Ketika Kualitas Diburu Waktu

AHM 9 Agustus – Hari ini di Gelanggang Remaja Otista Jakarta Timur, saatnya teamwork dari beberapa perusahaan berkompetisi dalam salah satu kategori yang dilombakan di ajang The Best Contact Center Indonesia 2016. Bermula dari 09.00 untuk Quality Teamwork dan 13.00 untuk Smart Team. Sangat berbeda dari lomba kemarin, dimana kemarin lomba untuk kategori talent dipertandingkan di panggung Gelanggang Remaja, kali ini, ruangan hall sunyi senyap dan cenderung serius.
Dimulai dari Quality, terlihat mudah, hanya mendengarkan VR atau rekaman percakapan antara agent dengan konsumennya. Nyatanya? Seperti ungkapan Don’t Judge The Book by Its Cover, apa yang dikerjakan oleh tim Quality dan raut wajah serius mereka menggambarkan tingginya fokus yang dibutuhkan untuk mendengarkan dan mencatat skrip dari 10 rekaman sekaligus.
Mungkin terdengar mudah bagi para anggota tim yang mayoritas memang dalam pekerjaan sehari-harinya mendengarkan VR untuk penilaian kualitas layanan, namun seperti yang dikutip dari Mbak Adysta, Supervisor Quality dari AHM yang mengikuti lomba ini, bahwa mengikuti lomba ini menjadi tantangan tersendiri yang berbeda dari mendengarkan VR biasanya, dimana fokus, kecepatan, ketepatan, dan ketelitian lebih ditantang untuk dapat optimal dengan waktu yang sangat terbatas. Ya, bayangkan saja, 10 rekaman harus dituliskan kata perkata nya demi mendapatkan jawaban atas pertanyaan detail yang diberikan. Total soal yang diberikan adalah 100 soal, sehingga per rekamannya diwakili oleh 10 soal. Pada brief nya, Bpk. Andi Anugrah mengingatkan bahwa pertanyaan yang diajukan akan sangat detail, tidak disangka bahwa reminder tersebut bukan cuma gertakan belaka, karena nyatanya memang pertanyaannya sampai dengan menanyakan berapa suatu kata tertentu disebutkan dalam percakapan dalam satu rekaman yang diperdengarkan. Lima rekaman pertama, duduk masih tegak, rekaman berikutnya, pegal di leher mulai berasa, dan kuping sudah mulai panas, namun hal ini tidak menyurutkan api semangat para tim yang mengikuti lomba untuk tetap berjuang mendengarkan VR.
Ketika mendengar bahwa waktunya 3 jam, seluruh peserta beranggapan bahwa waktu tersebut lebih dari cukup, namun kenyataannya, waktu sudah berlalu 2 jam dan seluruh tim masih saja berkutat dengan VRnya dan belum mengerjakan soal. Sama seperti bahasan pada artikel kami sebelumnya yang dapat dilihat di http://icca.co.id/waktu-penentuan/ bahwa time is money, dan ternyata dalam lomba teamwork kali ini pun waktu sangatlah berharga.
Memasuki babak kedua setelah jam makan siang, adalah waktunya untuk Smart Team, dimana para peserta yang terbagi menjadi tim yang terdiri dari tiga orang berlomba dengan tim dari perusahaan lain untuk mengisi teka teki silang yang terdiri dari total 200 soal tidak hanya mengenai contact center, namun mengenai nasionalisme, kekayaan Indonesia, dan olahraga hanya dalam waktu 2 jam. Sungguh hebat memang, para peserta memperlihatkan kemampuannya dalam pengetahuan umum, tidak hanya mengenai contact center semata.
Besok, 10 Agustus 2016 di Gelanggang Remaja Otista Jakarta Timur akan menjadi penutupan dari rangkaian lomba pada ajang The Best Contact Center Indonesia 2016 ini. Besok, tim perwakilan dari perusahaan- perusahaan akan berlomba dalam kategori teamwork untuk Reporting dan Scheduling. Sama seperti lomba teamwork hari ini, ketepatan, kecepatan, dan ketelitian tim diuji dan diadu dalam waktu yang cukup singkat.
Akhir kata, TETAP SEMANGAT untuk tim yang akan tampil besok, SELAMAT untuk tim dari Klip Pajak yang hari ini memenangkan lomba, dan dalam menjalani lomba teamwork ini, satu pesan dan tips dari kami, gunakan waktu Anda sebaik-baiknya. SEMANGAT!!!!-YDU&IRD?
Salam Satu HATI!

Serba-serbi Teamwork dan Duckface

SIM – 9 Agustus 2016

Berpacu dengan waktu.

Berpacu dengan Waktu
Berpacu dengan Waktu

Mungkin itulah yang dirasakan oleh peserta lomba teamwork yang diselenggarakan hari ini. Masih bertempat di Gelanggang Remaja Jakarta Timur, lomba teamwork pada hari ini adalah kategori Quality Team dan Smart Team. Perusahaan yang mengikuti lomba teamwork di hari ini adalah Astra Honda Motor, Indosat, BCA, BI, Bank DBS, Klip DJP, Astra World, PAM Lyonnaise Jaya, PUSINTEK, Adi Sarana Armada, Bank Mandiri, Ditjen Bea dan Cukai, Telekomunikasi Indonesia, Toyota Astra Motor, Pertamina, KAI, dan Auto 2000.

Perlombaan Quality Team dan Smart Team merupakan ajang yang menguji kekompakan dan kerjasama team dalam melakukan pekerjaan. Pada kategori Quality Team, masing-masing team yang terdiri dari 3 orang peserta, mengerjakan sejumlah pertanyaan yang diberikan oleh pihak panitia dengan terlebih dahulu mendengarkan rekaman yang berisi percakapan antara agent dan customer. Setiap rekaman akan diputar sebanyak 2 kali, dan setelah semua rekam selesai diperdengarkan, peserta akan diberikan pertanyaan dalam bentuk kertas tertulis. Adapun sebelum lomba dimulai, pihak panitia memulai dengan melakukan briefing terlebih dahulu kepada masing-masing team. Hal ini dilakukan agar masing-masing team dapat mengerjakan sesuai dengan petunjuk yang diberikan dan tidak melakukan kesalahan dalam pengerjaannya. Perlombaan pun dimulai pukul 09.00 WIB. Selama 3 jam, para peserta berpacu dengan waktu yang ada untuk bisa fokus dan selesai mengerjakan sejumlah soal yang diberikan. Pihak panitia bahkan memberikan extra time selama 10 menit kepada para peserta untuk bisa menyelesaikan soal yang ada. Salah seorang peserta yang kami temui mengatakan bahwa 3 jam rasanya tidak cukup untuk bisa mengerjakan soal-soal tersebut. “Butuh 2 hari 2 malem kayanya biar bisa selesai.” Ungkapnya seraya tertawa.

Usai perlombaan kategori Quality Team, Andi Anugrah pun mengajak para peserta untuk berfoto bersama guna melepas beban dan ketegangan selama perlombaan berlangsung. Sementara itu di luar ruangan, para peserta untuk kategori Smart Team tengah bersiap-siap untuk bertanding pada sesi berikutnya. Pada kategori Smart Team, masing-masing team yang juga terdiri dari 3 orang peserta, mengerjakan soal yang berkaitan dengan contact center dalam bentuk TTS (Teka-Teki Silang). Sama seperti di sesi sebelumnya, pihak panitia melakukan briefing terlebih dahulu kepada masing-masing team. Waktu pengerjaannya pun sama, yakni 3 jam.

Di sela-sela waktu pergantian lomba, kami pun berkesempatan untuk menemui para peserta kategori teamwork hari ini. Kami pun mengajak para peserta untuk melepaskan _ dengan memberikan tantangan untuk melakukan foto “duckface”. Respon para peserta yang diberikan tantangan pun beragam, ada yang langsung bersedia untuk difoto, ada pula yang tersipu malu-malu mau! Hihi. Tak lupa kami pun memberikan reward berupa coklat bagi para peserta yang telah mengikhlaskan dirinya untuk difoto duckface. Dari foto-foto “duckface” yang berhasil kami peroleh, kami pun mengkategorikan 3 kategori duckface. Mau tau? Yuk lihat kumpulan foto “duckface” berikut ini:

  1. Duckface Original

Kenapa dinamakan Original? Karena terlihat malu-malu untuk memonyongkan bibirnya dan mengekspresikan gayanya.

Duckface Original
Duckface Original
  1. Duckface Crispy

Kenapa dinamakan Crispy? Karena nanggung! Monyongnya sih udah mantap, tapi ekspresinya belum yahut hihi

Duckface Crispy
Duckface Crispy
  1. Duckface Spicy

Nah ini nih! Monyongnya oke gilaaa. Ekspresinya? Dapet banget! Hot deh pokoknya hihihi

Duckface Spicy
Duckface Spicy

Nah itu tadi beberapa kumpulan duckface dari peserta teamwork hari ini. Kamu sendiri suka yang mana? Original, Crispy, atau Spicy? 😀

Semoga tantangan yang kami berikan, bisa melepaskan ketegangan seusai lomba teamwork hari ini ya! Sukses untuk pelaksanaan lomba teamwork! (SJA-MKU)

Dancing dan Singing, Siapa Takut ?!

AHM 8 AgustusDancing dan singing? Siapa takut?! Memang, insan contact center Indonesia itu serba bisa, ya dari mulai melayani sepenuh hati, tersenyum tulus dalam kondisi apapun, diuji kemampuannya dalam tes tulis dan presentasi, sampai diminta menyanyi dan menari!  Melihat kompetisi dancing dan singing hari ini, kadang suka tidak percaya kalau dalam kesehariannya para performer itu bukan dancer atau singer profesional saking bagusnya! Tak henti kami berdecak kagum sambil ikut terbawa goyang heboh dan berirama para talent juga suporternya. Satu kalimat yang bisa menggambarkan performa para talent hari ini, LUAR BIASA! 

Pada hari ini, di 8 Agustus 2016 yang diawali hujan sejak dini hari, membuat pagi terasa adem, dan seperti biasa, kemacetan luar biasa, tidak membuat para talent hari ini di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2016 menjadi putus asa atau tidak bersemangat. Registrasi dimulai pukul 08.00 dan nomor urut tampil juga sudah dibagikan di 4 Agustus lalu, sehingga para talent sudah bersiap diri sejak 07.00. Banyak yang terus berlatih, pemanasan, hingga berdoa dilakukan membuat suasana kompetisi di Gelanggang Remaja Otista Jakarta Timur semakin memanas. Tidak salah panitia The Best Contact Center Indonesia 2016 ini mengadakan di Gelanggang Remaja, karena suasana bertandingnya semakin terasa, apalagi tidak sedikit juga perusahaan yang membawa para suporter setia yang menyeruakkan semangat dan supportnya pada para talent, kami pun dari AHM, meskipun tidak mengirimkan talent, jadi ikut terbawa api semangatnya. Para suporter dari mulai meneriakkan yel-yelnya sambil terus memberi dukungan bagi timnya yang tampil. Kami yang melihatnya seru, namun tidak terbayang betapa deg-degan para talent yang akan menampilkan performancenya.
Performa para talent hari ini luar biasa, kekompakan dan keindahan dari apa yang disuguhkan sungguh menghibur dan bahkan sangat berkelas layaknya performer yang profesional. Dengan dibalut wardrobe warna warni yang indah dan tentunya melambangkan keindahan dan keunikan Indonesia, para talent menyuguhkan lagu dan tarian khas Indonesia dengan sentuhannya msing-masing, sehingga tidak hanya indah dilihat dan didengar namun setiap talent memiliki khasnya tersendiri. Tidak heran, para juri sibuk dan bingung memilih mana yang menjadi pemenang. Performa yang ditampilkan tidaklah disiapkan secara instan, yang unik dari ajang The Best Contact Center Indonesia ini adalah para talent dari perusahaan diuji tidak hanya penampilan namun juga diuji kemampuan contact center dalam tes tulis yang diadakan beberapa waktu lalu, sehingga dapat dikatakan bahwa yang berada di atas panggung tidak hanya talent yang jago dancing atau singing namun juga terbaik di kemampuan contact centernya. Best of the best lah istilahnya.
Hadiah bagi pemenang talent ini pun tidak main-main, benchmark ke Hongkong! Hadiah ini pastinya menjadi salah satu motivasi yang luar biasa bagi para talent, sesudah mengerahkan usahanya lalu terbayarkan sudah apabila berhasil memenangkan benchmark ke Hongkong.
Belum selesai rangkaian lomba pada The Best Contact Center Indonesia 2016 ini, besok dan lusa masih ada lomba teamwork dimana pada 9 Agustus para perusahaan mengerahkan timnya untuk kategori Quality dan Smart team dan pada 10 Agustus adalah waktunya bagi para tim Reporting dan Schedulling beraksi.
Akhir kata, SELAMAT bagi para pemenang Lomba Talent The Best Contact Center Indonesia 2016! dan bagi para pejuang teamwork, YOU CAN DO IT! Karena kalau presentasi saja bisa, maka kalau soal teamwork? Siapa takut?!-YDU&IRD?
Salam Satu HATI!

Dominasi Budaya Indonesia

IMG_2022Telkom Indonesia – Senin (8/8), Layaknya oase di padang pasir, singing and dancing competition dalam Ajang The Best Contact Center Indonesia menjadi penyejuk setelah 4 hari berturut – turut diadakannya perlombaan dalam kategori Individual yang lumayan cukup menegangkan.

Lomba kali ini diadakan di Gelanggang Remaja Jakarta Timur Jl. Otista Raya No 121, atau yang lebih dikenal dengan GOR Otista. Acara ini dimulai pukul 09.30 WIB dan dibuka oleh Ibu Anita selaku Master Of Ceremony. Perusahaan yang ikut dalam singing and dancing competition ini tidak sebanyak peserta yang ikut dalam kategori individual, namun kemeriahan dapat dirasakan dikarenakan supporter yang hadir lebih banyak dan lebih heboh dengan membawa banyak atribut untuk meramaikan jalannya acara. Perusahaan – perusahaan yang ikut meramaikan peserta untuk kategori singnig and dancing Competition ini diantaranya BNI Life Insurance, Swakarya Insan Mandiri, Astra International, Bank Central Asia, Pajak, Bank Indonesia dan Bank Mandiri.

Ketika memasuki tempat acara, mata kita langsung tertuju kepada para peserta yang telah siap tampil dengan berbagai kostum. Sepertinya tak ingin kalah dengan kostum yang digunakan oleh kontingen Indonesia dalam upacara pembukaan Olimpiade Rio 2016 yang mendapatkan banyak pujian, dalam Singing and Dancing competition ini pun para peserta berpenampilan sebaik dan seunik mungkin. Mereka mengerahkan semua kemampuan untuk menampilkan yang terbaik dan untuk mendapatkan hasil yang terbaik pula. Suasana kebudayaan Indonesia sangat kental terasa, setiap peserta mewakili berbagai daerah di Indonesia dalam setiap kostum yang digunakan.

Acara berlangsung sangat meriah, sesi pertama menampilkan kategori singing, terdapat tujuh peserta yang tampil dalam kategori ini. Walaupun ini adalah kategori singing, kostum yang di gunakan sangatlah unik. Peserta diwajibkan membawakan satu madley lagu daerah dan satu lagu pilihan dari peserta. Terdapat tiga juri yang melakukan penilaian, tentunya mereka sangat kompeten di bidangnya masing – masing.

Penampilan dari peserta pertama perwakilan Bank Central Asia cukup memukau, menari sambil bernyanyi adalah hal yang tidak mudah dilakukan. Gerakan tari dan kontrol miking yang tepat menjadi konsen tersendiri dalam melakukan hal tersebut, tentunya dengan latihan yang tekun semua kesulitan bisa diatasi. Tak kalah heboh dengan peserta yang di dukungnya, para supporter dari Bank Central Asia pun sangat meriah menjadikan tempat acara berlangsung menjadi riuh.

IMG_2081Selesai break untuk sesi kedua diadakan pukul 13.00 WIB, kali ini yang di tampilkan adalah kategori Dancing. Tak kalah heboh dengan penampilan peserta kategori sebelumnya, kali ini peserta membawa properti yang cukup meriah sebagai pelengkap penampilannya. Untuk juri yang menilai di kategori inipun berjumlah tiga orang, dan sama halnya dengan kategori singing, untuk kategori dancing inipun didatangkan juri yang kompeten di bidang seni. Terdapat lima peserta yang tampil dengan sangat memukau, dominasi kebudayaan indonesia masih kental terasa di setiap penampilan para peserta.

Terdapat team yang hebat di balik setiap penampilan yang memukau, mereka yang hanya terlihat bolak balik mempersiapkan properti sampai membereskan pakaian yang tercecer di panggung setelah penampilan selesai, dan para pelatih luar biasa yang sangat berjasa dalam setiap penampilan.

Dua hari kedepan Gelanggang Remaja Jakarta Timur ini masih akan di padati oleh peserta dan para suporter setia. Masih tersisa kategori untuk kategori Quality Team, Smart Team, Reporting Team dan Scheduling team yang akan bersaing untuk memenagkan medali di ajang The Best Contact Center Indonesia 2016.