Sayonara TBCCI 2016!

SIM – 10 Agustus 2016

TBCCI 2016's Crew
TBCCI 2016’s Crew

Hari terakhir.

Pagi hari ini Gelanggang Remaja Otista masih dipadati oleh para peserta lomba teamwork di hari kedua. Kategori reporting dan scheduling merupakan lomba teamwork yang diselenggarakan di gelanggang yang berlokasi di Jakarta Timur ini. Sama halnya dengan proses lomba teamwork di hari pertama, kategori reporting dan scheduling pun masing-masing diberikan waktu selama 3 jam untuk mengerjakan sejumlah permasalahan yang diberikan. Pada kategori reporting team, masing-masing team diharuskan untuk membuat laporan bulanan yang terdiri dari laporan agent terbaik dan laporan operasional contact center dalam periode satu bulan. Sementara itu, pada kategori scheduling team, masing-masing team diharuskan untuk membuat jadwal 2 mingguan yang terdiri dari forecasting dan jadwal shift kerja agent contact center, yang juga berada dalam periode satu bulan.

Dengan berakhirnya kegiatan lomba teamwork di hari ini, maka berakhir pula kompetisi yang menjadi rangkaian dalam event The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2016 yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA). Ya, hari ini merupakan hari terakhir kompetsisi di event TBCCI 2016, sebelum nantinya akan dilakukan pengumuman pemenang di tanggal 25 Agustus 2016, pada saat Seminar dan Gala Dinner di tanggal 26 Agustus 2016. Event yang telah berjalan selama beberapa bulan ini sungguh menjadi perjalanan waktu yang sangat luar biasa, baik bagi para perusahaan contact center yang menjadi partisipan maupun para panitia yang telah menyelenggarakan event TBCCI 2016 ini.

Senang sekali rasanya bisa turut terlibat menjadi salah satu bagian dari event akbar tahunan para perusahaan contact center ternama di Indonesia. Banyak sekali pengalaman, ilmu serta keceriaan yang didapatkan selama proses rangkaian event TBCCI 2016 ini. Terlebih sebagai pendatang baru dalam event tahunan ini, kami belajar banyak hal yang sangat bermanfaat, baik dari perusahaan contact center lainnya, maupun dari tim panitia TBCCI 2016.

Jika menilik secara lebih dalam, kesuksesan event TBCCI 2016 tidak lepas dari jasa para panitia yang telah banyak mengorbankan waktu dan tenaganya demi keberhasilan event ini. Tentunya bukan hal yang mudah untuk dapat melaksanakan event TBCCI 2016 dengan sempurna. Mulai dari membuat konsep kegiatan, melakukan sosialisasi dan mengajak perusahaan contact center untuk turut berpartisipasi, hingga terlaksananya kegiatan kompetisi dalam event TBCCI 2016 ini. Tidak hanya itu, menanggapi pertanyaan yang selalu menghampiri, menghadapi riuh protes peserta terkait jalannya event, serta memberikan motivasi dan keceriaan kepada peserta, telah menjadi santapan para panitia selama event ini berlangsung.

Andi Anugrah selaku ketua event TBCCI 2016 sekaligus sebagai ketua dari ICCA berpesan bahwa semoga event TBCCI di tahun ini tidak hanya menjadi sekedar ajang kompetisi bagi para perusahaan contact center di tanah air. Beliau juga mengatakan bahwa adanya event TBCCI 2016 ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran untuk kemajuan perusahaan-perusahaan contact center di Indonesia. Ke depannya, Andi mengajak para praktisi contact center di Indonesia untuk turut terlibat aktif menjadi bagian dari ICCA.

Press Conference 10/08/16
Press Conference 10/08/16

Dengan berakhirnya kompetisi di event TBCCI 2016 hari ini, maka hari ini pun menjadi hari terakhir dalam liputan yang kami berikan. Kami selaku kontributor, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu melancarkan setiap proses yang telah dilewati hingga hari ini. Terimakasih pula bagi para pembaca yang telah setia membaca setiap tulisan yang kami terbitkan.

Sampai jumpa di event TBCCI selanjutnya di tahun depan! Sayonara! (SJA-MKU)

Kontributor SIM - ICCA
Kontributor MKU – SJA

Serba-serbi Teamwork dan Duckface

SIM – 9 Agustus 2016

Berpacu dengan waktu.

Berpacu dengan Waktu
Berpacu dengan Waktu

Mungkin itulah yang dirasakan oleh peserta lomba teamwork yang diselenggarakan hari ini. Masih bertempat di Gelanggang Remaja Jakarta Timur, lomba teamwork pada hari ini adalah kategori Quality Team dan Smart Team. Perusahaan yang mengikuti lomba teamwork di hari ini adalah Astra Honda Motor, Indosat, BCA, BI, Bank DBS, Klip DJP, Astra World, PAM Lyonnaise Jaya, PUSINTEK, Adi Sarana Armada, Bank Mandiri, Ditjen Bea dan Cukai, Telekomunikasi Indonesia, Toyota Astra Motor, Pertamina, KAI, dan Auto 2000.

Perlombaan Quality Team dan Smart Team merupakan ajang yang menguji kekompakan dan kerjasama team dalam melakukan pekerjaan. Pada kategori Quality Team, masing-masing team yang terdiri dari 3 orang peserta, mengerjakan sejumlah pertanyaan yang diberikan oleh pihak panitia dengan terlebih dahulu mendengarkan rekaman yang berisi percakapan antara agent dan customer. Setiap rekaman akan diputar sebanyak 2 kali, dan setelah semua rekam selesai diperdengarkan, peserta akan diberikan pertanyaan dalam bentuk kertas tertulis. Adapun sebelum lomba dimulai, pihak panitia memulai dengan melakukan briefing terlebih dahulu kepada masing-masing team. Hal ini dilakukan agar masing-masing team dapat mengerjakan sesuai dengan petunjuk yang diberikan dan tidak melakukan kesalahan dalam pengerjaannya. Perlombaan pun dimulai pukul 09.00 WIB. Selama 3 jam, para peserta berpacu dengan waktu yang ada untuk bisa fokus dan selesai mengerjakan sejumlah soal yang diberikan. Pihak panitia bahkan memberikan extra time selama 10 menit kepada para peserta untuk bisa menyelesaikan soal yang ada. Salah seorang peserta yang kami temui mengatakan bahwa 3 jam rasanya tidak cukup untuk bisa mengerjakan soal-soal tersebut. “Butuh 2 hari 2 malem kayanya biar bisa selesai.” Ungkapnya seraya tertawa.

Usai perlombaan kategori Quality Team, Andi Anugrah pun mengajak para peserta untuk berfoto bersama guna melepas beban dan ketegangan selama perlombaan berlangsung. Sementara itu di luar ruangan, para peserta untuk kategori Smart Team tengah bersiap-siap untuk bertanding pada sesi berikutnya. Pada kategori Smart Team, masing-masing team yang juga terdiri dari 3 orang peserta, mengerjakan soal yang berkaitan dengan contact center dalam bentuk TTS (Teka-Teki Silang). Sama seperti di sesi sebelumnya, pihak panitia melakukan briefing terlebih dahulu kepada masing-masing team. Waktu pengerjaannya pun sama, yakni 3 jam.

Di sela-sela waktu pergantian lomba, kami pun berkesempatan untuk menemui para peserta kategori teamwork hari ini. Kami pun mengajak para peserta untuk melepaskan _ dengan memberikan tantangan untuk melakukan foto “duckface”. Respon para peserta yang diberikan tantangan pun beragam, ada yang langsung bersedia untuk difoto, ada pula yang tersipu malu-malu mau! Hihi. Tak lupa kami pun memberikan reward berupa coklat bagi para peserta yang telah mengikhlaskan dirinya untuk difoto duckface. Dari foto-foto “duckface” yang berhasil kami peroleh, kami pun mengkategorikan 3 kategori duckface. Mau tau? Yuk lihat kumpulan foto “duckface” berikut ini:

  1. Duckface Original

Kenapa dinamakan Original? Karena terlihat malu-malu untuk memonyongkan bibirnya dan mengekspresikan gayanya.

Duckface Original
Duckface Original
  1. Duckface Crispy

Kenapa dinamakan Crispy? Karena nanggung! Monyongnya sih udah mantap, tapi ekspresinya belum yahut hihi

Duckface Crispy
Duckface Crispy
  1. Duckface Spicy

Nah ini nih! Monyongnya oke gilaaa. Ekspresinya? Dapet banget! Hot deh pokoknya hihihi

Duckface Spicy
Duckface Spicy

Nah itu tadi beberapa kumpulan duckface dari peserta teamwork hari ini. Kamu sendiri suka yang mana? Original, Crispy, atau Spicy? 😀

Semoga tantangan yang kami berikan, bisa melepaskan ketegangan seusai lomba teamwork hari ini ya! Sukses untuk pelaksanaan lomba teamwork! (SJA-MKU)

Pengalaman Pertama

SIM – 8 Agustus 2016

Supporter PT. SIM
Supporter PT. SIM

CHAMPION HUH HAH

CHAMPION HUH HAH

CHAMPION HUH HAH

S       I       M

LUAR BIASA

SUKSES SUKSES SUKSES

AAAAAAAASYIIIIIIIIIIIKKKKKKKK!!!!!!!!

Yes. Suasana Gelanggang Remaja Otista di Senin pagi ini terdengar riuh dan ramai oleh teriakan para suporter masing-masing perusahaan yang mengikuti perlombaan talent dancing dan singing yang diselenggarakan dalam event The Best Contact Center Indonesia 2016. Hujan yang turun sejak pagi, rupanya tidak menyurutkan semangat dan antusiasme dari peserta maupun dari para suporter untuk tetap memberikan penampilan yang terbaik pada event hari ini.

Pun termasuk dengan salah satu peserta talent dancing dan singing yang baru pertama kali mengikuti event tahunan ini, yaitu PT. Swakarya Insan Mandiri (PT. SIM). Pada kesempatan event tahun ini, PT. SIM mengirimkan 2 team talent, yang terdiri dari 1 team dancing, dan 1 team singing . Wajah gugup dan tegang pun tampak dari para peserta tersebut. Wajar saja, mereka baru pertama kali mengikuti event sebesar TBCCI 2016.

Team singing PT. SIM terdiri dari 4 orang wanita (Nadia, Elisa, Elisabeth, dan Raisa) serta 1 orang pria (Tommy). Dengan mengenakan kostum bernuansa daerah, kain ulos dipadupadankan dengan songket dan mahkota serta aksesoris menjadi daya tarik tersendiri bagi penampilan mereka. Meskipun mundur dari waktu yang ditentukan karena adanya kendala teknis dari pihak panitia, penampilan team singing dari PT. SIM yang mendapatkan giliran ke dua, dimulai pukul 10.00 WIB. Team singing PT. SIM membawakan medley lagu daerah berjudul Sik Sik Sibatumanikam, Manuk Dadali, dan Yamko Rambe Yamko serta dilanjut dengan lagu bebas berjudul Ekspresi. Sempat mengalami kendala di awal penampilan terkait dengan audio, pada akhirnya team singing PT. SIM berhasil membawakan lagu-lagu tersebut dengan baik. Penampilan team singing PT. SIM pun diakhiri dengan meriahnya tepuk tangan dari para supporter yang hadir di dalam ruangan.

Team Singing PT. SIM
Team Singing PT. SIM

Di sudut lain, team dancing PT SIM pun tidak mau kalah untuk dapat menunjukkan penampilan yang terbaik yang dimiliki oleh mereka. Team dancing PT. SIM terdiri dari 3 orang wanita (Anita, Desta, dan Era), serta 2 orang pria (Buyung dan Taufiq). Pada event kali ini, team dancing PT. SIM membawakan tarian kontemporer dengan tema “HAPPY CHAMPION”. Salah satu personil team dancing PT. SIM, Buyung, sempat menjelaskan bahwa konsep tarian yang dibawakan oleh teamnya kali ini menceritakan tentang kehidupan sehari-hari seorang agent Call Center. Menjalani pekerjaan sebagai seorang agent Call Center, pastinya mengalami masa-masa bosan, jenuh, malas, sedih, maupun emosional. Namun, untuk menjadi seorang agent Call Center yang terbaik, pastinya harus dapat melawan semua perasaan negatif tersebut. Dibawakan dengan konsep tarian bernuansa hip-hop serta mengenakan kostum dominan hitam, team Dancing PT. SIM pun berhasil menampilkan perform terbaiknya di hadapan juri dan para penonton.

Team Dancing PT. SIM
Team Dancing PT. SIM

Adapun perusahaan lain yang mengikuti kegiatan talent dancing dan singing dalam event kali ini yakni PT. Astra International, BCA, BI, Bank Mandiri, BNI Life Insurance, dan Klip DJP. Sama halnya dengan PT. SIM, masing-masing perusahaan membawa suporter serta atribut yang sangat meriah untuk mendukung team mereka. Kegiatan talent dancing dan singing ini pun diakhiri dengan diumumkannya pemenang masing-masing kategori. Selamat untuk para pemenang ya!

Walaupun pada kesempatan tahun ini PT. SIM tidak berhasil meraih juara, namun keikutsertaannya dalam event TBCCI 2016 menjadi pengalaman yang sangat berharga dan tak terlupakan. Semoga di kesempatan berikutnya, PT. SIM dapat kembali berpartisipasi dan tentunya menjadi juara. Tetap semangat, tetap HAPPY! (SJA – MKU)

“because, every experience whether good or bad, is priceless.”

 

 

 

Dare to Be Different

simday4
Dare to Be Different

SIM – 4 Agustus 2016

Hari ini merupakan hari terakhir dari kategori Individu dilombakan dalam ajang The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2016 yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA). Masih bertempat di lantai 7 Kalbis Institute, terdapat 9 kategori yang dilombakan, yakni Kategori Agent English, Team Leader Outbound, Customer Service, Team Leader Customer Service, Manager Customer Service, BTB Customer Service, Telemarketing, Telesales, BTB Outbound.

Dari hari pertama hingga hari terakhir, setiap harinya selalu ada peserta dan suporter yang membawa atribut unik guna mendukung penampilan mereka.  Ada yang membawa alat musik tam-tam, membawa maket yang menggambarkan jenjang karir yang ada di dalam perusahaannya, serta membawa balon tepuk. Tidak hanya itu, para peserta pun berlomba menunjukkan penampilannya yang terbaik dengan menggunakan kostum unik dan menarik. Begitupun dengan Lutfi Fauzan Asril, peserta kategori Agent English yang berasal dari Telekomunikasi Indonesia. Lutfi, begitu panggilan akrabnya, mengatakan bahwa ia membawakan tema LOVE dalam presentasi di pagi hari ini. Ia mengawali presentasinya dengan menyanyikan lagu L O V E dari Michael Buble dan melakukan tarian singkat. Tema presentasinya tersebut pun tercermin dari kostum yang dikenakannya. Pria yang baru saja bekerja sebagai Agent English selama sekitar 10 bulan ini mengenakan setelan jas, topi fedora, serta dasi kupu-kupu berwarna hitam dan merah. Tidak hanya itu penampilan kostumnya yang berwarna hitam dan merah ini pun senada dengan kostum yang dikenakan oleh timnya.

Tidak kalah dengan Lutfi, peserta kategori Team Leader Outbound yang berasal dari PT. Swakarya Insan Mandiri, Mario Randi pun memiliki penampilan yang cukup unik dan berbeda dengan yang lainnya. Bola basket menjadi atribut yang dibawanya ketika masuk ke dalam ruang penjurian. Simak perbincangan kami dengan Mario, sapaan akrabnya:

Hai Mas Mario, bagaimana presentasinya tadi di dalam ruangan?

Hai halo, asik sih tadi. Walau di awal agak gugup sebentar, tapi ya setelah itu lancar-lancar aja ya alhamdulillah.

Tadi kita lihat, mas bawa bola basket. Buat apa ya mas?

Ya buat main basket dong mba hehehe gak sih. Ya saya ingin menunjukkan passion saya sebagai pemain basket sih dengan cara bermain basket sebelum presentasi dimulai.

Terus hubungannya apa antara basket dengan pekerjaan mas?

Saya sih ingin menunjukkan bahwa pekerjaan dan passion saya di bidang basket itu tetap sejalan. Menurut saya bekerja di call center itu sama halnya dengan bermain basket. Hal-hal yang saya dapatkan selama bermain basket, saya coba terapkan selama bekerja menjadi team leader.

Misalnya?

Misalnya nih dalam basket itu kan ada coach ada player. Nah kalau saat bekerja, saya mengibaratkan diri sendiri sebagai coach, dan para agent sebagai playernya. Saya harus bisa memimpin team agar bisa menjadi juara dalam meraih performance yang optimal. Di dalam basket juga kan ada istilah offensive dan deffensive. Di mana istilah offensive saya apilikasikan menjadi kegiatan-kegiatan yang mampu menunjang agent untuk dapat mengejar performanya secara maksimal. Kalau deffensive, berarti harus bisa mengatur strategi-strategi. Intinya sih dua strategi ini nih tujuannya sama-sama untuk bisa mencapai performance yang baik.

Apa yang menjadi challenge selama menjadi team leader?

Oh kalau challenge sih saya punya istilah BALL.

B = Best payment

A = Agent character

L = Looking for new strategy

L = Love changes.

Pada intinya sih yang saya rasakan bermain basket sama dengan pekerjaan yang saya jalani saat ini.

Wah kreatif banget ya mas istilah-istilahnya. Oke thankyou ya mas udah mau sharing sama kita.

Yoi sama-sama. Semangat liputannya mba!

Yap itulah tadi beberapa contoh peserta yang memiliki keunikan dan berani tampil beda selama berlangsungnya event The Best Contact Center Indonesia 2016 pada kategori Individu selama 4 hari ini. Setiap dari peserta yang menampilkan keunikannya pastinya memiliki makna tersendiri, tidak hanya sekedar memikat perhatian dewan juri. Nah begitu juga dengan kita, tentunya harus berani tampil beda, seperti quotes berikut:

“Champion the right to be yourself, dare to be different and to set your own pattern, live your own life, and follow your own star.- Willferd Peterson.”

 (SJA-MKU)