Siapa Takut Tampil Beda

Siapa Takut Tampil Beda

JAKARTA – Semarak The Best Contact Center Indonesia 2016 di hari keempat tengah bergulir. Sejumlah peserta unjuk kreatifitas menampilkan kemampuannya dengan maksimal. Siang itu suasana pun kian riuh di lantai 7, Gedung Kalbis Institute. Setiap peserta seolah tidak kehilangan gaya untuk menyemangati timnya. Mulai dari bernyanyi, berjoget, hingga cara berpakaian yang unik untuk menarik perhatian juri maupun kompetitornya. Hal tersebut tentu dilakukan untuk menunjukkan ciri khas atau identitas masing-masing peserta. Secara umum, identitas dibentuk ketika seseorang secara sosial ingin berinteraksi dengan orang lain. Sehingga muncul interaksi dan reaksi timbal balik dalam kelompok sosial.

 

Memecah Kejenuhan

Diantara kecemasan para peserta selalu muncul ide untuk mencairkan suasana. Menunggu giliran untuk presentasi di depan juri memang menjenuhkan sekaligus menegangkan. Namun pada kesempatan itu ada yang berbeda dengan tim dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Sekitar tujuh orang dari mereka tiba-tiba membentuk formasi. Sedikit demi sedikit volume musik Chicken Dance yang diciptakan oleh seorang akordion berkebangsaan Swiss, Werner Thomas, kian terdengar dan menggema di lantai 7, pada Kamis (4/8). Sontak ketujuh peserta itu segera melakukan tarian meniru gerakan ayam. Mengiringi irama ceria yang sama. Tak lama, penampilan mereka pun berhasil menarik perhatian juru foto dan peserta lainnya.

 

Situasi tersebut bisa muncul ketika setiap individu dalam suatu kelompok memiliki kesamaan emosi. Dalam hal ini rasa bosan ataupun cemas. Sehingga secara spontan timbul reaksi untuk menciptakan komunikasi secara atraktif dan menghibur.

 

Tidak hanya itu, seorang peserta wanita perwakilan PT Angkasa Pura II (Persero) tampil percaya diri. Penampilannya yang sporty sanggup mencuri perhatian peserta lain ketika ia mengenakan sepatu roda lengkap dengan atributnya. Seperti helm, pelindung siku (elbow guard), dan pelindung lutut (knee protector) disertai tas pinggang. Aktualisasi diri tersebut sebagai upaya menyatakan identitas individu meski tidak tersirat. Keunikan dan keragaman itu justru membawa warna baru kedalam situasi yang serius. Lebih tepatnya serius tapi santai. Kira-kira seperti itulah konsep yang diinginkan dalam ajang TBCCI 2016 kali ini. Bahkan hal tersebut dapat memicu peserta lainnya untuk bisa menunjukkan keunikan dan kreatifitas mereka.

 

Keunikan sebagai Identitas

Salah satu peserta, menggunakan sepatu roda lengkap dengan atributnya
Salah satu peserta, menggunakan sepatu roda lengkap dengan atributnya

Hal itu tentu sangat berhubungan dengan fungsi contact center dalam memberikan pelayanan yang baik. Dibutuhkan konsistensi dalam berinteraksi supaya bisa memberikan value kepada pelanggan. Meningkatkan kepuasan pelanggan agar timbul loyalitas kepada perusahaan. Kombinasi ini akhirnya yang mampu menstimuli kemampuan contact center untuk menjaga keseimbangan dalam pekerjaan mereka. Terutama hubungan dengan pelanggan yang menjadi aset penting bagi perusahaan.

 

Seiring berkembangnya teknologi tentu peran contact center semakin dibutuhkan. Apalagi jika perusahaan mempunyai jutaan pelanggan yang tersebar di setiap wilayah. Kemajuan teknologi internet yang semakin mudah diakses menjadi hal utama bagi contact center agar pelanggan punya pilihan lain untuk mendapatkan informasi perusahaan. Informasi tersebut dapat diperoleh melalui jenis panggilan. Umumnya dibagi menjadi dua jenis, yakni inbound dan outbound. Panggilan inbound merupakan panggilan yang dilakukan oleh pelanggan untuk mendapatkan informasi, melaporkan kejanggalan, atau bertanya untuk minta bantuan. Sedangkan panggilan outbound merupakan panggilan yang dilakukan oleh agen untuk memberdayakan pelanggan untuk suatu usaha penjualan atau layanan secara individual. Adalah sangat mungkin untuk mengkombinasi antara inbound dan outbound menjadi sebuah layanan terintegrasi.

 

Untuk itu, jika teknologi begitu dinamisnya maka sama halnya dengan peran peserta TBCCI 2016. Dewasa ini, kreatifitas adalah salah satu kunci utama dalam segala aspek. Dengan begitu perusahaan akan bisa terus sustain mengikuti zaman.

 

IMG-20160804-WA0022
Chicken Dance meramaikan suasana menunggu giliran presentasi

Lega Sudah

AHM 3 Agustus – Hari ketiga di bulan Agustus ini telah berhasil terlewati yang artinya semakin banyak peserta presentasi individu The Best Contact Center Indonesia 2016 yang sudah dapat bernapas lega, makan terasa enak, dan tidur nyenyak. Beberapa peserta dari Astra Honda Motor, Halo BCA, dan Astra International – Astra World menyampaikan kelegaannya dan kelakarnya mengenai makannya yang sudah dapat ditelan utuh dan terasa nikmat sampai perut. Kelakar tersebut tentu saja menunjukkan keseriusan para peserta dalam memperlihatkan kepada dewan juri presentasi dan penampilan terbaiknya, karena seperti yang kami bahas dalam liputan kemarin di https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1129155700476547&id=148476445211149 bahwa victory loves preparation.

Menjelang detik-detik sebelum dipanggil panitia untuk memasuki ruangan penjurian, berbeda cara peserta untuk mempersiapkan dirinya di detik-detik terakhir. Mbak Aprilina dari Astra Honda Motor contohnya, Mbak Ari, begitu dia dipanggil, menghabiskan detik-detik sebelum masuk ruangan dengan tidak berlatih lagi dan fokus untuk menenangkan diri. Banyak cara untuk mempersiapkan diri dalam waktu dekat sebelum maju presentasi, dari mulai cara seperti yang Mbak Ari lakukan, mendengarkan musik, terus berlatih, sibuk berdoa, menelepon keluarga, cuek saja, makan, dandan, sampai menerawang sambil membayangkan slide presentasi. Apapun cara Anda untuk menyiapkan diri di detik-detik terakhir sebelum maju presentasi, baik untuk kompetisi, maupun di kantor dalam pekerjaan sehari-hari, semua itu tidak akan ada bedanya dalam hasil akhir apabila tidak dibarengi dengan udaha keras dan yang terpenting, latihan. Ingat, bahwa practice makes perfect dan victory loves preparation. ☺

3 Agustus 2016 adalah hari ketiga presentasi individu dalam ajang The Best Contact Center Indonesia 2016, kompetisi bergengsi yang diadakan tahunan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA) bagi para insan contact center seluruh Indonesia. Meskipun sudah memasuki hari ketiga, bukan bearti semangat dan antusiasme menurun, justru masih dapat dirasakan seperti hari-hari sebelumnya. Peserta yang tegang, lega, suporter setia yang semakin hari semakin ramai, panitia yang masih setia, juri yang masih bersemangat, dan gebukan drum serta lantunan yel yel penyemangat dari tim suporter semakin meramaikan lantai 7 gedung Kalbis Institute. Kadang sampai berpikiran bahwa keramaiannya mengalahkan keriuhan kampus di hari biasa ?. Keramaian hari ini adalah untuk mendukung peserta dari berbagai perusahaan di Indonesia yang berlaga di kategori agent, Best of The Best Back Office Operation dan Quality Assurance, serta Back Office Operation untuk jenis reguler. Kalau tahun lalu untuk kategori agent adalah waktunya untuk melihat para peserta mengenakan kostum-kostum menarik dan tak jarang kocak, tahun ini karena ada regulasi terbaru dimana seluruh peserta diharuskan menggunakan seragam sehari-hari atau formal, maka bukan bearti menjadi tidak seru untuk disaksikan justru presentasi yang ditampilkan tetap atraktif dan menarik. Memang patut diacungi jempol kreativitas dan rasa “kurang malu” dari para peserta ini. Kalau bisa dibilang, apabila Anda ingin melihat orang-orang yang paling ramah di dunia customer service dan contact center, dan juga multitalenta maka ajang ini adalah tempatnya.
4 Agustus, besok, akan menjadi hari terakhir presentasi individual, bukan bearti perhelatan The Best Contact Center Indonesia 2016 berakhir, namun masih panjang, dari mulai lomba talent di 8 Agustus dan teamwork di 9-10 Agustus, serta tentu saja yang ditunggu- tunggu seluruh peserta The Best Contact Center Indonesia, malam Gala Dinner sebagai malam pengumuman pemenang tahun ini. Jadi, akhir kata, mari kita berdoa bersama, bersabar, tetap memberikan yang terbaik dalam pekerjaan, dan tentunya, may the best win! Tetap semangat!-YDU&IRD
Salam Satu HATI!☺
Euphoria Hari Ketiga The Best Contact Center indonesia 2016
Euphoria Hari Ketiga

Do or Die (Part I)

AHM 1 Agustus – “August please be nice”, mungkin tidak hanya menjadi trending topic atau meme yang paling sering diunggah di hari ini, tapi juga menjadi pengharapan nyata dari setiap peserta ajang The Best Contact Center Indonesia 2016 di hari ini sampai dengan 4 Agustus mendatang. Setelah presentasi kategori korporat yang telah selesai pada 26-29 Juli silam, kini saatnya individu masuk ring kompetisi. Berharap hasil terbaik dari smua usaha yang sudah dilakukan dalam berbulan – bulan bahkan mungkin sejak tahun lalu dilakukan untuk ditampilkan di depan para juri. Wajah tegang dan pasrah, yel yel penyemangat dari tim yang ikut serta sampai dengan teriakan lega peserta yang sudah selesai presentasi dapat terlihat dan terdengar di seluruh penjuru lantai 7. Meskipun kampus Kalbis sendiri sedang libur, namun excitement dan keriaan para peserta mengisi gedung Kalbis sehingga tidak berasa sepi, bahkan di setiap pojok lantai ada saja peserta yang menemukan tempat nyamannya tersendiri untuk sejenak mengasingkan diri sembari latihan, dan pada akhirnya ruangan pada artikel ini adalah saksi dari hasil usaha peserta.

Para insan Contact Center dari berbagai perusahaan dari ukuran seat small, medium, sampai dengan large dari berbagai kategori dan perusahaan ikut berpartisipasi dalam The Best Contact Center Indonesia 2016 ini. Para presenter yang tampil pada 1-4 Agustus 2016 ini adalah para peserta telah lolos dari tes tulis yang diadakan pada 31 Mei silam di tempat yang sama. Hasil penilaian presentasi hari ini menjadi salah satu penentu utama pemenang The Best Contact Center Indonesia 2016, sehingga tidak heran apabila para peserta berlomba-lomba memberikan penampilan terbaiknya.

Tidak hanya Bentuk slide presentasi dan penampilan yang atraktif saja yang menentukan penilaian para juri, namun konten atau ide kreatifitas yang segar dan mudah diaplikasikan juga menjadi tantangan tersendiri bagi peserta untuk dapat mengesankan para juri yang terdiri dari para akademisi dan juga praktisi contact center.

Perbedaan pada Ajang The Best Contact Center Indonesia 2016 ini adalah kelas kategori peserta yang terbagi dua yaitu kategori The Best of The Best (TBT) bagi para peserta yang telah mengikuti ajang ini dan menang pada tahun-tahun sebelumnya, dan bagi peserta newbie masuk ke kategori reguler. Namun perbedaan kelas ini tidak menyurutkan semangat dan daya juang para peserta. Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa juri di ruang 1 dan 3 hari ini, bahwa untuk penampilan para peserta baik reguler maupun TBT semua memberikan penampilan yang patut diacungkan dua jempol, sehingga dapat dikatakan bahwa seluruh peserta pada hari pertama ini telah memberikan usaha terbaiknya, dan pastinya hasil dari presentasi hari ini dapat dishare ke rekan tim yang akan maju besok sampai 4 Agustus yang akan datang. Tidak lupa apresiasi yang setingi-tingginya bagi para panitia yang secara sigap dan cekatan sehingga acara hari ini berjalan lancar, dan tepat waktu.

Kategori yang tampil pada hari ini adalah Trainer, IT Support, Desk Control, Quality Assurance, dan agent Social Media baik untuk kelas TBT maupun reguler. Para peserta kategori hari ini dapat bernapas lega, karena telah menyelesaikan rangkaian tahapan untuk individu, dan pastinya masih terus berdoa untuk menjadi penerima award di panggung Gala Dinner The Best Contact Center Indonesia 2016 yang akan diadakan pada 26 Agustus 2016 mendatang.

Tegang? excited? atau blank?
Bayangkan Anda di posisi presenter di ruang ini…

Apapun hasilnya, seperti salah satu quote dari peserta kategori Trainer perwakilan PT. Astra Honda Motor, Results never betrays effort, dapat menjadi peserta juga berhasil melewati 15-30 menit menegangkan di ruang penjurian sudah merupakan pencapaian luar biasa, karena para peserta telah berhasil mengalahkan ketakutannya sendiri dan juga usaha serta kerja keras tentunya akan berbuah manis pada akhirnya.

Akhir kata, selamat berjuang para pejuang The Best Contact Center Indonesia 2016! Sampai berjumpa di liputan AHM dari Kalbis hari kedua.-YDU

Salam Satu HATI!

Berani Karena Percaya Diri

Kompetisi Individual

Indonesia Contact Center Asociation (ICCA) kembali menggelar ajang bergengsi tahunan The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2016. Tanggal 25 – 28 Juli 2016 telah dilaksanakan presentasi peserta untuk kompetisi kategori korporate di Hotel Intercontinental Mid Plaza Jakarta. Sedangkan untuk Jadwal Kompetisi individual tahun ini diselenggarakan di Kalbis Institut Pulomas Jakarta Timur, dimulai tanggal 1 Agustus – 4 Agustus 2016. Katogori yang di perlombakan diantaranya Trainer, IT Support, Desk Control, QA, BTB Support, BTB Trainer, BTB Manager, Sosmed, Team Leader, SPV, BTB TL, BTB SPV, Manager, Agent Premium, Agent, Agent Publik, BO, BTB BO & QA, Back Office, CS, Leader CS, English, Telemarketing, dan Telesales. Jumlah peserta yang mengikuti kompetisi ini mencapai ratusan dari berbagai perusahaan terkemuka di Indonesia. Diantaranya adalah PT. Telekomunikasi Indonesia, Bank Central Asia, Bank Mandiri, Indosat Ooredo, JNE, Perusahaan Gas Negara, Pajak dan berapa perusahaan lainnya.

Proses Seleksi kelompok Individual

Sebelum sampai di tahapan Presentasi, ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh seluruh peserta individual dimulai dari pendaftaran, pelaksanaan ujian seleksi tertulis, pengiriman materi presentasi, dan sampailah pada tahap penentuan yaitu presentasi. Tahapan ini pula yang menentukan peserta untuk menjadi Terbaik diantara yang baik. Penjurian dilakukan oleh praktisi contact center dan akademi agar adanya keseimbangan antara teori dan praktek. Penjurian terdiri dari minimum 5 juri untuk setiap ruangan, juri akademisi berasal Dosen beberapa universitas terkemuka diantaranya Universitas Indonesia, Universitas Pancasila, Binus, Trisakti dan beberapa universitas lainnya di Jakarta.

Peserta Individual

Cepy rukmana adalah salah satu peserta individual dari PT. Telekomunikasi Indonesia (Telkom). Pria yang mengaku masih single ini berkompetisi dalam kategori IT Support. Hari ini, adalah hari pertama diadakannya Presentsi individual dan cepy mendapatkan kesempatan untuk Presentasi di depan para juri pada pukul 09.30 pagi di ruangan nomor 2. Tidak terlihat raut wajah gugup, dia menyapa ramah semua rekan yang datang mendukung pagi itu.

ICCA_CeppySebelum Kompetisi dimulai setiap peserta melalui proses pembekalan, begitupula dengan Cepy. Dia mengatakan tantanngan terbesar yang dia hadapi sejak proses pembekalan adalah jarak dan waktu, dikarnakan lokasi pembekalan dan tempat tinggal yang berbeda kota. Pembekalan dilakukan di Jakarta sedangkan tempat tinggalnya berada di kota Bogor. selain itu ia tergolong masih baru dalam bidang It support, sehingga memerlukan lebih banyak lagi mempelajari dan menggali tentang bidang yang ia geluti dari senior-seniornya. Juga dengan lebih banyak mengobservasi aplikasi-aplikasi di unit telkom lainnya, hal itu dapat menjadi pembelajaran bagi diri sendiri maupun bagi teamnya. Untuk lebih meningkatkan kepercayaan diri, pria yang sangat menyukai Vespa ini juga rutin mengikuti training software dan hardware, juga mengikuti seminar IT. Hasilnya, ia berhasil mencapai pencapaian kinerja yang sudah di tentukan oleh perusahaan, bahkan target Time To Recovery dari perusahaan yang seharunya 2 jam, ia mampu mencapainya hanya dalam waktu 1 jam saja.

Mengikuti kompetisi ini, selain bertujuan untuk menjadi yang terbaik diantara yang baik, ia juga ingin berbagi pengetahuan dan berbagi pengalaman dari perusahaan dimana ia bekerja dan dari bidang yang ia geluti kepada para juri dan semua teman-teman baru yang bertemu di kompetisi The Best Contact Center Indonesia 2016 ini.

Billy Cox adalah salah satu orang yang menginspirasinya, billy cox adalah paraktisi IT yang lahir di Denmark. Satu kalimat dari Billy Cox yang ia teladani adalah, “Teknologi seharusnya dapat meningkatkan kehidupan, bukan menjadi kehidupan kita.”