The Best Writing : Kreatif Mengumpulkan Pendukung

Best writing

Lomba The Best Writing pertama kalinya diperkenalkan tahun lalu (2014) berupa kegiatan menulis di website ICCA. Setiap perusahaan dapat mendaftarkan 3 anggota timnya untuk menulis dan mendapatkan kesempatan untuk meliput acara lomba. Setiap perusahaan juga mendapatkan 1 login id untuk mengirimkan tulisan di website ICCA.

Setiap hari peserta harus mengirimkan 1 tulisan ke website dengan tema berbeda sesuai dengan kegiatan lomba yang sedang berlangsung. Pada saat yang berlomba adalah kategori Manager, mereka juga menulis mengenai peserta manager. Begitu juga pada saat pelaksanaan Jambore, semua peserta meliput suasana lomba di Cibubur.

Peserta kategori lomba ini biasanya terlihat berkumpul di tempat tertentu untuk menentukan tema tulisan, melakukan wawancara dan berdiskusi. Selanjutnya mereka akan tenang menulis sebanyak yang mereka mampu. Disamping itu ada yang bertugas untuk menjaring pendukung, dengan memperbanyak publikasi ke media lainnya. Mereka menggunakan email, bbm, twitter dan semua media social yang tersedia.

Berhubung setiap perusahaan wajib mengirimkan tulisan di hari yang sama, maka peserta harus berkejaran untuk mendapatkan berita. Apalagi tulisan yang diwajibkan adakah minimum 1,000 kata. Hal ini menuntut tim secara kreatif mendapatkan bahan tulisan yang bisa memacu untuk memuat tulisan yang panjang. Berbagai cerita dan wawancara mereka lakukan, yang tentunya harus dituliskan secara menarik.

Tulisan yang sudah dimuat, secara otomatis akan di update ke facebook dan twitter. Hal ini untuk membantu mereka mendapatkan pembaca yang terbanyak. Semakin banyak pembaca yang ‘like’ tulisan yang dimuat, maka semakin besar poin yang dikumpulkan. Persaingan dari hari ke hari sangat terlihat, apalagi jumlah like bertambah dari waktu ke waktu.

Tak hanya like yang menjadi perhatian, banyaknya reach dan engagement pembaca juga diperhatikan. Begitu juga komentar positif yang diberikan pembaca. Tak heran jika perusahaan yang mempunyai agent yang banyak mendapatkan like dan engagement yang lebih besar. Antusiame pendukung memang terlihat dalam komentar yang diberikan. Ada kalanya komentar tidak sesuai dengan isi tulisan, pokoknya mereka ikut memberikan semangat.

Akibat banyaknya pembaca, bahkan sempat websitenya tidak bisa diakses untuk mengirimkan berita. Hal ini cukup menantang bagi admin website, karena harus memastikan tulisan yang dikirimkan bisa dimuat dan dipublish di facebook. Ditengah berbagai kerumitan lomba yang sedang berlangsung, terpaksa tim admin harus juga online menjaga warung website.

Tahun ini lomba yang sama akan dilakukan, perbedaannya hanya pada kualitas tulisan akan diperhatikan panitia. Tulisan yang tidak sesuai dengan aktivitas lomba pada hari tersebut akan diabaikan dalam perhitungan poin. Begitu juga panitia akan memberikan nilai pada setiap tulisan dalam aspek alur cerita dan tata bahasa. Penggunaan bahasa yang santai masih dibolehkan, namun tetap dalam koridor Bahasa Indonesia yang baik.

Lomba The Best Writing ini akan memilih 4 pemenang dengan nilai poin tertinggi dan akan meraih piagam Platinum, Gold, Silver dan Bronze. Tulisan yang tergolong baik akan diedit dan dimuat pada majalah iCallCenter. (AA)

The Best Social Media

sosmed

Dalam acara perkenalan The Best Contact Center Indonesia 2015, ada satu kategori baru yang dilombakan, yaitu The Best Social Media. Hal ini memperhatikan bahwa perkembangan dunia contact center, baik secara nasional maupun regional mengadopsi perkembangan teknologi social media. Isu mengenai pelayanan Social Media melalui contact center selalu menjadi top 5 bagi operasional contact center.

Hadirnya pelayanan yang dikendalikan dari balik meja berupa social media memberikan arti baru bagi perkembangan pelayanan contact center. Beberapa perusahaan berupaya untuk menghadirkan pelayanan melalui social media, baik dengan dukungan tenaga khusus ataupun sebagai tambahan pekerjaa. Hal ini mendorong pengurus ICCA dan panitia The Best CCI untuk memperhitungkan sebagai salah satu kategori yang perlu dilombakan.

Sekaligus ini akan mendukung adanya kategori Agent Social Media yang sudah dilombakan pada The Best CCI 2014. Minat yang besar dari berbagai kalangan untuk berlomba dalam kategori social media juga tampak dengan jumlah peserta agent social media yang lumayan banyak. Begitu juga kreativitas yang ditunjukkan dalam satu tahun terakhir memperlihatkan perkembangan social media di Indonesia cukup besar. Mengangkat kategori Social Media bukan hanya melihat dari kecepatan dalam menjawab tweet atau facebook atau web chat dan sejenisnya. Namun sebagai bagian dari proses pelayanan harus memperhatikan penyelesaian dari permasalahan pelanggan. Tindakan yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan pelanggan menjadi titik acuan perbaikan pelayanan. Sebagaimana contact center yang memperhatikan first contact resolution, maka perlu juga social media memperhatikan hal ini.

Bagaimanapun perlu disadari bahwa Social Media telah menjadi jalur komunikasi bagi sebagian pelanggan atau masyarakat. Jalur komunikasi ini harus dipertegas dan menjadi saluran untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat. Ketersediaan pelayanan melalui social media perlu mendapatkan perhatian, karena potensi jumlah permintaan yang tinggi dan terbuka bagi semua pembaca.

Nantinya akan terlihat bahwa yang menjadi pemenang harus mampu memperlihatkan bahwa dirinya mampu untuk menjadi media pelayanan bagi pelanggannya. Baik itu pelayanan untuk kepentingan pelayanan masyarakat maupun pelayanan bagi kepentingan pelanggan. Dari template yang disampaikan dalam launching terlihat bahwa perihal yang harus menjadi perhatian dalam mengikuti lomba The Best Social Media adalah aspek perbaikan dan indikator hasil. Dengan demikian, peserta wajib untuk menunjukkan indikator dari pelaksanaan pelayanan melalui Social Media. (Andi Anugrah)

Mari Ikutan Jambore

Mari Ikutan Jambore

Jambore Contact Center
Jambore Contact Center

Jambore identik dengan kegiatan pramuka dan berkemah. Bagi yang pernah ikut organisasi pramuka, tentu pernah merasakan mengikuti perkemahan, baik dalam bentuk perkemahan sabtu minggu atau jambore. Baik perkemahan tingkat nasional atau tingkat kecamatan. Apa saja yang dikerjakan saat berkemah, tentunya banyak kenalan, sekaligus ada beberapa lomba yang menarik. Membangun jiwa kerjasama, kompetisi dalam kebersamaan, persahabatan dan kreativitas.

Hal yang sama dilakukan di Jambore Contact Center Indonesia. Kegiatan ini telah berlangsung selama 4 tahun berturut-turut sejak tahun 2011, dan kembali akan dilaksanakan pada lomba tahun 2015. Kegiatan Jambore tetap akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cibubur dengan mengambil jadwal Sabtu dan Minggu. Lokasi di Cibubur mengingat tempat ini mudah dijangkau dengan kendaraan, dengan demikian diharapkan banyak praktisi contact center yang datang memberikan dukungan.

Dalam kegiatan ini akan dilaksanakan berbagai macam kegiatan berupa lomba yang memacu kerjasama antar pekerja contact center. Ada lomba yang bersifat ketangkasan (The Best Teamwork), ada kecerdasan (The Best Smart-Team) serta ada juga kreativitas (The Best Creative Team). Dimulai dengan upacara pembukaan pada Sabtu pagi, yang dilanjutkan dengan membangun tenda. Kemudian akan ada lomba ketangkasan serta cerdas cermat sampai dengan malam penuh dengan kegiatan. Hari Minggunya kembali akan ada cerdas cermat bagian kedua dan dilanjutkan dengan lomba ketangkasan lainnya.

Lomba ketangkasan akan mengajak peserta untuk mengumpulkan nilai tertinggi dari berbagai kegiatan. Beberapa lomba yang pernah dilakukan seperti kelereng estafet, bola gila, water estafet atau flying carpet dan labirin. Setiap tahun lomba ketangkasan diubah bentuknya supaya peserta dapat bertanding dengan peralatan baru.

Dalam lomba kecerdasan dilakukan dengan menggunakan metode cerdas cermat. Kegiatan ini dilakukan dengan sedikit olah raga yaitu peserta menjawab soal sambil berlari. Setiap peserta akan diberikan soal yang beragam, berupa pertanyaan mengenai pengetahuan umum seputar olah raga, geografi, musik, film, juga soal matematika, bahasa, dan pengetahuan alam.

Membangun tenda adalah salah satu bagian dari kreativitas yang dilombakan. Setiap perusahaan diminta untuk menyelesaikan tenda dalam waktu yang ditentukan, kemudian akan dilakukan penilaian oleh panitia dan pelatih pramuka. Penilaian dilakukan dengan memperhatikan kekuatan, kelengkapan, kebersihan dan penataan tenda. Semua aktivitas membangun tenda harus dilakukan sendiri, tanpa bantuan pihak lain.

Dalam beberapa tahun lomba, biasanya masing-masing perusahaan menata lingkungan tenda dengan baik serta tak lupa melengkapi dengan branding produk mereka. Tentunya tendanya harus kuat untuk menjadi tempat menginap, jika tidak malam harinya mereka akan kedinginan. Begitu juga pernak pernik yang dipasang juga harus terbuat dari bahan yang tidak mudah roboh atau terbang, jika tertiup angin.

Semua kegiatan ini harus diikuti oleh 12 peserta terdiri dari 6 pria dan 6 wanita. Dengan banyaknya kegiatan, pastinya mereka harus mempersiapkan diri dengan baik. Tidak hanya kuat, juga harus pintar dan mau bekerjasama. Bagi yang mau ikutan, harus segera menyiapkan diri, lomba akan dilaksanakan pada 16-17 Mei 2015.

Kegiatan ini akan memperebutkan 12 medali yaitu 4 juara per kategori lomba (Platinum, Gold, Silver dan Bronze). Penjumlahan keseluruhan nilai atas 3 lomba tersebut akan menentukan juara umum. Bagi yang juara umum dari ketiga lomba tersebut, akan mendapatkan hadiah berupa perjalanan wisata. Segera daftarkan tim anda ! (AA)