis lomba kategori Korporat.

Pada lomba kategori Teamwork dibahas tentang kategori Teamwork, jadwal lomba, dan hal-hal teknis. Lomba kategori Teamwork merupakan kategori baru dan sejumlah lomba ada yang untuk pertama kalinya baru diadakan seperti Business Process Team, Telesales Team, Accurate Team, dan Reliable Team. Lomba Accurate Team dan Reliable Team dibuat selain untuk mengukur keakuratan dan ketepatan tim juga sebagai penyegaran. Sedangkan kategori lomba Teamwork lain masih sama seperti tahun lalu yaitu Smart Team, Quality Team, Reporting Team, dan Scheduling Team.

Lomba kategori Talent juga harus tetap menjadi perhatian peserta. Pada lomba Singing dan Dancing, ketentuan kurang lebih masih sama seperti tahun sebelumnya. Sedangkan untuk lomba Writing, Photo, dan Video terdapat beberapa perubahan seperti jumlah peserta dalam satu tim, dan sistem penilaian yang akan dilakukan oleh dewan juri dari praktisi. Penilaian dari view dan likes tetap berlaku, namun bobotnya hanya 20% sebagai indikator engagement dengan pembaca.

Lomba kategori Individu masih menjadi favorit bagi setiap perusahaan untuk menerjunkan timnya yang berprestasi. Sejumlah ketentuan masih belum berubah dari tahun lalu, namun ada sedikit perubahan untuk durasi waktu presentasi khususnya bagi para Agent. Tahun lalu para Agent hanya mendapatkan waktu presentasi selama 15 menit, dan tahun ini durasi presentasinya menjadi 20 menit. Tahun ini ada kategori baru untuk Individu, yaitu Agent Disability, dan hal ini menjadi hal yang positif bagi peserta yang memiliki keterbatasan fisik.

Salah satu peserta yang mengikuti Tryout kategori Agent Disability dari Telkom 147 Semarang, Musiran, awalnya merasa minder karena berbeda, namun dia sangat bersemangat untuk terus belajar terutama manajemen dan perkembangan dunia contact center. Baginya, lomba ini akan menjadi sarana untuk menambah wawasan dan melatih public speaking. Musiran berharap dia bisa menjadi role model, dapat berbagi ilmu, dan menemukan solusi bagi kekurangannya.

Selepas Technical Meeting yang selesai pada pukul 12.30, Tryout pun digelar yang dihadiri oleh hampir seluruh peserta yang akan mengikuti Tes Tertulis pada 22 Mei pekan depan. Tryout tahap pertama berlangsung pukul 12.30-14.30 untuk kategori Leader dan Specialist. Tahap kedua berlangsung pukul 14.45-15.45 untuk kategori Agent Inbound dan Customer Service. Kemudian tahap ketiga kategori Agent Outbound dan Social Media yang berlangsung pukul 16.00-17.00. Hasil Tryout diumumkan pada hari itu juga dan dijadikan sebagai tolok ukur bagi peserta untuk menghadapi Tes Tertulis. Apakah Anda sudah siap?

#ReadyTBCCI2017

(MZ)

Gagal Move On

AstraWorld (01/08/2016). Meskipun diadakan tiap tahun, perhelatan The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) selalu memberikan sesuatu yang berbeda dari tahun sebelumnya. Begitu juga tahun ini. Ada beberapa hal berbeda di ajang tahunan milik para praktisi contact center di Indonesia ini.

Yang pasti, demi mengejar kualitas yang lebih baik setiap tahunnya selalu dilakukan pembaruan dan perubahan. Penulis menanyakan seperti apa perbedaan lomba individu TBCCI kepada panitia dan peserta yang telah berpartisipasi sejak tahun lalu. Di hari pertama penyelenggaraan TBCCI 2016, penulis rangkum beberapa perbedaan TBCCI dari tahun 2015 ke 2016.

  1. Lokasi

TBCCI ICCA AstraWorldTahun lalu, presentasi individu TBCCI diadakan di Balai Kartini, Jakarta Pusat. Masih teringat betapa kami, para peserta writing competition, setiap hari beredar di Balai Kartini demi dapat meliput rangkaian acara TBCCI 2015. Tahun ini, presentasi individu TBCCI yang berlangsung 1-4 Agustus 2016, dilaksanakan di Kalbe Institute, Rawasari Jakarta Timur.

Menurut ketua panitia TBCCI 2016 yang juga ketua Indonesia Contact Center Association (ICCA) Andi Anugrah, lokasi acara memang berpindah dari tahun ke tahun. Tahun-tahun sebelumnya TBCCI pernah diadakan di Bidakara, Menara 165, dan Balai Kartini.

“Pemilihan lokasi pelaksanaan TBCCI mengutamakan kebebasan dan kenyamanan peserta. Di beberapa tempat tidak diijinkan membawa makanan atau peserta membuat keributan. Sebagai tempat penyelenggaraan TBBCI tahun ini, Kalbis dianggap cukup nyaman karena peserta lebih bebas dan bisa membawa makanan”, jelas Andi Anugrah.

Bagi Rani Apriantini, peserta dari AstraWorld untuk kategori Quality Assurance (QA), lokasi TBCCI tahun ini lebih menyenangkan karena lebih dekat dari rumah atau kantornya di daerah Sunter. “Cuma kalo untuk tag lokasi di social media, lokasi tahun lalu di Balai Kartini lebih oke dari tahun ini”, ungkap Rani yang juga menjadi peserta lomba individu tahun lalu.

 

  1. Kostum

Inilah salah satu perbedaan yang terasa paling signifikan dalam TBCCI 2016 dibandingkan 2015. Tahun lalu para peserta lomba individu berlomba-lomba memberikan penampilan yang terbaik. Ternyata selain mempersiapkan materi presentasi, peserta juga menyiapkan kostum sesuai dengan materi presentasi.

Suasana lokasi perlombaan makin meriah dengan para peserta yang hilir-mudik dengan kostum yang eye catching. Mulai dari kostum profesi, baju daerah, atau kostum super hero. Ketika hari pertama liputan TBBCI tahun

Peserta TBCCI dari AstraWorld
Peserta TBCCI dari AstraWorld

lalu, tim penulis beserta peserta dari AstraWorld terpukau oleh meriahnya penampilan para peserta dari perusahaan lain.

Tahun ini panitia mengeluarkan kebijakan baru untuk meniadakan kostum khusus bagi peserta yang lolos ke sesi presentasi. “Kami minta peserta tidak menggunakan kostum untuk menghindari perlombaan ini menjadi festival atau hura-hura. Acara ini adalah ajang sharing dan memotivasi antar peserta”, tutur Andi Anugrah.

  1. Jambore

Rangkaian kegiatan acara ini yang penuh keseruan dan sangat terasa semangat kompetisinya, tentu saja saat Jambore. Menurut penulis, acara Jambore merupakan salah satu acara yang bermanfaat untuk mempererat kerjasama dan meningkatkan motivasi peserta dalam satu tim.

Sayangnya untuk TBCCI tahun ini Jambore ditiadakan. Sedih, karena masih teringat keseruan acara jambore TBCCI ICCA 2015 lalu. Ditambah lagi para peserta Jambore sangat menikmati acara outbond beserta joged-joged seru sembari berlomba.

Tahun ini, untuk memperkuat kerja sama tim, panitia menggantinya menjadi perlombaan teamwork  yang terdiri dari Smart Team, Quality Team, Reporting Team, dan Scheduling Team. Menurut Andi Anugrah, lomba-lomba tahun teamwork tahun ini lebih menekankan pada aktivitas pekerjaan contact center dan tidak terlalu menonjolkan teamwork seperti tahun lalu. Meski diubah, besar harapan rangkaian acara ini pun dapat memperkuat teamwork dan memotivasi semua peserta.

 

  1. Suvenir Khas ICCA

Di salah satu sudut ruang perlombaan, ada satu meja kecil yang memajang pernak-pernik TBBCI. Ada boneka, mug, kaos, pouch, pin, dan lanyard atau gantungan tanda pengenal. Tahun sebelumnya, bagian yang khusus menjual suvenir TBBCI ini belum tersedia.

Setiap tahun penyelanggaraan acara ini memang meninggalkan kesan bagi para pesertanya. Ada beberapa kejadian yang tak terlupakan dan menjadi pembanding penyelenggaraan tahun-tahun berikutnya. Meski memang ada beberapa hal yang berubah, tentunya semangat TBCCI dan para pekerja Contact Center dalam memeriahkan acara ini tetap sama, yaitu memajukan industri Contact Center dengan tidak pernah berhenti berkarya.

Ayo move on!