Jaring dengan Networking

Kita semua tahu bahwa networking menjadi salah satu cara untuk mendapatkan dan mempertahankan pelanggan. Memperbanyak kenalan bisa memperbanyak pelanggan. Apakah iya? Bisa iya, bisa juga tidak, tergantung bagaimana cara mengaplikasikan networking. Jika tidak efektif, networking “hanya akan menambah kenalan” saja, bukan menambah dan sekaligus mempertahankan pelanggan.

Lalu bagaimana menerapkan networking yang efektif dan sebisa mungkin low cost? Jenis-jenis network yang relevan dengan tiap tahapan proses penjualan menurut Tuba Ustuner dan David Godes dalam sebuah artikelnya di Harvard Business Review akan dijelaskan lebih dalam.

Market Place Network

Tahap ini adalah tahap untuk menemukan prospek yang potensial. Network yang pas untuk tahapan ini adalah yang bisa mendekatkan salesman sebanyak mungkin dengan calon pelanggan. Networking yang cerdas juga bisa dipraktekkan di antara tim penjualan dari dua produk yang saling melengkapi (komplementer) karena jenis pelanggan yang ditarget sama.

Prospect Company Network

Saat prospek sudah didapatkan, maka tahap selanjutnya adalah melakukan pendekatan untuk mendapatkan buy-in dari pelanggan. Kenali dan bangun networking dengan orang-orang lain di dalam organisasi pelanggan. Dekati user (pihak yang nanti akan memakai produk Anda), technical buyer (pihak yang mengawasi spesifikasi produk), dan tentu saja decision maker perusahaan.

Internal Network

Ini adalah network di antara sesama rekan-rekan satu perusahaan. Jangan meremehkan network semacam ini, terutama jika produk/solusi yang Anda tawarkan cenderung kompleks. Untuk merumuskan solusi yang customized bagi pelanggan, tentu Anda tidak bisa bekerja sendiri. Butuh masukan dari tim teknis yang lebih paham dengan seluk-beluk produk.

Customer Network

Ini adalah network yang terdiri dari para pelanggan-pelanggan loyal kita. Bahasa lainnya adalah komunitas pelanggan. Network yang terjalin di antara sesama pelanggan setia tadi tidak hanya berimbas secara positif pada loyalitas pelanggan lama. Kita pun bisa memanfaatkannya untuk membantu proses sales closing atas pelanggan baru.

Dari Kemeriahan, Kemanusiaan dan Duka di TBCCI 2016

IMG-20160802-WA0026Hari kedua Kategori Individu TBCCI 2016 sudah berlangsung. Jika kemarin dipenuhi rasa deg-degan penampilan peserta, maka hari ini 2 Agustus 2016, diselimuti kemeriahan lomba dan rasa sosial yang tinggi namun juga ada duka, semua ada di lantai 7 Kalbis Institute.

Kategori Individu merupakan rangkaian sesi kedua dari 3 sesi berdasarkan waktu. Sesi pertama dimulai tanggal 26-28 Juli 2016 untuk Kategori Korporat, kemudian 1-4 Agustus 2016 untuk Kategori Individu dan nanti 8-10 Agustus 2016 Kategori Talent dan Teamwork di Gelanggang Remaja Otista, Jakarta.

Muka tegang para peserta kini berganti menjadi senyuman manis, kenapa? karena dari balik pintu, sudah berkumpul supporter hebat yang selalu setia memberikan dukungan. Salah satunya sekelompok supporter memukul-mukul balon merah yang bertuliskan indiHome, mereka adalah wakil Telekomunikasi Indonesia. Tidak kalah hebohnya teriakan supporter Indosat Ooredoo yang mengguncang lantai 7. Hal ini berdampak positif tentunya, seperti yang diuangkapkan salah satu wakil agent Indosat yang siap tampil dengan hijab cantiknya, yaitu Ardiana, “Jadi ini pengalaman pertama aku buat ikut ajang ini dan WOW”. Dibelakangnya sudah siap para supporter yang menyalurkan semangat dan mengucapkan doa untuknya. Ternyata dengan hadirnya para supporter bisa lebih menguatkan mental peserta, apalagi jika perlombaan ini adalah pengalaman pertama mereka. Untuk itu mari para perusahaan kirimkan supporter hebat kalian.

Tidak hanya kemeriahan supporter saja, acara ini juga dihangatkan dengan kegiatan sosial. Kotak yang bertuliskan ”Coins for Blind” sudah siap menampung uang koin yang didonasikan. Melalui kotak kecil ini semua bisa melakukan hal besar dengan membantu anak-anak tuna netra. Koin yang disumbangkan akan sangat berharga bagi “Yayasan the Braille” yang dikelola langsung Bank Indonesia.  Kegiatan kemanusiaan ini makin menarik antusiame mereka yang hadir saat panitia menghidupkan suasana dengan kalimat “Semoga berkah, rejeki bertambah dan menang ICCA”.  Hal ini terbukti dari donasi yang diberikan tidak hanya uang koin, namun juga uang kertas. Hidup dalam dunia contact center tidak hanya melayani pada saat kondisi kerja, namun juga di lingkungan dimanapun berada.

Namun pada hari ini tidak semua peserta dapat hadir, salah satunya peserta dari Kategori Agent Premium atas nama Eka Pratiwi. “Pas mau tampil kita dapat kabar, dikirim ke WhatsApp kalau pamannya mendapatkan kecelakaan, jadi kecelakaannya juga kita belum tahu seperti apa, padahal dua hari yang lalu itu Bu’De nya baru meninggal” penuturan Ibu Herlina, Supervisor perusahaan tersebut, “Jadi agak sedikit, pas tadi mau berangkat aduh… ngak lengkap nih kita”, tambah beliau dengan raut sedihnya. Akan selalu ada hikmah dan pelajaran yang akan membuat kita semakin dewasa. Dan mengutip dari istilah “Show must goes on” acara tetap berlanjut sesuai dengan schedule.

Terkait mengenai ketidakhadiran peserta, sesuai yang tertulis dalam Ketentuan Lomba ICCA 2016 pada nomor 16 mengenai Pembatalan Kepesertaan, poin A menyatakan “peserta individual dan peserta korporat yang tidak hadir pada lokasi dan jadwal yang ditentukan, dianggap mengundurkan diri atau membatalkan kepesertaan”. Semoga saja keluarga agent dalam keadaan baik-baik saja dan tahun depan bisa menjadi pemenang untuk TBCCI ini. Aamiin.

Dibalik itu, Ibu Herlina juga harus tetap semangat ketika berada di dalam ruangan lomba. Beliau harus bisa tampil maksimal dalam lombanya karena bobot untuk penilaian presentasi adalah 70%, sedangkan 30% nya berasal dari tes tulis 31 Mei 2016 lalu. Sehingga dapat memberikan yang terbaik untuk perusahannya.

Waktu sudah menunjukkan pukul 16:30 WIB dan acara pun ditutup dengan penampilan terakhir Rosnita Efendi Agent Reguler dari CIMB Niaga, seluruh peserta sudah menampilkan performa terbaiknya. Namun jangan khawatir ini bukan akhir dari acara ini. Masih ada hari esok yang menanti. Kita tunggu ada cerita apalagi di jang TBCCI besok. Let’s see..