Tag: Juara

“Beat The Schedule” KEJUTAN MANIS DIAKHIR TBCCI 2016

“Beat The Schedule” KEJUTAN MANIS DIAKHIR TBCCI 2016

PhotoGrid_1470846676506[1]

BCA- The Last day (10/8). Berakhirnya sesi teamwork menandakan berakhirnya rangkaian lomba TBCCI 2016. Namun terlepas dari lomba, acara “Beat the Schedule” terlihat lebih menarik. Hanya 2 menit bisa mendapatkan Rp 1.000.000,- dan Rp 500.000,-  persembahan dari Telepoti.

Teleopti? Sebenarnya Teleopti sendiri merupakan platinum sponsor acara ini, perusahaan yang bergerak dalam dunia contact center. Teleopti menghadirkan suatu fasilitas aplikasi kepada perusahaan untuk memudahkan mengatur penjadwalan dan monitoring yang canggih tanpa harus melakukan investasi yang cukup besar. Hal ini mereka contohkan dengan mengadakan permainan “Beat the Schedule”. Setiap perusahaan dan semua yang hadir bisa mengikuti dan mencoba permainannya. Para peserta diberi waktu 2 menit untuk mengubah jam “break and lunch” para agent sebanyak 3 kali, kemudian 2 peserta peraih Service Level tertinggi akan mendapatkan hadiah uang tunai tersebut. Terlihat begitu sederhana, begitulah Teleopti menggambarkan aplikasinya. Antusias peserta pun terbukti, sehingga ada yang mencobanya lebih dari 1 kali. Sedikit selingan diantara kepenatan para peserta setelah melalui perlombaan.

Kembali kepada rangkaian lomba terakhir TBCCI 2016. Hari ini ada dua kategori, yaitu Reporting dan Scheduling. Kategori Reporting adalah lomba menyusun penilaian pencapaian kinerja Agent dan Contact Center dalam mengolah dan menganalisa data sesuai dengan data laporan yang diberikan. Perlombaan berjalan cukup serius, dimana masing-masing peserta bertanding berkelompok. Berbekal notebook dan jug alat tulis yang sudah disedikan panitiamereka bersaing secara sehat. Hingga tiba saatnya pengumuman pemenang untuk kategori Reporting diakhir sesi pertama perlombaan. Peringakat pertama dimenangkan oleh Bank DBS disusul diperingkat dua dari Telekomunikasi Indonesia dan diperingkat ketiga diduduki oleh Astra Honda Motor dan Bank Central Asia di urutan keempat.

Setelah makan siang pun dilanjutkan dengan sesi kedua. Yaitu untuk kategori Scheduling. Scheduling adalah lomba melakukan forecasting dan menyusun jadwal kerja sesuai dengan data dan kondisi yang diberikan. Dalam tiap kelompok terdiri dari tiga peserta perwakilan dari masing-masing perusahaan. Ada tujuh kelompok yang mengikuti perlombaan ini. Terlihat mereka begitu konsentrasi mengerjakan soal yang diberikan oleh panitia. Semua tampak sunyi berkutat dengan pemikiran masing-masing. Tampak panitia mengawasi jalannya perlombaan. Dua jam lebih sesi ini berlangsung. Dan sekitar pukul empat sore satu per satu peserta mulai meninggalkan ruangan. Tampak kelegaan terpancar di wajah mereka. Tinggal menunggu hasil dari perjuangan dalam perlombaan ini.

Akhirnya tiba saatnya panitia untuk mengumumkan pemenang dari kategori Scheduling. Peringkat pertama dimenangkan oleh  Bank Mandiri dengan perolehan poin 77,28, disususl di urutan kedua dari Kring Pajak dengan poin 73,00 dan diurutan ketiga dari Astra Honda Motor dengan perolehan poin 71,96 dan ada Astra Kredit dengan poin 65,35 di urutan keempat.

Sedikit berbincang dengan Bapak Andi Anugrah selaku ketua penyelenggara dari ICCA untuk TBCCI 2016 setelah selesai dari acara “Kelihatannya sih tidak ada kendala yang berarti namun memang pesertanya baru sedikit karena memang baru pertama kali diadakan untuk kategori ini dan kita akan review nanti apakah lomba-lomba ini akan diadakan lagi nanti, dan saya berharap ini bisa memotivasi, ini adalah milik kita dan kita melakukan yang terbaik apapun kendalanya dihadapi. Saya kira mari kita bersaing dengan sehat dan saya senang sekali di acara ini mereka sudah melakukannya dengan baik untuk dunia contact center”.

Inilah akhir dari rangkaian TBCCI 2016 yang sudah diselenggarakan. Dimana banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari acara ini. Kerja keras, perjuangan dan saling berbagi dalam kompetisi sangatlah berharga untuk dipetik. Dalam kompetisi persaingan itu pasti namun menjadi pejuang yang saling menghargai dan berbagi itu lebih berarti.

KETIKA SUNYI MENJADI TEMAN SETIA KONSENTRASI

 

PhotoGrid_1470756462457

Jakarta. Pagi yang sedikit berbeda. Suasana GOR Otista tampak sunyi, berbeda sekali dengan hari kemarin dimana sorak sorai mewarnai ruang serba guna GOR tersebut. Hari ini suasana lebih sepi, ruangan pun ditata rapi dengan hanya ada beberapa meja dan kursi terlihat mengelompok dengan susunan melingkar. Tampak tiap kelompok terdiri dari tiga orang yang sibuk membolak balik kertas dan sedikit berdiskusi satu sama lain. Suasana terasa tegang karena masing-masing kelompok tampak konsentrasi dengan soal yang sudah diberikan panitia. Hari ini sudah memasuki hari ke-6 dari rangkaian The Best Contact Center 2016. Dan acara yang ditampilkan pun berbeda. Khusus hari ini dan besok diadakan perlombaan kategori teamwork. Dimana dari setiap perusahaan diwakili oleh beberapa orang peserta untuk mengerjakan soal yang diberikan oleh panitia.

Dan pagi ini diawali dengan perlombaan dari team QA, ada sebelas kelompok yang bertanding disesi pertama. Dengan penuh ketelitian mereka mengerjakan soal yang diberikan oleh panitia. Ketenangan menjadi kunci utama. Untuk rekan lain yang menyaksikan jalannya perlombaan diminta untuk tenang demi kelancaran dari peserta.

Sesi pertama ini peserta diminta untuk mendengarkan rekaman dan setelah itu menjawab pertanyaan yang sudah ada sebanyak seratus soal. Menurut panitia pelaksana untuk kategori perlombaan ini baru pertama kali dilaksanakan di The Best Contact Center Indonesia, karena untuk tahun-tahun sebelumnya diadakan dengan kategori Jambore yang tahun ini ditiadakan. “Ini kebetulan kategori teamwork baru tahun ini, karena sebelumnya itu kategori Jambore, karena tahun lalu sempat ada kendala jadi untuk tahun ini diganti dengan kategori teamwork” ujar Yayuk selaku panitia dari ICCA sebagai penyelenggara. Menurut Yayuk juga bahwa untuk kategori ini lebih mudah untuk persiapannya “ Untuk saat ini tidak terlalu ribet ya, karena panitia cuma sediakan notebook, alat tulis dan materi, dan materinya pun tidak terlalu sulit, dan secara keseluruhan untuk kategori teamwork peminatnya pun lumayan, ada empat puluh tiga peserta dan mereka cukup exited” ujarnya kembali.

Peserta pun sudah mempersiapkan untuk mengikuti perlombaan ini. Khusus untuk kategori teamwork Smart Team disesi kedua nanti soal-soal yang diberikan seputar pengetahuan umum yang nantinya dalam bentuk seperti TTS dengan kertas ukuran A5. Dimana perserta diminta mengisi sebanyak-banyaknya pertanyaan. Seperti yang diungkapakan salah satu team dari PALYJA yang baru kali ini mengikuti kategori teamwork untuk TBCCI. Di temui sebelum acara dimulai mereka mengungkapkan persiapan dan target mereka. “Persiapan kita sudah ada dari try out ya, jadi kami berharap untuk pertanyaan-pertanyaan nanti bisa lebih banyak dari try out yang sudah kita pelajari dan mudah-mudahan untuk pertanyaannya lebih banyak seputar callcenter bukan yang general saja ya, target kita pun juara untuk Smart Team atau pun individu, karena kita sudah berupaya semaksimal mungkin”. Semangat juara menjadi hal yang utama dalam kompetisi ini. Membawa harum nama perusahaan menjadi kebanggan tersendiri dari mereka.

Sekitar pukul satu siang untuk sesi pertama sudah selesai. Ekpresi macam-macam muncul dari wajah peserta yang satu persatu keluar dari ruangan lomba. Ada yang gemas karena tidak berhasil menjawab salah satu pertanyaan, ada juga yang tampak puas dengan usaha yang sudah dilakukan. Sempat berbincang dengan salah satu team dari Bank Indonesia yang tediri dari tiga orang wanita.
“Target kami tidak tanggung-tanggung ya, platinum pastinya, dan untuk Quality Team ini kan baru yang pertama diadakan memang ada beberapa kesulitan karena kurang informasi dari awal, dan untuk lembar jawabannya pun terbatas karena soal yang diberikan ada seratus namun lembar jawabannya cuma sampai lima puluh, jadi kita harus berpikir untuk menyesuaikan jawaban dengan waktu juga, jadi disini kita juga berharap untuk kedepannya mungkin untuk lembar jawaban bisa disesuaikan dengan jumlah soal, atau dibagi dua bagian mungkin soalnya, agar kita juga tidak kebingungan” ujar mereka. Salah satu masukan yang bisa dijadikan pembelajaran untuk panitia tentunya.

Semoga saja untuk kategori teamwork ini nantinya bisa di adakan kembali untuk tahun-tahun berikutnya. Sehingga bisa memacu wawasan peserta di dunia contact center. Hingga sore hari hasil untuk sesi pertama pun diumumkan. Pemenang pertama jatuh kepada team dari Kring Pajak. Di susul dari Astra Honda Motor dan posisi ketiga diduduki oleh Bank Mandiri. Selamat untuk pemenang!

Memupuk Persaudaraan Melalui Lomba Singing & Dancing

Memupuk Persaudaraan Melalui Lomba Singing & Dancing

by Pertamina (8/8)

JAKARTA  TIMUR – Gelaran The Best Indonesia Contact Center Awards ( ICCA) 2016 kian hari kian meriah. Hari ini, Senin (8/8), merupakan salah satu ajang yang paling ditunggu-tunggu, yaitu lomba Talent Singing dan Dancing yang merupakan lomba kategori grup bagi talent agent Contact Center. Lomba ini berlangsung di Gelanggang Remaja Otista di Jalan Otto Iskandardinata Jakarta Timur, yang dihadiri oleh ratusan para insan Contact Center di Indonesia.

Acara lomba menyanyi (singing) dimulai pada pukul delapan pagi hingga sebelas siang dilanjutkan dengan lomba menari (dancing) mulai dari pukul satu siang hingga empat sore. Adapun peserta lomba Singing ini terdiri dari tujuh tim yang berasal dari perwakilan perusahaan seperti Astra World, Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, BNI Life Insurance, KLIP DJP, dan juga Swakarya Insan Mandiri. Sementara peserta Dancing terdiri dari lima tim yang berasal dari  BCA, Bank Indonesia, Bank Mandiri, dan Swakarya Mandiri.

Menurut ketua ICCA Andi Anugrah, lomba menyanyi dan menari ini diadakan sebagai ajang motivasi dan sarana menyalurkan kreativitas agent Contact Center di Indonesia sekaligus sebagai bentuk apresiasi kepada para agent yang menjuarai ajang kreativitas tersebut melalui kesempatan tampil di malam penghargaan the Best Indonesia Contact Center Award 2016 yang disaksikan oleh masing-masing manajemen Perusahaan.

“Sebelum-sebelumnya kita hanya mengadakan ini sebagai Audisi, namun sekarang kita adakan sebagai lomba,” jelas Andi Anugrah.

Lomba menyanyi dan menari sendiri harus menyertakan lagu dan tarian daerah. Untuk bernyanyi, peserta memiliki banyak pilihan lagu daerah untuk di-medley seperti Ampar-ampar pisang, Ramko Rambe Yamko, Manuk Dadali, Gambang Suling, Ayo Mama, dan lain sebagainya. Sementara tim Dancing harus menampilkan salah satu tarian daerah guna mewarnai ajang lomba dengan suasana budaya yang luhur.

Menurut Andi Anugrah, hal tersebut diterapkan sebagai aturan lomba denagn asalan melestarikan budaya Indonesia dan juga guna membangun citra Asosiasi Contact Center Indonesia yang mencintai dan menjaga kelestarian budaya negaranya.

“Kita harus melestarikan budaya di Indonesia. Selain itu, selaku sebuah Asosiasi di Indonesia, kita juga harus memberikan citra yang baik  yang berbudaya Indonesia, yang menjaga tradisi namun juga tetap kontemporer. Sebenarnya, ini juga bentuk cinta kita kepada Indonesia,” pungkas Andi.

“Selain itu, ini sebenarnya wujud kepedulian kita, selain ada lomba kita juga harus memberikan  sebuah makna dibalik itu semua,” tambahnya.

Adapun asesoris dan penampilan merupakan salah satu aspek yang turut dinilai oleh para dewan juri lomba. Hal itu, membuat para peserta terlihat menyiapkan kostum terbaik mereka dalam perlombaan yang dilaksanakan di Aula GOR Otista dengan panggung sebesar 8 x 4 meter tersebut.

Selain itu, vocal serta artikulasi dalam bernyanyi dan gerakan tarian menjadi poin utama yang dinilai dalam penampilan berdurasi maksimal 15 menit itu. Di samping kesesuaian tempo/irama, serta ekspresi wajah yang juga dinilai dalam perlombaan hiburan tersebut.

Ketua ICCA & Asia Pacific Contact Center Association Leaders (APCCAL) Andi Anugrah sendiri berharap, dengan adanya lomba menyanyi dan menari ini dapat menumbuhkan rasa persaudaraan berupa membentukan iklim yang baik untuk saling menyemangati, dan sportif dalam berlomba-lomba pada kebaikan.

“Harapan saya, ini menjadi iklim yang baik, saling menyemangati, saling sportif, saling menyalurkan kreativitas,” pungkas penulis buku One Step to Contact Center Service tersebut.

IMG-20160808-WA0015
Peserta Mengunakan Kustum Terbaiknya untuk dapat Menang

Adapun The Best ICCA 2016 ini sendiri dilaksanakan dengan tujuan menetapkan standar penilaian yang terbaik  operasional Contact Center di Indonesia, sebagai forum benchmark manajemen operasional dan tingkat prestasi yang dibandingkan dengan perusahaan lain, kemudian sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan pengembangan Contact Center di Indonesia, dan juga penentuan pemenang yang akan dipromosikan menjadi wakil Indonesia di tingkat penghargaan regional Asia Tenggara. – Star