Tag: INDONESIA

Dancing dan Singing, Siapa Takut ?!

Dancing dan Singing, Siapa Takut ?!

AHM 8 AgustusDancing dan singing? Siapa takut?! Memang, insan contact center Indonesia itu serba bisa, ya dari mulai melayani sepenuh hati, tersenyum tulus dalam kondisi apapun, diuji kemampuannya dalam tes tulis dan presentasi, sampai diminta menyanyi dan menari!  Melihat kompetisi dancing dan singing hari ini, kadang suka tidak percaya kalau dalam kesehariannya para performer itu bukan dancer atau singer profesional saking bagusnya! Tak henti kami berdecak kagum sambil ikut terbawa goyang heboh dan berirama para talent juga suporternya. Satu kalimat yang bisa menggambarkan performa para talent hari ini, LUAR BIASA! 

Pada hari ini, di 8 Agustus 2016 yang diawali hujan sejak dini hari, membuat pagi terasa adem, dan seperti biasa, kemacetan luar biasa, tidak membuat para talent hari ini di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2016 menjadi putus asa atau tidak bersemangat. Registrasi dimulai pukul 08.00 dan nomor urut tampil juga sudah dibagikan di 4 Agustus lalu, sehingga para talent sudah bersiap diri sejak 07.00. Banyak yang terus berlatih, pemanasan, hingga berdoa dilakukan membuat suasana kompetisi di Gelanggang Remaja Otista Jakarta Timur semakin memanas. Tidak salah panitia The Best Contact Center Indonesia 2016 ini mengadakan di Gelanggang Remaja, karena suasana bertandingnya semakin terasa, apalagi tidak sedikit juga perusahaan yang membawa para suporter setia yang menyeruakkan semangat dan supportnya pada para talent, kami pun dari AHM, meskipun tidak mengirimkan talent, jadi ikut terbawa api semangatnya. Para suporter dari mulai meneriakkan yel-yelnya sambil terus memberi dukungan bagi timnya yang tampil. Kami yang melihatnya seru, namun tidak terbayang betapa deg-degan para talent yang akan menampilkan performancenya.
Performa para talent hari ini luar biasa, kekompakan dan keindahan dari apa yang disuguhkan sungguh menghibur dan bahkan sangat berkelas layaknya performer yang profesional. Dengan dibalut wardrobe warna warni yang indah dan tentunya melambangkan keindahan dan keunikan Indonesia, para talent menyuguhkan lagu dan tarian khas Indonesia dengan sentuhannya msing-masing, sehingga tidak hanya indah dilihat dan didengar namun setiap talent memiliki khasnya tersendiri. Tidak heran, para juri sibuk dan bingung memilih mana yang menjadi pemenang. Performa yang ditampilkan tidaklah disiapkan secara instan, yang unik dari ajang The Best Contact Center Indonesia ini adalah para talent dari perusahaan diuji tidak hanya penampilan namun juga diuji kemampuan contact center dalam tes tulis yang diadakan beberapa waktu lalu, sehingga dapat dikatakan bahwa yang berada di atas panggung tidak hanya talent yang jago dancing atau singing namun juga terbaik di kemampuan contact centernya. Best of the best lah istilahnya.
Hadiah bagi pemenang talent ini pun tidak main-main, benchmark ke Hongkong! Hadiah ini pastinya menjadi salah satu motivasi yang luar biasa bagi para talent, sesudah mengerahkan usahanya lalu terbayarkan sudah apabila berhasil memenangkan benchmark ke Hongkong.
Belum selesai rangkaian lomba pada The Best Contact Center Indonesia 2016 ini, besok dan lusa masih ada lomba teamwork dimana pada 9 Agustus para perusahaan mengerahkan timnya untuk kategori Quality dan Smart team dan pada 10 Agustus adalah waktunya bagi para tim Reporting dan Schedulling beraksi.
Akhir kata, SELAMAT bagi para pemenang Lomba Talent The Best Contact Center Indonesia 2016! dan bagi para pejuang teamwork, YOU CAN DO IT! Karena kalau presentasi saja bisa, maka kalau soal teamwork? Siapa takut?!-YDU&IRD?
Salam Satu HATI!

Behind the Scene TBCCI 2016

IMG-20160804-WA0014

Hari keempat alias hari terakhir liputan kami di Kalbis Institute, mataharipun kembali menyapa kami di pagi yg cerah ini, iya kami yang masih tetep setia dengan acara bergengsi ini apalagi kalo bukan TBCCI 2016, suasana hari terakhir lomba peserta individu masih tegang seperti hari-hari sebelumnya dengan para peserta yang selalu komat-kamit entah membaca doa entah menghapal materi presentasi, dan mereka yang akhirnya heboh sendiri setelah keluar dari ruang presentasi.. ”life is never flat” tapi tidak dengan kami team yang selalu ada di belakang layar, yang akan selalu ada disaat suka dan duka (aihhh, rokok makan gratis alias romantiiiiiiiiiiiiiiiiis).

Diantara banyaknya peserta hari ini, ada beberapa peserta yang mencuri perhatian kami, salah satunya adalah Peggy Luchita dari Angkasa Pura yang baru pertama kalinya mengikuti ajang lomba TBCCI 2016  Eggy begitu ia disapa, gadis ayu nan imut ini menggunakan atribut kaos dengan di bagian belakangnya bertuliskan “Duta Larangan Merokok”, juga topi kuning dan tak ketinggalan asbak berwarna kuning yang selalu ia bawa untuk menunjang pekerjannya sebagai duta larangan merokok. Gadis manis ini mengutarakan sudah 1 tahun menjadi team leader di Angkasa Pura lebih spesifiknya di bagian larangan merokok bandara Soekarno Hatta tugasnya setiap hari memastikan tidak ada orang yang merokok sembarangan di area bandara, dan pilihannya hanya 2 jika Eggy sudah memperingatkan pengunjung mematikan rokok atau pindah ke smoking area yang telah disediakan. Eggy sangat menyukai pekerjaanya dan motonya adalah bekerja harus dengan perasaan happy.

20160804_104334

Satu lagi peserta unik dari Angkasa Pura ada Tiophani Naomi atau panggilan manis nya Naomi, wanita satu ini mempunyai paras yang cantik dan tinggi semampai layaknya seorang model, sama seperti tugasnya sekarang menjadi model customer service di Angkasa Pura, tahun ini Naomi mengikuti lomba TBCCI dikategori Customer Service, kali ini ia tampil dengan menggunakan seragam yang biasa ia gunakan saat bertugas, dan seragamnya lain dari pada yang lain loh, Naomi menggunakan inline skate/rollerblade dan helm juga knee protector yang semuanya berwarna orange, bingung kan kerja nya apa? Mari kita kulik lebih dalam,Informasi yang kami dapatkan, customer service mobile adalah inovasi terbaru dari Angkasa Pura, untuk mengantisipasi para pengunjung bandara yang biasanya malas, bingung atau takut untuk bertanya seputar keperluan mereka di bandara, karna mungkin alasannya, mereka tidak tau dimana ruang customer service dan enggan untuk bertanya, nah tugas Naomi lah yang langsung mendatangi para pengunjung untuk menanyakan kesulitan dan membantu mereka di bandara, harapannya dengan adanya customer service mobile maka para pengunjung bandara bisa selalu terbantu untuk mendapatkan informasi seputar bandara seperti: informai penerbangan, komplain delay pesawat, lokasi toilet, mushola, nursery room dan lain-lain. Atribut roller blade ini digunakan Naomi untuk memudahkan pekerjaannya karena lingkup bandara yang sangat luas tidak memungkinkan jika harus menggunakan pakaian formal dan sepatu high heels, ok thats why u are so unique,  Good luck untuk Eggy dan Naomi dari Angkasa Pura ya.

20160804_110458

Oke sis and bro, sepertinya selesai sudah liputan kami tentang para peserta, saatnya sekarang kita cari cerita tentang orang-orang dibalik suksesnya TBCCI 2016 (ceritanya behind the scene nih biar kaya sinetron gituuu wkwkwk). tak boleh kita lupakan pentingnya tugas team make up sebagai team sukses semua peserta dari Bank Mandiri, mereka adalah team yang selalu ikut dengan para peserta dari hari pertama sampai hari keempat dan pastinya selalu harus tiba lebih awal karena harus mempersiapkan dan memastikan peserta TBCCI dari mandiri untuk tampil rapi dan cantik sehingga pada saat presentasi di depan para juri mereka bisa selalu maju..mundur…maju..mundur..syantik…syantik….hehehehe… so here they are team make up terdiri dari Dessy, Tasya dan Nining mereka adalah team make up andalan Bank Mandiri loohh, mereka bisa langsung merubah wajah wajah biasa para peserta menjadi wajah wajah luar biasa… fabolous.. faboulus.. Amazing laah pokoknya.

IMG_9680ok

Eeh kelupaan ada lagi nih team pendamping,ketua genk nya diwakilkan oleh mas Alung dari CCRP, bapak 3 anak ini punya panggilan sayang lho di kantor “Papah Aliando” katanya wow.. wow.. wow.. apakah benar mas Alung papahnya aliando?? Coba perhatiin nih fotonya, dan berikan jawaban anda.

mas alung

Nah ini juga gak kalah penting, team yang kerjaannya dari mata turun ke laptop, (kalo dari mata turun ke hati langsung ke KUA aja kali y hazieeek) siapa lagi kalo bukan kami dari Team Writing Bank Mandiri, ada Munawwarah Ravikasari biasa dipanggil ante vie, Rifkah Hanikah biasa di panggil mpok betawi, Nur Dwi Lestari dengan panggilan Nuy, dan Rizki dengan akrabnya Kiki. Mungkin kami bukan bagian inti dari acara ini, tapi dengan adanya Team Writing, teman-teman yang tidak bisa mengikuti acara TBCCI bisa membaca artikel kami yang menceritakan tentang kondisi TBCCI dari awal acara sampe selesai acara sehingga berasa ada langsung disini juga pan…Gimana? Apakah anda bisa membayangkan betapa beratnya perjuangan kami?hiks..hiks..hiks…hrs mencari berita terupdate selama empat hari ini (jieeee lebaaaay) tapi karena menulis adalah hoby kami, semuanya berjalan seperti air “slow but sure” adalah slogan kami.

IMG_9680okee

Nah teman teman semua jangan lupa jadi dukunglah kami all talens Bank Mandiri di ajang TBCCI 2016.. semoga semua talents dari Bank Mandiri bisa menang dan mewujudkan semua mimpi kami dan mimpi kalian.. Amiin

Matahari masih menjulang tinggi saat kami mulai meninggalkan Kalbis Institute, empat hari yang berkesan semoga meninggalkan manisnya pesan.

Terimakasih untuk semuanya yang sudah mau dan sempat meluangkan waktunya untuk membaca semua cerita kami.

Salam Hangat

Dua Puluh Menit Menuju Negeri Ginseng

2016-08-02-PHOTO-00000016(1)

 

JAKARTA – Kurang lebih selama dua puluh menit, akhirnya Dahlia berhasil menuntaskan resentasinya di depan para juri. Layaknya mahasiswa yang baru selesai menghadapi sidang skripsi. Emosi Dahlia meluap saat keluar dari ruangan nomor 6 itu. Perasaan lega, senang dan nervous pun bercampur aduk. “Seperti pecah bisul,” ungkap dia setengah berteriak kepada salah satu temannya.

 

Dahlia merupakan salah satu peserta Best of the Best Team Leader ICCA 2016 yang mewakili tim Contact Center PT Pertamina (Persero). Ajang bergengsi ini adalah pengalamannya yang ketiga. Dahlia mengakui persiapan menjelang ICCA kali ini sangat singkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Belum ada persiapan. Cuma dua minggu jadi tegang,” singkat wanita yang pernah juara di ICCA 2014 lalu. Ajang ICCA 2016 kali ini diakui Dahlia cukup sulit dan kompetitif.Sebab peserta yang pernah menang tahun lalu bisa ikut serta lagi. Para pemenang tersebut masuk pada kategori Best of the Best Team Leader yang meliputi tujuh peserta. Selanjutnya berdasarkan hasil penilaian, dibagi menjadi dua pemenang yakni juara Platinum berhadiah jalan-jalan ke Korea selama 5 hari dan Gold jalan-jalan ke Bangkok Thailand selama 4 hari.

 

“Sedangkan kalau peserta dari kategori agent diambil empat pemenang. Yaitu platinum, gold silver, dan bronze. Hadiahnya ke Singapura dan Malaysia,” jelasnya pada Selasa (2/8). Meski pernah menang dan berkesempatan jalan-jalan ke Korea pada ajang ICCA 2014 lalu, Dahlia berharap bisa memenangkannya lagi tahun ini. “Mudah-mudahan bisa menang lagi. Soalnya seru, bisa jalan-jalan, shopping dan site visit contact center di perusahaan Korea,” terangnya.

 

Suasana makin meriah di kampus Kalbis Institute, di bilangan Pulo Mas, Jakarta Timur. Sejumlah peserta dari berbagai perusahaan pun terlihat antusias. Bahkan ada seorang peserta yang terlihat mondar mandir sambil bernyanyi selagi menunggu giliran untuk presentasi. Tak sedikit beberapa fotografer mengambil momen visual pada acara tersebut. Juri yang terlibat dalam gelaran ICCA 2016 itu meliputi praktisi contact center dan akademisi dari beberapa universitas di Indonesia.

 

Prestasi Contact Center PT Pertamina (Persero)

berhasil memboyong dua penghargaan kategori Exceptional dan Email Cus­tomer Service pada malam penganugerahan Contact Center Service Excellence Award 2016. Contact Pertamina 1 500 000 mendapatkan penghargaan kategori Exceptional dimana ini merupakan penghargaan tertinggi untuk voice call center. Kemudian untuk Email Customer Service mendapatkan Excellence.

 

Contact Center Pertamina berharap ke depannya prestasi ini lebih meningkat untuk level Asia. Hal tersebut sesuai dengan visi Pertamina menjadi perusahaan energi kelas dunia. Lebih lanjut, Wisnu menambahkan peran Contact Center sangatlah penting. Sebab di era digital saat ini, ekspetasi publik kian kritis dan terbuka. Apalagi Pertamina memang berfungsi sebagai perusahaan yang melayani kebutuhan publik.

 

Contact Center Service Excellence Award 2016 diselenggarakan oleh Carre Center for Customer and Loyalty bekerja sama dengan majalah Service Excellence. Pemantauan kinerja Contact Center untuk indeks 2016 dilakukan selama enam bulan, terhitung dari bulan Juli hingga Desember 2015. Pemantauan meliputi  indikator-indikator penting Contact Center, yakni Access, System and Procedure serta People dengan hasil berupa Index Service Level yang disebut Contact Center Service Excellence Index (CCSEI).

 

Polling Contact Center Service Excellence Award 2016 dilakukan dengan metode Mystery Calling. Calling dilakukan secara acak, baik hari maupun jam pe­laksanaannya tidak di­ketahui  oleh agent Con­tact Pertamina dengan ske­nario yang di­gu­nakan adalah eksplorasi informasi produk