Hangat dan Semarak, The Best Contact Center Indonesia 2015

AstraWorld di Tengah Kemeriahan The Best Contact Center Indonesia 2015

AstraWorld - Partisipan The Best Contact Center Indonesia 2015

Balai Kartini di Pagi Hari.
Hari kedua, kompetisi sesi presentasi Contact Center Indonesia 2015, Rabu, 6 Mei 2015, makin memanas. Terlihat jelas dari antusiasme peserta yang telah datang dengan persiapan maksimal. Area ballroom Raflesia, Balai Kartini Jakarta kian riuh dengan kehadiran peserta kompetisi beserta supporter-nya masing-masing. Kehadiran para supporter ini selain memberikan dukungan moril bagi peserta, juga menambah semarak suasana kompetisi.

Parade Kostum.
Para peserta berlomba-lomba tampil maksimal. Tak cukup mempersiapkan materi presentasi, beberapa peserta juga mengenakan kostum unik untuk menunjang penampilan saat menyajikan materi. Di hari kedua sesi presentasi individual terlihat peserta yang mengenakan kostum-kostum yang menarik perhatian. Mulai dari kostum ala Tarzan, tokoh di film Maleficent, superhero, wayang orang, dalang, sampai pakaiaan khas beberapa daerah di Indonesia. Ada juga yang tetap berpenampilan formal dengan mengenakan setelan jas. Peserta berkostum unik ada yang terlihat agak kerepotan dengan kostum yang dikenakan, namun tetap menikmati penampilan yang berhasil mereka suguhkan.

Bukan tanpa alasan para peserta mengenakan kostum unik ini. Karena salah satu penilaian pada sesi presentasi kali ini adalah kesesuaian antara kostum yang digunakan dengan materi presentasi yang dibawakan. “Untuk presentasi kali ini, semua peserta memang disarankan menggunakan pakaian tematik sesuai materi presentasinya dan akan menjadi salah satu kriteria penilaian,” jelas Susan Amelia, salah satu perwakilan AstraWorld untuk kategori Back Office. Saat tampil untuk presentasi, Susan mengenakan baju adat Minangkabau, sehingga teman-temannya memanggilnya dengan sapaan Uni Susan.

Rekan Susan dari AstraWorld, Nietzsche Farenny yang akrab dipanggil Renny, mengenakan kostum penjual es krim untuk menunjang presentasinya. “Hari ini kami harus tampil all out supaya bisa menarik perhatian juri. Salah satu caranya dengan dandanan unik seperti ini,” terang Renny yang mewakili AstraWorld - Partisipan The Best Contact Center 2015AstraWorld di kategori Agent Inbound.

Astrini Yuditya, peserta kategori Agent English berhasil menarik perhatian juri. Ditemui usai melakukan presentasi, Astri panggilan akrab Astrini, menuturkan salah satu juri sempat berkomentar kalo kostumnya lucu.

“You are so cute”, kata Astrini menirukan ucapan salah satu juri. Astri tampil menggemaskan menyerupai tampilan anak kecil dengan rambut dikuncir dua, mengenakan celana overall, dan mengalungkan botol minum plastik yang sering digunakan pelajar taman kanak-kanak.

Riuhnya Para Supporter.
Jika para peserta bertarung di materi presentasi dan keunikan kostum yang digunakan. Supporter dari masing-masing perusahaan pun tak mau kalah. Sejak pagi suasana ruang tunggu di depan Ballroom Rafflesia riuh dengan para supporter. Beragam atribut mereka bawa dan gunakan untuk menyemangati para peserta yang berkompetisi. Balon tepuk aneka warna, bendera warna-warni, turut menyemarakan dan meramaikan suasana kompetisi.

Suasana makin semarak saat tiap suporter yang mendukung juga tidak mau kalah satu sama lain dalam memberikan dukungan. Tepuk tangan, yel-yel, dan sorak sorai seolah terus berkaitan tak ada habisnya. Saat peserta kompetisi akan memasuki atau keluar dari ruang presentasi, yel-yel dan sorak-sorak penyemangat mengiringi langkah para peserta.

It’s Show Time
Hari kedua sesi presentasi, atau hari ketiga seleksi individu, diikuti sekitar 179 peserta yang telah berhasil melalui seleksi awal berupa tes tertulis. Hari ini mereka berkesempatan menunjukkan kepiawaian mereka, meyakinkan para juri bahwa mereka layak menjadi yang terbaik dibidang contact center. Mereka berlomba menjadi yang terbaik untuk kategori Agent Inbound, Agent English, Agent Premium, Agent Social Media, dan Back Office.

Tepat pukul 09.00, kompetisi dimulai. Panitia yang bertugas di Ballroom Raflesia mulai memanggil nama-nama peserta yang harus memasuki ruang presentasi. Suara panggilan dari panitia seakan-akan berlomba-lomba dengan riuhnya suara peserta dan supporter di ruang tunggu Ballroom Rafflesia.

Para peserta The Best Contact Center Indonesia 2015 mulai memasuki arena kompetisi, yang tersebar di tiga tempat. Ballroom Rafflesia, Ruang Cempaka dan Ruang Anggrek. Suasana sedikit berbeda terjadi di ruang Anggrek dan Cempaka yang juga menjadi tempat berlangsungnya kompetisi. Kedua tempat yang berada di lantai 2 dan 3 Balai Kartini memang tak semeriah Ballroom Rafflesia. Peserta dan supporter tidak sebanyak di Ballroom Rafflesia.

Para peserta diberi waktu terbatas untuk menyajikan materi mereka di hadapan para juri. Hanya 15 menit untuk kategori agent. Waktu tersebut sudah mencakup presentasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan undian. Setiap peserta diharuskan menjawab pertanyaan undian yang diambil sendiri oleh setiap peserta dari dalam fishbowl.

Keluar dari ruang presentasi, berbagai ekspresi terpancar. Ada wajah yang masih menyisakan ketegangan, ada pula yang keluar dengan wajah lega dihiasi senyum optimis. Umumnya merasa lega usai presentasi.

“Lega rasanya, dan Alhamdulillah lancar presentasinya. Meskipun ada juri yang tampak dingin dan cuek saat saya presentasi,” ungkap Rani Apriantini, salah satu peserta kategori Agent Inbound Seat > 150.

Peserta yang keluar dari ruang presentasi mendapat sambutan meriah dari para pendukungnya. Suasana makin siang makin meriah Tak hanya peserta yang akan berlomba, para pendukung yang datang menyemangati pun juga ikut merasakan ketegangan yang sama. Raditya, salah satu pendukung tim AstraWorld, mengaku ikut tegang menunggu wakil-wakil AstraWorld keluar ruangan presentasi.

“Sebagai pendukung pastinya kami merasa ikut tegang. Apalagi ini pertama kalinya AstraWorld ikut The Best Contact Center Indonesia dan harus melawan perusahaan-perusahaan lain yang sudah berpengalaman. Namun kami yakin setiap dari mereka yang terpilih adalah yang terbaik. Kami tentunya berharap AstraWorld bisa memperoleh hasil maksimal di ajang The Best Contact Center Indonesia tahun ini,” kata Raditya

Keakraban Panitia dan Peserta.
Menjelang istirahat makan siang, kejadian tak biasa terjadi antara panitia dan peserta The Best Contact Center Indonesia 2015. Andi Anugrah, Direktur Telexindo yang menjadi penanggung jawab acara, tiba-tiba mengajak menyanyi para peserta yang menunggu di depan Ballroom Rafflesia. Berperan sebagai dirigen, Pak Andi begitu beliau biasa dipanggil, memberikan aba-aba kepada peserta untuk menghilangkan kejenuhan dengan menyanyikan lagu-lagu yang saat ini sedang hits.

AstraWorld - The Best Contact Center Indonesia 2015

Tak hanya mengajak menyanyi, menjelang akhir acara di hari kedua sesi presentasi, Andi Anugrah juga berbincang-bincang dengan salah satu supporter yang datang untuk mendukung kekasihnya. Dengan nada bercanda, Andi Anugrah pun menanyakan hubungan antara sang supporter dengan kekasihnya.

“Jadi kapan pacarnya dilamar?” tanya Andi Anugrah
“Sudah dilamar, Pak. Akhir Mei nanti akan dilangsungkan resepsinya,” jawab sang supporter.

Peserta dan supporter yang berada di Ballromm Rafflesia pun tidak dapat menahan tawa. Beberapa diantaranya bahkan bertepuk tangan menyaksikan adegan tersebut.

Tak berapa lama usai percakapan Andi Anugrah dengan sang supporter, kekasih yang ditunggu-tunggu keluar dari ruangan. Senyum tersungging di bibir sang supporter dan kekasihnya. Saksi mata yang berada di ruang tunggu Ballroom Rafflesia kembali bertepuk tangan menyaksikan adegan ini. Kali ini tepuk tangannya lebih meriah.

Balai Kartini Menjelang Senja.
Menjelang pukul 16.00 WIB sesi presentasi hari kedua usai sudah. Masih ada hari esok yang akan menjadi hari ketiga sesi presentasi sekaligus penutup seleksi individual The Best Contact Center Indonesia 2015.

Stay Tune & Wish Us Luck 🙂

AstraWorld - Partisipan The Best Contact Center 2015

Baca perjalanan kami di hari hari sebelumnya:

Derap Langkah, AstraWorld di Panggung Aksi Contact Center Indonesia

Kompetisi Presentasi : The Best Contact Center Indonesia 2015

AstraWorld - Peserta Bersiap Menuju Panggung Aksi

PROLOGUE

Hari kedua dimulai pagi ini.
Setelah melewati fase test tulis di awal sesi
Mereka yang telah lolos, sebagian telah siap di sini.
Siap beraksi.

Datang dengan semangat sama, atau bahkan kian membara.
Berbalut busana aneka rupa.
Tak sabar menunjukkan aksi selanjutnya.
Segera.

 


 

 

07.30

Selasa, 5 Mei 2015, Gedung Balai Kartini lagi-lagi diisi oleh peserta – peserta kompetisi The Best Contact Center 2015. Hari ini, para utusan terbaik dari berbagai perusahaan ini akan saling mengkompetisikan ide – ide mereka di panggung utama. Ajang presentasi yang akan dibawakan di depan deretan dewan juri. Untuk kategori yang akan dilombakan hari ini adalah kategori manager, supervisor, team leader, trainer, dan quality assurance.

Tim AstraWorld, peserta di ajang ICCA kali ini, pada hari ini mengirimkan sepuluh peserta yang masing-masing akan berkompetisi mulai dari jam delapan pagi hingga dua siang. Ketika ditemui sebelum mulai presentasi, Ani (kategori Quality Assurance) dan Arnesto (Kategori Team Leader Inbound), mengaku merasakan ketegangan yang tidak kalah dengan ketika akan sidang kelulusan akhir.

“Terutama sih karena ini yang pertama kalinya buat kita,” ujar Ani ketika ditanya alasan yang membuat dirinya merasa tegang. Hal ini pun disetujui oleh Arnesto dan ditambahkan, “Namun kami sudah memaksimalkan usaha sebisanya, semua yang kita miliki akan kami keluarkan hari ini dengan harapan kita akan bisa presentasi dengan lancar, baik, dan tentunya bisa jadi pemenang.”

Tak hanya terukir di ekspresi keduanya, persiapan yang dilakukan memang tidak bisa dipandang ringan. Presentasi yang hari ini akan dibawakan, sudah dipersiapkan sejak satu bulan yang lalu. Sementara latihan untuk presentasi dilakukan secara intensif terutama selama seminggu terakhir.

AstraWorld - Aniyah, Peserta Kategori QADalam kesempatan ini, Ani dipercaya untuk membawakan presentasi tentang bagaimana AstraWorld menjaga kualitas agent call center dalam tim. “Jadi nanti yang akan disampaikan ke juri, adalah bagaimana selama ini kita sebagai quality assurance memposisikan diri sebagai sahabat untuk agent, supaya penyampaian feedback, coaching, dan penyampaian info bisa lebih lancar dan mudah dipahami oleh para agent,” tuturnya.

Memang, dari penuturannya, di AstraWorld, tim agent call center diperlakukan berbeda sesuai dengan kepribadian masing-masing. Tim quality assurance bertugas memantau kinerja tak hanya dari angka belaka. Tapi juga lebih memperhatikan pada sikap dan perilaku masing-masing agent selama delapan jam kerja, hobi, sampai dengan bagaimana mereka berinteraksi dengan lingkungannya. “Yang terutama juga adalah senyum dan sapa setiap kali kita bertemu, di dalam kantor maupun di luar,” ujar Ani menutup perbincangan.

 

08.00

Menjelang pukul delapan pagi, panitia mulai mengambil peranannya. Mengarahkan tiap peserta yang teregistrasi menuju ruang tunggu di depan lokasi presentasi. Seperti kompetisi sebelumnya, ruangan presentasi pun dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu ruang Raflesia, ruang Cempaka, dan ruang Anggrek. Pada Ruang Anggrek dilombakan kategori Manager Inbound >100 seat, di ruang Cempaka dilombakan kategori Manager Inbound <100 seat, dan di ruang Raflesia dilombakan kategori Team Leader, Quality Assurance, Trainer, dan Supervisor.

AstraWorld - Ruang RaflesiaRuangan Raflesia sendiri diisi oleh beberapa kubikel – kubikel yang nantinya akan menjadi tempat bagi masing-masing peserta untuk berunjuk kreasi. Masing – masing peserta diberikan waktu total dua puluh menit untuk presentasi sekaligus menjawab pertanyaan. Pola yang digunakan dalam memberikan pertanyaan pun tampak tak biasa, Pertanyaan tidak diberikan langsung oleh juri, melainkan peserta dipersilahkan untuk mengambil sendiri pertanyaan dari fishbowl yang tersedia.

Tiap kubikel pun sudah diisi oleh sederet tempat duduk yang diperuntukkan bagi para dewan juri. Sayangnya, ketika para peserta mulai dipersilahkan masuk ke kubikel masing – masing, tim AstraWorld tidak diperkenankan untuk meliput jalannya kompetisi. Maka bersama dengan beberapa peserta lainnya, tim writing dari AstraWorld pun menunggu di ruang tunggu di luar Ruang Raflesia.

Berbeda dengan ruang Raflesia, menurut penuturan Hadi Mukhaiyar, peserta kompetisi Manager Inbound dari AstraWorld, ruang Anggrek adalah sebuah ruangan besar tanpa kubikel, dan masing-masing peserta diberikan waktu presentasi lebih lama, yakni tiga puluh menit.

 

08.20

Usai berunjuk aksi, para peserta terlihat mulai keluar dari ruang Raflesia dengan berbagai ekspresi. begitu pun dengan dua kontestan AstraWorld sebelumnya, Arnest dan Ani keluar dari ruangan berselang beberapa menit satu sama lain, dengan senyum cerah nampak jelas di wajah mereka.

Ketika dimintai pendapat, Arnest mengaku tidak terlalu deg-degan selama presentasi. “Namun yang membuat tegang itu adalah karena jurinya terlihat dingin sekali. Selama ini kan latihannya selalu bersama rekan-rekan yang selalu tersenyum ramah.”

Selesai presentasi, Arnest mendapat pertanyaan berupa bagaimana membuat kerjasama tim semakin kompak. “Salah satunya jawaban saya tadi yaitu, bila ingin tim semakin kompak kerjasama, ya harus mau turun ke bawah, rasakan apa yang mereka rasakan. Selain itu yang penting juga ajak outbond atau acara have fun di luar kantor. Misalnya nonton atau olahraga bersama.”

Memang, adalah sebuah budaya di AstraWorld, call center agent bukan hanya dilihat sebagai sekedar agent ataupun pegawai yang hanya dinilai kompetensinya saja. Namun juga dilibatkan dalam aktivitas-aktivitas agar membuat tim semakin solid.

 

09.45

AstraWorld - Triantoro, Peserta Kategori SupervisorKompetisi nampak berjalan lebih cepat dari rencana. Segera, peserta dari AstraWorld yang dijadwalkan untuk presentasi pada pukul sepuluh lewat lima belas menit pun sudah mulai dipanggil untuk memasuki ruangan, empat puluh lima menit lebih cepat dari jadwal yang sebelumnya ditetapkan.

Sementara itu, beberapa peserta dari AstraWorld yang telah menyelesaikan presentasi pun berkumpul untuk menyemangati sekaligus berbagi kisi – kisi dengan peserta lain yang belum mulai presentasi.

Ketika ditemui kala sedang berbagi pengalamannya selama presentasi tadi, Hadi Mukhaiyar, peserta kategori Manager Inbound dari AstraWorld, memberikan beberapa tips seputar presentasi. “Yang penting adalah bahkan dari langkah pertama memasuki ruangan pun kita tetap harus menjaga motivasi kita agar tidak down. Karna kalau sudah down di awal, akan susah untuk menjaga mood fokus selama presentasi.”

Hadi sendiri ketika dimintai pendapat, mengaku tidak terlalu tegang ketika ia melakukan presentasi tadi. “Ternyata presentasi di depan managemen malah lebih menegangkan. Tapi mungkin justru karena sudah terbiasa selama latihan presentasi di depan rekan-rekan AstraWorld dan tim managemen serta pak Bambang (CEO AstraWorld, red), jadi ketika tampil tadi tidak terlalu deg-degan meski jurinya orang – orang hebat semua.”

Selain itu, menurut Hadi hal yang sulit dari presentasi tadi adalah bagaimana ia harus menjaga mood juri agar tetap tertarik pada presentasi yang ia bawakan. “Memang dari sepuluh juri tidak akan semuanya tertarik dengan materi yang kita bawakan, memang wajar seperti itu. Makanya itu bagaimana caranya sesekali kita buat penekanan-penekanan agar informasi yang kita sampaikan bisa menarik minat mereka dan para juri kembali memperhatikan apa yang kita sampaikan.”

 

11.15

AstraWorld - Yelyel Mendukung Peserta Yang Akan PresentasiPeserta terakhir dari Team AstraWorld hari ini ditutup dengan penampilan Yanuar Fajarsunarimo. Presentasi yang dijadwalkan pada pukul 13.10 agaknya juga akan maju lebih awal. Tak lupa, sebelum memasuki ruangan., kontestan lain yang telah selesai menjalani sesi dan juga rekan kerja yang sengaja datang memberikan dukungan ikut memberikan semangat dengan melakukan foto dan yel-yel. “Go go Yanuar, AstraWorld Bravo,” ujar mereka kompak. Tepuk tangan semarak tak lupa diberikan, mengiringi langkah Yanuar menuju panggung aksi.

 

12.10

Ditemui usai menjalani sesi presentasi, Yanuar terlihat lebih santai meski masih ada rona ketegangan disana. “Pengalaman sebagai seorang trainer sangat membantu saya,” ujarnya terlihat optimis. Lewat penuturannya Yanuar mengungkapkan cukup sulit menjaga perhatian juri terus tertuju selama presentasi. “Sama seperti yang disampaikan rekan sebelumnya, para juri sepertinya memang di-setting agak dingin untuk membuat peserta jadi down. Dan saya harus melakukan beberapa improvisasi untuk bisa menarik perhatian.”

Namun tak dipungkiri, rona kepuasan terpancar jelas dalam ekspresi Yanuar. Lega bercampur optimis akan hasil yang akan dicapai berkat persiapan yang telah dilakukan selama ini. “Yakin menang? Tentu saja,” tutupnya.

Bersamaan dengan selesainya presentasi dari Yanuar, tim AstraWorld pun sudah menyelesaikan rangkaian lomba hari ini, dan bersama-sama kembali menuju kantor AstraWorld untuk melanjutkan aktivitas.

 

12.50

Sementara itu di Balai Kartini kompetisi masih berlangsung. Setelah jeda makan siang selama kurang lebih satu jam, kompetisi pun kembali dilanjutkan. Panitia mulai memanggil kembali nama-nama yang akan melakukan sesi presentasi di paruh kedua siang ini.

AstraWorld - Panitia Bersiap Memanggil Peserta

Suasana dari para kontestan terlihat sama seperti yang sebelumnya, segar dan masih semangat. Dukungan yang diterima juga seolah tak mau kalah. Terdengar jelas dari sorak sorai dan tepuk tangan antusias mengiringi tiap peserta sebelum memasuki ruangan.

 

14.45

Menjelang akhir acara pada hari ini, kelompok peserta terakhir tampak keluar ruangan lebih awal dari yang telah dijadwalkan.

AstraWorld - Para Peserta dan Tim Pendukung Menunggu di Depan Ruang Raflesia

Berdasar keterangan yang didapat dari team panitia, majunya acara ternyata disebabkan oleh karena adanya beberapa peserta yang tidak hadir. Menurut Pak Andi, “Ternyata average presentasi peserta lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Dan juri nggak mau nunggu sesuai jadwal, jadi peserta yang sudah siap langsung dipersilahkan untuk masuk.”

Hal ini memang tidak bisa dipungkiri, mengingat beberapa peserta dari AstraWorld sendiri yang diberi waktu presentasi 20 menit hanya menggunakan 16 hingga 18 menit. Oleh karena percepatan waktu ini, para panitia memprediksi acara akan selesai satu jam lebih cepat dari pada yang dijadwalkan.

 


 

EPILOGUE

Berbeda dengan tes tulis yang diadakan sebelumnya. Pengumuman pemenang pada sesi presentasi kali ini masih jadi misteri. Menunggu hingga malam penghargaan yang akan dilangsungkan pada Juni tanggal 2 nanti. Kami mohon dukungan dan doa restu Anda selalu.

 

Stay Tune & Wish Us Luck 🙂

AstraWorld - Photo Team

Selangkah, Mengukir Jejak Jadi Contact Center Terbaik Indonesia

Seleksi Ujian Tulis; The Best Contact Center Indonesia 2015

AstraWorld di The Best Contact Center Indonesia 2015

 

PROLOGUE
Senin, 27 April 2015, Indonesia Contact Center Association (ICCA) secara resmi memulai hari pertama ajang The Best Contact Center Indonesia 2015. Pada hari pertama ini, seleksi The Best Contact Center 2015 adalah tes tertulis untuk kategori individu. Sepanjang hari ini akan diadakan beberapa sesi tes yang masing-masing diberi waktu hingga dua jam. Para peserta dibagi-bagi sesuai kategori dan diperlombakan pada waktu yang berbeda-beda.

Dengan harapan untuk memajukan kualitas contact center dan menyalurkan bakat para insan kreatif di AstraWorld, pada tahun 2015 ini PT Astra International Tbk – AstraWorld untuk pertama kalinya turut serta mengikuti rangkaian kompetisi ini.

 


 

07.00 AM

Gedung Balai Kartini lantai dua, lokasi di mana ujian tertulis akan dilangsungkan sudah diramaikan oleh para peserta tes sejak pukul tujuh pagi. Tampak disana segala persiapan, terukir jelas dalam ekspresi dan mimik wajah tiap peserta. Kesiapan untuk jadi yang terbaik. Prestasi yang tak hanya menentukan kemampuan diri tapi juga prestis perusahaan yang diwakili.

Meski sedang dihadapkan pada para pesaing yg tak sedikit, menunggu untuk diuji kemampuannya melalui tes tertulis, nuansa di antara para peserta terasa santai juga akrab.

AstraWorld - Suasana Daftar UlangSebelum mengikuti tes para peserta diarahkan untuk melakukan daftar ulang dan mendapat kartu tanda peserta (name tag) yang disesuaikan dengan kategori yang dikuti. Dijanjutkan dengan penitipan barang serta pengecekan ulang untuk memastikan peserta hanya membawa barang yang diijinkan. Dipandu dan arahkan oleh panitia penyelenggara dengan keahlian terlatih.

Ya, sebagaimana yang sebelumnya telah disosialisasikan, para peserta tidak diperkenankan untuk membawa apapun ke ruangan tes selain alat tulis. Hanya kalkulator yang diijinkan untuk dibawa sebagai alat bantu hitung. Hal ini dimaksudkan, selain untuk menghindari potensi kecurangan, juga agar para peserta dapat mengerjakan tiap soal dengan lebih fokus.

 

07.30 AM
Para peserta tes sesi pertama telah dipersilakan untuk memasuki ruangan tes. Terbagi menjadi dua ruangan, Ruang Mawar I dan Ruang Cempaka. Di ruangan pertama, ruang Mawar I, terdiri dari para team leader, supervisor, serta manager contact center dari perusahaan-perusahaan ternama yang mengikuti seleksi pertama. Tahap awal yang diikuti sekitar seratus dua puluh peserta di ruang Mawar I ini harus menyelesaikan setidaknya lima puluh soal tes tertulis selama dua jam.

Di waktu yang bersamaan, Ruang Cempaka juga melangsungkan tes tertulis untuk kategori work force management (WFM), desk control, trainer, dan IT support. Enam puluh tiga peserta bersaing untuk jadi yang terbaik. Mengupayakan segenap upaya untuk menaklukkan soal-soal yang menguji pengetahuan dan kemampuan mereka di bidang contact center.

AstraWorld - Suasana Ruang CempakaDi sisi lain, demi terlangsung acara agar tetap berjalan baik, segenap panitia memastikan serta menghimbau agar tiap peserta turut menjaga suasana ruang ujian tetap tenang dan tertib selama tes tertulis berlangsung. Hal ini terlihat ketika tim AstraWorld memasuki Ruang Mawar I dan Ruang Cempaka untuk melihat suasana kompetisi. Aturan pengambilan foto dokumentasi hanya diperbolehkan di sisi belakang dan samping ruangan dengan tujuan menjaga ketenangan dan tidak mengganggu konsentrasi peserta. Hal ini dapat dipahami mengingat para peserta harus berkonsentrasi untuk menyelesaikan soal-soal yang cukup sulit, dengan tenggat waktu yang amat terbatas.

 

09.00 AM
Selagi para peserta ujian sesi pertama serius berkutat dengan soal-soal yang harus mereka selesaikan, di luar ruangan sudah nampak banyak peserta sesi kedua yang mulai mempersiapkan diri. Melakukan Registrasi dan menitipkan barang bawaan seperti yang dilakukan peserta sesi pertama. Memang, sesi kedua dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB.

AstraWorld - Suasana MenungguKetika jarum jam menunjukkan pukul sepuluh lewat, peserta tes tertulis sesi pertama pun keluar ruang ujian. Tampak beragam Raut wajah disana. Berbagai ekspresi yang menggambarkan jelas upaya keras yang telah mereka lakukan. Ada senyum, beberapa sendu, sedikit terdengar bisik-bisik keluh, sampai ada juga yang tak tahan meluapkan emosi, menunjukkan kekecewaan karena tidak berhasil menyelesaikan soal dengan maksimal.

Sebagian besar peserta yang telah menyelesaikan tes tertulis berkumpul kembali dengan rekan-rekannya. Mereka saling melempar senyum lebar, bersenda gurau untuk melupakan sejenak kepenatan usai mengerjakan soal ujian. Begitupun dengan para peserta dari PT Astra International Tbk – AstraWorld yang segera berkumpul untuk saling bertegur sapa dengan peserta tes tertulis sesi kedua.

Yanuar Fajar Sunarimo, peserta kategori trainer dari PT Astra International Tbk – AstraWorld, yang ditemui usai mengikuti kompetisi sesi pertama, menceritakan kesan-kesannya usai mengikuti tes tertulis tersebut.

“Meskipun soalnya berbeda dengan soal ketika try out, tapi tingkat kesulitannya sama. Agak nervous, tapi karena sudah sering latihan bersama satu tim jadi tetap optimis,” ungkap Yanuar.

Tahun ini memang baru pertama kali PT Astra International Tbk – AstraWorld mengikuti ajang The Best Contact Center Indonesia. Namun tim contact center PT Astra International Tbk – AstraWorld sudah melakukan persiapan semaksimal mungkin.

Menurut penuturan Yanuar, tim AstraWorld telah melakukan persiapan untuk menghadapi kompetisi ini sejak sebulan yang lalu. Agar dapat lolos seleksi tes tertulis, tim contact center tim contact center PT Astra International Tbk – AstraWorld melakukan latihan secara rutin untuk mengerjakan soal-soal ujian dengan cara membentuk grup belajar dan diskusi. Menjelang hari H tes tertulis, latihan dilakukan lebih intens dengan mengerjakan dan membahas soal bersama-sama.

“Tahun ini AstraWorld memang baru pertama kali mengikuti kompetisi The Best Contact Center Indonesia, tapi saya optimis kita harus bisa menyapu bersih gelar juara,” tambah Yanuar  sambil menyemangati rekan-rekannya dari PT Astra International Tbk – AstraWorld yang akan mengikuti tes tertulis sesi kedua.

 

10.00 AM
Mengikuti kontestan sebelumnya. Para peserta sesi kedua pun dipersilahkan untuk memasuki kedua ruangan tes sesuai dengan kategori masing-masing. Ruang Mawar I I diperuntukkan bagi agent inbound, agent premium dan back office operation (BOO), dengan jumlah peserta kurang lebih seratus enam puluh orang. Sementara di ruang Cempaka, berlangsung tes tertulis untuk agent contact center yang bertugas sebagai Quality Assurance yang diikuti oleh empat puluh orang peserta.

AstraWorld

 

Tes tertulis sesi kedua ini agak berbeda dengan sesi sebelumnya. Pada sesi pertama, seluruh peserta diberikan lembar soal dan jawaban. Para peserta diminta mengisi jawaban pada lembar jawaban yang telah diberikan dalam waktu dua jam. Sementara pada sesi kedua, soal ditampilkan di layar dan akan berganti ke soal berikutnya setelah beberapa saat. Total soal pada sesi kedua juga lima puluh soal namun waktu yang disediakan lebih singkat daripada sesi pertama.

 

11.30 AM

Ekspresi agak beda terpampang saat peserta tes tulis sesi kedua dan keluar dari ruang ujian. Nuansa lebih cerah, terwakili oleh seulas senyum puas tergambar disana. Para peserta dari tim PT Astra International Tbk – AstraWorld memang mengaku kewalahan menghadapi soal-soal yang diberikan. Selain soal yang ditampilkan lebih kompleks dibandingkan dengan ketika try out dan ketersediaan waktu yang singkat, namun beberapa menunjukkan optimisme terkait hasil yang nanti akan didapatkan.

Aniyah, peserta kategori QS dari tim PT Astra International Tbk – AstraWorld mengungkapkan kesannya setelah mengikuti tes tertulis. Ia bercerita, “Soal terdiri dari campuran pilihan ganda dan sebab akibat, juga mendengar VR untuk menentukan sebab akibat dan menjawab pertanyaan pilihan ganda.”

Yang membuat sulit menurut Aniyah adalah karena soal yang ditampilkan tidak semua sama dengan kisi-kisi materi yang diberikan dan lebih panjang, sementara waktu yang diberikan per soal sangat singkat, kurang lebih hanya 30 detik. “Tapi kami yakin Insyaallah akan bisa lolos ke tahap kompetisi selanjutnya,” tambahnya.

 

12.15 PM
Sesi ketiga ujian tertulis berlangsung pada pukul 13.00 sampai dengan pukul 15.00 WIB. Ruang Mawar I berlangsung tes tertulis untuk contact center agent kategori telesales, telemarketing dan team leader outbound, dengan jumlah peserta tes sebanyak 55 orang. Sedang di ruang Cempaka berlangsung tes untuk Contact Center Agent kategori agent English sebanyak 23 orang.

 

Last Session
Sesi terakhir tes tertulis kategori individu The Best Contact Center  Indonesia 2015 berlangsung pukul 15.00 sampai dengan 17.00 WIB. Di ruang Mawar I tes tertulis berlangsung untuk customer service, team leader customer service, dan manager customer service, dengan total peserta berjumlah lima puluh enam. Sedangkan di Ruang Cempaka berlangsung untuk agent social media yang berjumlah dua puluh dua orang.

 


 

EPILOGUE
Hasil seleksi awal tes tertulis yang berlangsung hari ini akan diumumkan sore hari, setelah pukul 17.00 WIB, setelah semua tes tertulis selesai dilakukan. Para peserta bisa memperoleh informasi hasil tes tertulis di pengumuman yang ditempel di sekitar ruang ujian atau dengan mengaksesnya melalui www.icca.co.id mulai besok, Selasa 28 April 2015.

Untuk para peserta kategori individu yang mampu meraih nilai tes tertulis sesuai kriteria atau menduduki peringkat tertinggi berkesempatan melanjutkan ke tahap dua. Kompetisi yang rencananya dilangsungkan pada tanggal 5-7 Mei tentunya akan menyajikan persaingan dan pertunjukkan lebih sengit. Karena disana tiap peserta akan diharuskan melakukan Presentasi di hadapan juri dan audience. Tak hanya harus mahir beraksi bersama slide-slide power point, para kontestan juga harus mampu menjawab pertanyaan yang nanti akan diajukan oleh tim juri.

Stay Tune & Wish Us Luck 🙂

AstraWorld - Writing Competition