Si Cantik dan Pak Penghulu Terbang Ke Macau

We love Tuesday morning … cahaya mentari menyongsong hari yang cerah 5 Mei 2015, dengan terik indahnya mengiringi kami melaju ke arah Balai Kartini yaitu gedung yang menjadi salah satu kebanggaan kami di Jakarta. Well … Kami sang pemberi semangat juang untuk para peserta The Best Contact Center Indonesia 2015 melaju dengan kecepatan rendah ditemani the best song di salah satu siaran radio Ibu Kota yang mengalun bersama putaran stirnya Pak sopir kantor kami. Lihatlah teman.. begitu bersemangatnya kita dalam unjuk gigi memperlihatkan bahwa Indosat Mega Media yang tercinta ini mempunyai begitu banyak insan yang hebat dan berprestasi. Di ajang The Best Contact Center Indonesia 2015 inilah saatnya kami beraksi memberikan segudang penghargaan yang akan kami raih nanti. Sedikit flash back yaa temans .. bahwa sang pemburu dan penulis berita yang super kecee ini hehe.. sempat mengharumkan nama perusahaan kami dengan diraihnya penghargaan Gold pada The Best Writing Contest 2014 lalu. Bagaimana dengan tahun ini?? Dengan tekad dan persiapan yang matang kita siapp jadi pemenang. Aamiin..

Pagi semakin beranjak siang kami tiba pukul 11.00 WIB disambut oleh angin segar dan anggunnya Gedung Balai Kartini seakan menyapa “Selamat berjuang kawan” menambah semangat kami untuk memberikan genggaman erat bagi para peserta The Best Contact Center Indonesia 2015. Dukungan, semangat, do’a dan rasa cinta seluas samudra menyertaimu wahai para pejuang Indosat Mega Media kami berbisik … Dari setiap anak tangga yang kami lewati menuju lantai tertinggi Balai Kartini begitu lekat dengan aroma saling menyemangati teamnya masing – masing. Pepatah bilang “posisi menentukan prestasi” nahh.. itu yang kami lakukan bersama teman – teman team penyemangat lainnya untuk mencari tempat duduk yang bisa menjangkau seluruh peserta The Best Contact Center Indonesia 2015. Tentu saja tempat yang bisa memberikan banyak inspirasi bagi kami para pujangga yang sibuk memburu berita untuk kami tampilkan sebagai peserta Writing Contest TBCCI 2015.

Riuh Ramai Dukungan Sporter

Lihat deh … dengan berbekal balon tepuk kami membuat suasana semakin riuh dan meriah. Saat seperti inilah yang paling menegangkan bagi para peserta The Best Contact Center 2015 yang telah hadir pagi ini. Hal yang paling penting sebelum memulai lomba adalah kami dapat mengabadikan moment yang paling ditunggu – tunggu dengan berfoto bersama peserta The Best Contact Center 2015 dari perusahaan kami Indosat Mega Media dengan membawa property yang kami bawa alias balon tepuk “kita mah gitu orangnya” seru teman – teman semua hehe …

IMG-20150505-WA0016IMG-20150505-WA0013Balai Kartini pukul 12.00 tepat di sudut ruangan para panitia dengan sigap mepersiapkan pendaftaran ulang bagi para peserta yang datang sesuai dengan jam yang telah dijadwalkan. Bagaikan titik awan dengan berat jenis yang sudah cukup untuk bisa menurunkan butiran air hujan ke Bumi, presentasi ini pun adalah puncak dari kegiatan penghargaan The Best Contact Center 2015 berlangsung. Dengan pembobotan 80% setelah writing test, presentasi ini sangatlah menentukan bagi para peserta The Best Contact Center 2015 dalam menjadi insan terbaik dalam dunia Contact Center di Indonesia. Informasi yang kami dapatkan bahwa penghargaan yang akan didapatkan pada tahun 2015 ini adalah Macau atau Hongkong sebagai peraih Platinum, Thailand untuk peraih Gold dan Silver juga Singapore bagi peraih Bronze. Baiklah para peserta yang kami banggakan … langkah presentasi ini adalah step pertama untuk bisa menentukan mimpi kalian, sukses yaa …

Hai – hai siapa Dia…?

Pepatah yang sering kita dengar saat perkenalan adalah “Tak kenal maka tak sayang” kami sebagai para penulis tidaklah memaksa pembaca semua untuk bisa memberikan rasa sayangnya loh hehe … tapi kalau kenal peserta yang super ini pasti tidak akan rugi berkenalan dengannya. Kali ini peserta yang akan tampil memperkenalkan perusahaan kami tercinta Indosat Mega Media di panggung The Bect Contact Center Indonesia 2015 adalah dua orang senior kami yang sangat kece dan tiada duanya. Yaaa.. hari ini 5 Mei 2015 adalah jadwal presentasi untuk kategori Manager dan Trainer yang dengan bangga diwakili oleh Mba Astrid Nerinda Pratiwi untuk kategori Trainer dan Mas Pamuji yang kita kenal sebagai Pak Juragan untuk kategori Manager.

Kalau berbicara tentang profile dari kedua peserta yang kami banggakan ini tentu tidak akan ada habisnya. Langsung aja yah kita perkenalkan profile kedua peserta yang mewakili Indosat Mega Media.

editPeserta yang pertama tampil pukul 09.45 WIB adalah Mba Astried Nerinda Pratiwi yang mengikuti kategori Trainer. Mba Astried yang kami kenal adalah seorang Ibu Muda yang kreatif, supel dan selalu berfikir positif. Ide kreatif dan cemerlang banyak sekali tampil dari hasil karya – karyanya. Dengan semua ide kreatifitas itu memjadikan beliau adalah seorang trainer yang handal dan berpengalaman dibidangnya. Kategori trainer ini memang baru di ikuti ditahun ini, namun why not?… kami yakin kalau Mba Trainer cantikk ini dapat memenangkan juara di kategori tersebut. Ganbatee Mba Acid…

Persentasi untuk kagori trainer telah usai, kami semua menyambutnya dengan senyuman tepat di depan pintu munuju ruang tunggu para pendukung teamnya masing – masing. Menurut keterangan Mba Astrid yang sempat kami wawancarai bahwa “perbedaannya dengan tahun lalu dalam segi teknis adalah pada penggunaan microphone, dimana tahun ini tidak digunakan dengan alasan untuk mejaga kualitas presentasi masing – masing peserta karena ruangan peserta saling berdekatan. Disamping itu, team Dewan Juri yang menilai lebih banyak berasal dari bidang akademik seperti Dosen dari perguruan tinggi dan selebihnya dari call center itu sendiri. Jumlah Dewan Juri di tahun ini pun dibatasi dengan maksimal 10 orang saja.”

Selepas presentasi dan berbincang singkat tentang ketegangan saat presentasi, para peserta dapat mengisi harapan, pesan dan kesan untuk The Best Contact Center Indonesia 2015 sebagai acuan dalam meningkatkan acara tersebut agar lebih baik lagi.

Oh iyaaa… hampir saja tertinggal memperkenalkan peserta kedua yaitu Mas Pamudji yang terkenal dengan panggilan Pak Juragan. Selain terkenal dengan panggilan Pak Juragan, Beliau juga dikenal dengan panggilan Pak Penghulu. Tapi bukan sembarang penghulu, melainkan penghulu Sapi karena beliau pernah bercerita dengan bangganya telah berhasil mengawinkan sapi miliknya hehehehe…. Pak Juragan ini adalah seorang yang masih sangat kental dengan kota kelahiranya yaitu Kebumen. Cukup dengan mendengarkan beliau persentasi siapa saja akan mengenali aksen bahasanya khas Kebumen hehe.. Beliau adalah sosok yang simple, pribadi yang pembawaanya sangat tenang dan berdedikasi dalam pekerjaannya sebagai Manager Contact Center. Quote yang selalu beliau sampaikan adalah “Semakin sulit perjuanganya maka semakin besar kemenangannya

IMG-20150505-WA0044Persentasi untuk kategori Manager yang diwakili oleh Mas Pamuji dimulai pukul 14.20 WIB berlangsung 30 menit. Semua telah dipersiapkan dengan sangat matang, sehingga kami yakin beliau akan mendapatkan nilai terbaik dalam persentasinya. Go … Mas Pam go …

Dag…Dig…Dug…Dhueeerr One Step Closer Go to Macau

Peserta dan Pendukung Bank Mandiri Persero, Tbk
Peserta dan Pendukung Bank Mandiri Persero, Tbk

Pukul 07.30 wib Balai Kartini sudah mulai dipenuhi peserta Indonesia Contact Centre Association. Dilengkapi dengan dress code warna warni, serta para pendukung masing-masing yang tak kalah heboh, ikut meramaikan kontes ini. Dan yang paling penting sudah mempersiapkan materi yang akan dibawakan untuk presentasi. Untuk informasi juga para peserta diperbolehkan membawa peralatan pendukung untuk menambah kepercayaan diri saat presentasi. Dari semua kategori yang ada hari ini hanya ada 5 kategori yang dijadwalkan, diantaranya kategori Team Leader inbound, Quality Assurance, Supervisor, Trainer, dan Manager. Untuk kategori tim Leader inbound, Quality Assurance, Supervisor dan Trainer diediakan untuk presentasi di ruangan Raflesia dan untuk kategori Manager berada diruangan Cempaka dan Anggrek di Lt.2.
Setiap kategori diberikan waktu yang berbeda untuk presentasi, dimana kategori Team Leader dan QA (Quality Assurance) diberi waktu 20 menit, supervisor diberi waktu 25 menit, trainer diberi waktu 30 menit dan kategori manager diberi waktu 30 menit. Dalam waktu yang diberikan di bagi menjadi dua sesi yaitu sesi presentasi dan Tanya jawab.
Raut wajah yang memperlihatkan bahwa detak jantung berdegup begitu kencang, kegelisahan, kegusaran terpancar jelas dari setiap peserta. Suatu kebanggaan pastinya menjadi perwakilan dari perusahaan diajang bergengsi The Best Contact Center Indonesia. Bagi peserta yang telah lulus di tahapan tes tulis tanggal 27 april 2015, hari ini berhak melaju ke tahapan selanjutnya yaitu tahapan presentasi.
Nah penasarankan gimana aja sii kegiatan hari ini berlangsung?
Yuuk ikut kami untuk menelusuri rangkaian tahapan presentasi hari ini,, check it out..
Kesibukan pertama terlihat di meja registrasi, beberapa peserta sedang mengantri untuk melakukan registrasi ulang, acara presentasi akan dimulai pukul 08.00. Peserta pertama yang kami temui adalah Ibu Ike Yulinda sebagai perwakilan kategori Supervisor PT Bank Mandiri Persero, tbk. yang baru saja keluar dari ruang pesentasi.

Gambar Ibu Ike Yulinda setelah keluar dari ruangan presentasi
Gambar Ibu Ike Yulinda setelah keluar dari ruangan presentasi

Berjalan ke sudut balai kartini, tepatnya di lantai 1 ruang raflesia kami bertemu dengan salah satu perwakilan dari perusahaan kami yaitu PT. Bank Mandiri, Persero Tbk. Melihat wajahnya yang masih gugup dengan mata berkaca-kaca, kami menyapanya dan sedikit mengajaknya mengobrol. Mba Febrina, begitu kami biasa menyapanya. Mewakili kategori TL inbound dari Bank Mandiri, tentu ada sebuah kebanggaan tersendiri baginya. Masih dengan nafas yang cukup ngos-ngosan, beliau menceritakan apa yang dialami di dalam ruangan kontes ICCA.
“Hufth, luar biasa rasanya udah maju. Rasanya plong, deg-degan, campur aduk semua di dalam”, ujarnya. Ketika baru keluar dari ruangan presentasi, mba Febrina lengkap mengenakan celemek warna-warni dan juga membawa alat pengocok adonan kue. Hehehe.. tentu kita yang melihatnya berfikir, unik sekali bukan? Tema Rainbow Cake dibawakan oleh mba Febrina saat beliau presentasi. Kenapa beliau mengambil tema Rainbow cake? Mari kita sedikit ulas tentang alasannya kenapa harus Rainbow cake?
“Rainbow cake itu kue yang enak, warnanya menarik. Dan aku mengambil tema ini karena ada korelasi antara hobi aku memasak dengan kerjaan. Jadi kerja itu ya harus warna warni, menyenangkan dilihat, dan nyaman dijalani”, jelasnya.

Gambar mba febrina lengkap dengan celemek dan alat pembuat kue
Gambar mba febrina lengkap dengan celemek dan alat pembuat kue

Peserta lain yang berhasil kami ajak bicara adalah peserta dari Garuda Indonesia. Sonia Utami Putri (23 tahun) mewakili Garuda Indonesia untuk category Team Inbound Leader. Berangkat dari Bandung sampai di Jakarta jam 07:00 pagi, langsung melakukan registrasi. Kantor Call Center ini bertempat di Bandung (Jln Malabar no 37). Presentasi dimulai jam 09:40-10:00 dengan jumlah slide adalah tiga belas. Setiap peserta memiliki cara untuk mempresentasikan materi yang akan ia bawakan. Sonia misalnya, dia menggunakan tiga bahasa dilengkapi dengan berbagai gerakan khas Safety Flight yang nanti akan ditampilkan di depan dewan juri.
“ Menang – Kalah jangan difikirkan yang penting Optimal”, mottonya.

Peserta Garuda Indonesia, Sonia (Kiri) Pilot dan Pramugari
Peserta Garuda Indonesia, Sonia (Kiri) Pilot dan Pramugari

Melirik ke kanan dan ke kiri layaknya audio stereo, kami melihat sekelompok peserta yang kompak mengenakan seragam kerja PT Kereta Api Persero. Keseruan yang berbeda sudah terlihat dari jauh, kami menghampiri dan berkempatan untuk berbincang dengan Bapak Syukron Ma’mun (29 tahun). Beliau mewakili PT KAI untuk kategori QA (Quality Assurance) dengan jam presentasi 08:00 – 08:20. Persiapan yg dilakukan Oleh Bapak Syukron adalah persiapan mental serta fisik. Tim KAI sampai di Balai kartini jam 06:00 pagi, dengan presentasi berisi dua belas slide dan pak Syukron pun sampaikan jurinya di dalam ruangan ada 10 orang dan setiap peserta hanya mendapatkan satu pertanyaan fish bowl . Saat presentasi berlangsung pak Syukron melihat wajah Juri yang sangat antusias dan itu membuat semangatnya menjadi naik, bukan sebaliknya.
“walaupun peserta yang lain terlihat baik, semoga saya selangkah lebih baik didepannya (Amin)”, ujarnya.

Bapak Syukron Perwakilan QA PT. KAI
Bapak Syukron Perwakilan QA PT. KAI

Yuk mari kita naik ke lantai dua dan mengintip persiapan peserta lain.

Eskalator menuju Lt 2
Eskalator menuju Lt 2

Ada juga perwakilan dari Call Center Bea Cukai, ini kali pertama mereka mengikuti ajang ICCA. Call center bea cukai baru berdiri oktober 2014, sehingga karyawannya pun masih tergolong sedikit.

Perwakilan call center Bea cukai dengan Motto " Connecting With Heart "
Perwakilan call center Bea cukai dengan Motto ” Connecting With Heart “

Naik ke lantai dua, kami bertemu dengan seorang wanita cantik yang melontarkan senyuman manis kepada kami, yaitu Ibu Romauli Febiyanti. Ka uli, sapaan akrab kami kepada beliau. Ka uli merupakan perwakilan dari PT. Bank Mandiri Persero, Tbk. mewakili dalam kategori Manager. Tentu saja ada sebuah kebanggaan tersendiri baginya. Dihadapan sekitar delapan sampai sepuluh orang juri yang notabene memang berposisi sebagai Departement Head tentu saja membuat ka uli dag dig dug. “Waktu dipanggil untuk presentasi lumayan deg – degan sih, walaupun aku sebenernya udah kenal beberapa jurinya. Cuma pas udah di atas so far so good lah ya. Dinikmatin aja nerveous nya” ujarnya. Ketika kami menanyakan tentang pertanyaan yang beliau peroleh dari juri, beliau mulai memaparkan.
“Sebutkan dan jelaskan apa yang menjadi skala prioritas yang dilakukan dalam peningkatan kualitas?” “Strenght and three ing”, jelasnya. Apa itu three ing? Three ing adalah training, learning dan sharing. Menurutnya, ketiga hal inilah yang paling utama dalam peningkatan kualitas. Selain dengan jawaban cerdasnya, ka uli juga sempat menampilkan nyanyian kepada juri disela-sela presentasinya, dan menjelaskan sedikit keseleo main gitarnya tadi saat tampil.

Gambar Ka Uli dengan instrument gitarnya
Gambar Ka Uli dengan instrument gitarnya

Banyak hal yang menggelitik dan membuat kami tersenyum melihat eskpresi semua peserta baik yang belum presentasi maupun yang sudah presentasi, tentunya yang belum presentasi masih ada kegelisahan yang terasa karena ada beban yang belum terselesaikan dan akan terluapkan setelah presentasi dilaksanakan. Dengan teriakan euforia baik oleh peserta atau pun rekan kerja yang berkempatan datang ke Balai Sarbini di hari ini.
Tentunya semua yang telah presentasi ada perasaan lega bercampur harapan yang besar untuk menjadi pemenang dan terbang ke Macau tentunya. Departement Head Banking Contact center Bank Mandiri Ibu Evi Riawati yang dipercaya menjadi juri dihari ini terlihat cukup bingung menentukan para peserta yang berpeluang besar untuk jadi pemenang. Pemenang The Best Contact Center Indonesia akan diumumkan dibulan Juni mendatang. Semangat menjadi juara sudah mulai terpancar dalam diri setiap peserta ketika keluar dari ruangan presentasi.

Derap Langkah, AstraWorld di Panggung Aksi Contact Center Indonesia

Kompetisi Presentasi : The Best Contact Center Indonesia 2015

AstraWorld - Peserta Bersiap Menuju Panggung Aksi

PROLOGUE

Hari kedua dimulai pagi ini.
Setelah melewati fase test tulis di awal sesi
Mereka yang telah lolos, sebagian telah siap di sini.
Siap beraksi.

Datang dengan semangat sama, atau bahkan kian membara.
Berbalut busana aneka rupa.
Tak sabar menunjukkan aksi selanjutnya.
Segera.

 


 

 

07.30

Selasa, 5 Mei 2015, Gedung Balai Kartini lagi-lagi diisi oleh peserta – peserta kompetisi The Best Contact Center 2015. Hari ini, para utusan terbaik dari berbagai perusahaan ini akan saling mengkompetisikan ide – ide mereka di panggung utama. Ajang presentasi yang akan dibawakan di depan deretan dewan juri. Untuk kategori yang akan dilombakan hari ini adalah kategori manager, supervisor, team leader, trainer, dan quality assurance.

Tim AstraWorld, peserta di ajang ICCA kali ini, pada hari ini mengirimkan sepuluh peserta yang masing-masing akan berkompetisi mulai dari jam delapan pagi hingga dua siang. Ketika ditemui sebelum mulai presentasi, Ani (kategori Quality Assurance) dan Arnesto (Kategori Team Leader Inbound), mengaku merasakan ketegangan yang tidak kalah dengan ketika akan sidang kelulusan akhir.

“Terutama sih karena ini yang pertama kalinya buat kita,” ujar Ani ketika ditanya alasan yang membuat dirinya merasa tegang. Hal ini pun disetujui oleh Arnesto dan ditambahkan, “Namun kami sudah memaksimalkan usaha sebisanya, semua yang kita miliki akan kami keluarkan hari ini dengan harapan kita akan bisa presentasi dengan lancar, baik, dan tentunya bisa jadi pemenang.”

Tak hanya terukir di ekspresi keduanya, persiapan yang dilakukan memang tidak bisa dipandang ringan. Presentasi yang hari ini akan dibawakan, sudah dipersiapkan sejak satu bulan yang lalu. Sementara latihan untuk presentasi dilakukan secara intensif terutama selama seminggu terakhir.

AstraWorld - Aniyah, Peserta Kategori QADalam kesempatan ini, Ani dipercaya untuk membawakan presentasi tentang bagaimana AstraWorld menjaga kualitas agent call center dalam tim. “Jadi nanti yang akan disampaikan ke juri, adalah bagaimana selama ini kita sebagai quality assurance memposisikan diri sebagai sahabat untuk agent, supaya penyampaian feedback, coaching, dan penyampaian info bisa lebih lancar dan mudah dipahami oleh para agent,” tuturnya.

Memang, dari penuturannya, di AstraWorld, tim agent call center diperlakukan berbeda sesuai dengan kepribadian masing-masing. Tim quality assurance bertugas memantau kinerja tak hanya dari angka belaka. Tapi juga lebih memperhatikan pada sikap dan perilaku masing-masing agent selama delapan jam kerja, hobi, sampai dengan bagaimana mereka berinteraksi dengan lingkungannya. “Yang terutama juga adalah senyum dan sapa setiap kali kita bertemu, di dalam kantor maupun di luar,” ujar Ani menutup perbincangan.

 

08.00

Menjelang pukul delapan pagi, panitia mulai mengambil peranannya. Mengarahkan tiap peserta yang teregistrasi menuju ruang tunggu di depan lokasi presentasi. Seperti kompetisi sebelumnya, ruangan presentasi pun dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu ruang Raflesia, ruang Cempaka, dan ruang Anggrek. Pada Ruang Anggrek dilombakan kategori Manager Inbound >100 seat, di ruang Cempaka dilombakan kategori Manager Inbound <100 seat, dan di ruang Raflesia dilombakan kategori Team Leader, Quality Assurance, Trainer, dan Supervisor.

AstraWorld - Ruang RaflesiaRuangan Raflesia sendiri diisi oleh beberapa kubikel – kubikel yang nantinya akan menjadi tempat bagi masing-masing peserta untuk berunjuk kreasi. Masing – masing peserta diberikan waktu total dua puluh menit untuk presentasi sekaligus menjawab pertanyaan. Pola yang digunakan dalam memberikan pertanyaan pun tampak tak biasa, Pertanyaan tidak diberikan langsung oleh juri, melainkan peserta dipersilahkan untuk mengambil sendiri pertanyaan dari fishbowl yang tersedia.

Tiap kubikel pun sudah diisi oleh sederet tempat duduk yang diperuntukkan bagi para dewan juri. Sayangnya, ketika para peserta mulai dipersilahkan masuk ke kubikel masing – masing, tim AstraWorld tidak diperkenankan untuk meliput jalannya kompetisi. Maka bersama dengan beberapa peserta lainnya, tim writing dari AstraWorld pun menunggu di ruang tunggu di luar Ruang Raflesia.

Berbeda dengan ruang Raflesia, menurut penuturan Hadi Mukhaiyar, peserta kompetisi Manager Inbound dari AstraWorld, ruang Anggrek adalah sebuah ruangan besar tanpa kubikel, dan masing-masing peserta diberikan waktu presentasi lebih lama, yakni tiga puluh menit.

 

08.20

Usai berunjuk aksi, para peserta terlihat mulai keluar dari ruang Raflesia dengan berbagai ekspresi. begitu pun dengan dua kontestan AstraWorld sebelumnya, Arnest dan Ani keluar dari ruangan berselang beberapa menit satu sama lain, dengan senyum cerah nampak jelas di wajah mereka.

Ketika dimintai pendapat, Arnest mengaku tidak terlalu deg-degan selama presentasi. “Namun yang membuat tegang itu adalah karena jurinya terlihat dingin sekali. Selama ini kan latihannya selalu bersama rekan-rekan yang selalu tersenyum ramah.”

Selesai presentasi, Arnest mendapat pertanyaan berupa bagaimana membuat kerjasama tim semakin kompak. “Salah satunya jawaban saya tadi yaitu, bila ingin tim semakin kompak kerjasama, ya harus mau turun ke bawah, rasakan apa yang mereka rasakan. Selain itu yang penting juga ajak outbond atau acara have fun di luar kantor. Misalnya nonton atau olahraga bersama.”

Memang, adalah sebuah budaya di AstraWorld, call center agent bukan hanya dilihat sebagai sekedar agent ataupun pegawai yang hanya dinilai kompetensinya saja. Namun juga dilibatkan dalam aktivitas-aktivitas agar membuat tim semakin solid.

 

09.45

AstraWorld - Triantoro, Peserta Kategori SupervisorKompetisi nampak berjalan lebih cepat dari rencana. Segera, peserta dari AstraWorld yang dijadwalkan untuk presentasi pada pukul sepuluh lewat lima belas menit pun sudah mulai dipanggil untuk memasuki ruangan, empat puluh lima menit lebih cepat dari jadwal yang sebelumnya ditetapkan.

Sementara itu, beberapa peserta dari AstraWorld yang telah menyelesaikan presentasi pun berkumpul untuk menyemangati sekaligus berbagi kisi – kisi dengan peserta lain yang belum mulai presentasi.

Ketika ditemui kala sedang berbagi pengalamannya selama presentasi tadi, Hadi Mukhaiyar, peserta kategori Manager Inbound dari AstraWorld, memberikan beberapa tips seputar presentasi. “Yang penting adalah bahkan dari langkah pertama memasuki ruangan pun kita tetap harus menjaga motivasi kita agar tidak down. Karna kalau sudah down di awal, akan susah untuk menjaga mood fokus selama presentasi.”

Hadi sendiri ketika dimintai pendapat, mengaku tidak terlalu tegang ketika ia melakukan presentasi tadi. “Ternyata presentasi di depan managemen malah lebih menegangkan. Tapi mungkin justru karena sudah terbiasa selama latihan presentasi di depan rekan-rekan AstraWorld dan tim managemen serta pak Bambang (CEO AstraWorld, red), jadi ketika tampil tadi tidak terlalu deg-degan meski jurinya orang – orang hebat semua.”

Selain itu, menurut Hadi hal yang sulit dari presentasi tadi adalah bagaimana ia harus menjaga mood juri agar tetap tertarik pada presentasi yang ia bawakan. “Memang dari sepuluh juri tidak akan semuanya tertarik dengan materi yang kita bawakan, memang wajar seperti itu. Makanya itu bagaimana caranya sesekali kita buat penekanan-penekanan agar informasi yang kita sampaikan bisa menarik minat mereka dan para juri kembali memperhatikan apa yang kita sampaikan.”

 

11.15

AstraWorld - Yelyel Mendukung Peserta Yang Akan PresentasiPeserta terakhir dari Team AstraWorld hari ini ditutup dengan penampilan Yanuar Fajarsunarimo. Presentasi yang dijadwalkan pada pukul 13.10 agaknya juga akan maju lebih awal. Tak lupa, sebelum memasuki ruangan., kontestan lain yang telah selesai menjalani sesi dan juga rekan kerja yang sengaja datang memberikan dukungan ikut memberikan semangat dengan melakukan foto dan yel-yel. “Go go Yanuar, AstraWorld Bravo,” ujar mereka kompak. Tepuk tangan semarak tak lupa diberikan, mengiringi langkah Yanuar menuju panggung aksi.

 

12.10

Ditemui usai menjalani sesi presentasi, Yanuar terlihat lebih santai meski masih ada rona ketegangan disana. “Pengalaman sebagai seorang trainer sangat membantu saya,” ujarnya terlihat optimis. Lewat penuturannya Yanuar mengungkapkan cukup sulit menjaga perhatian juri terus tertuju selama presentasi. “Sama seperti yang disampaikan rekan sebelumnya, para juri sepertinya memang di-setting agak dingin untuk membuat peserta jadi down. Dan saya harus melakukan beberapa improvisasi untuk bisa menarik perhatian.”

Namun tak dipungkiri, rona kepuasan terpancar jelas dalam ekspresi Yanuar. Lega bercampur optimis akan hasil yang akan dicapai berkat persiapan yang telah dilakukan selama ini. “Yakin menang? Tentu saja,” tutupnya.

Bersamaan dengan selesainya presentasi dari Yanuar, tim AstraWorld pun sudah menyelesaikan rangkaian lomba hari ini, dan bersama-sama kembali menuju kantor AstraWorld untuk melanjutkan aktivitas.

 

12.50

Sementara itu di Balai Kartini kompetisi masih berlangsung. Setelah jeda makan siang selama kurang lebih satu jam, kompetisi pun kembali dilanjutkan. Panitia mulai memanggil kembali nama-nama yang akan melakukan sesi presentasi di paruh kedua siang ini.

AstraWorld - Panitia Bersiap Memanggil Peserta

Suasana dari para kontestan terlihat sama seperti yang sebelumnya, segar dan masih semangat. Dukungan yang diterima juga seolah tak mau kalah. Terdengar jelas dari sorak sorai dan tepuk tangan antusias mengiringi tiap peserta sebelum memasuki ruangan.

 

14.45

Menjelang akhir acara pada hari ini, kelompok peserta terakhir tampak keluar ruangan lebih awal dari yang telah dijadwalkan.

AstraWorld - Para Peserta dan Tim Pendukung Menunggu di Depan Ruang Raflesia

Berdasar keterangan yang didapat dari team panitia, majunya acara ternyata disebabkan oleh karena adanya beberapa peserta yang tidak hadir. Menurut Pak Andi, “Ternyata average presentasi peserta lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Dan juri nggak mau nunggu sesuai jadwal, jadi peserta yang sudah siap langsung dipersilahkan untuk masuk.”

Hal ini memang tidak bisa dipungkiri, mengingat beberapa peserta dari AstraWorld sendiri yang diberi waktu presentasi 20 menit hanya menggunakan 16 hingga 18 menit. Oleh karena percepatan waktu ini, para panitia memprediksi acara akan selesai satu jam lebih cepat dari pada yang dijadwalkan.

 


 

EPILOGUE

Berbeda dengan tes tulis yang diadakan sebelumnya. Pengumuman pemenang pada sesi presentasi kali ini masih jadi misteri. Menunggu hingga malam penghargaan yang akan dilangsungkan pada Juni tanggal 2 nanti. Kami mohon dukungan dan doa restu Anda selalu.

 

Stay Tune & Wish Us Luck 🙂

AstraWorld - Photo Team

Selangkah, Mengukir Jejak Jadi Contact Center Terbaik Indonesia

Seleksi Ujian Tulis; The Best Contact Center Indonesia 2015

AstraWorld di The Best Contact Center Indonesia 2015

 

PROLOGUE
Senin, 27 April 2015, Indonesia Contact Center Association (ICCA) secara resmi memulai hari pertama ajang The Best Contact Center Indonesia 2015. Pada hari pertama ini, seleksi The Best Contact Center 2015 adalah tes tertulis untuk kategori individu. Sepanjang hari ini akan diadakan beberapa sesi tes yang masing-masing diberi waktu hingga dua jam. Para peserta dibagi-bagi sesuai kategori dan diperlombakan pada waktu yang berbeda-beda.

Dengan harapan untuk memajukan kualitas contact center dan menyalurkan bakat para insan kreatif di AstraWorld, pada tahun 2015 ini PT Astra International Tbk – AstraWorld untuk pertama kalinya turut serta mengikuti rangkaian kompetisi ini.

 


 

07.00 AM

Gedung Balai Kartini lantai dua, lokasi di mana ujian tertulis akan dilangsungkan sudah diramaikan oleh para peserta tes sejak pukul tujuh pagi. Tampak disana segala persiapan, terukir jelas dalam ekspresi dan mimik wajah tiap peserta. Kesiapan untuk jadi yang terbaik. Prestasi yang tak hanya menentukan kemampuan diri tapi juga prestis perusahaan yang diwakili.

Meski sedang dihadapkan pada para pesaing yg tak sedikit, menunggu untuk diuji kemampuannya melalui tes tertulis, nuansa di antara para peserta terasa santai juga akrab.

AstraWorld - Suasana Daftar UlangSebelum mengikuti tes para peserta diarahkan untuk melakukan daftar ulang dan mendapat kartu tanda peserta (name tag) yang disesuaikan dengan kategori yang dikuti. Dijanjutkan dengan penitipan barang serta pengecekan ulang untuk memastikan peserta hanya membawa barang yang diijinkan. Dipandu dan arahkan oleh panitia penyelenggara dengan keahlian terlatih.

Ya, sebagaimana yang sebelumnya telah disosialisasikan, para peserta tidak diperkenankan untuk membawa apapun ke ruangan tes selain alat tulis. Hanya kalkulator yang diijinkan untuk dibawa sebagai alat bantu hitung. Hal ini dimaksudkan, selain untuk menghindari potensi kecurangan, juga agar para peserta dapat mengerjakan tiap soal dengan lebih fokus.

 

07.30 AM
Para peserta tes sesi pertama telah dipersilakan untuk memasuki ruangan tes. Terbagi menjadi dua ruangan, Ruang Mawar I dan Ruang Cempaka. Di ruangan pertama, ruang Mawar I, terdiri dari para team leader, supervisor, serta manager contact center dari perusahaan-perusahaan ternama yang mengikuti seleksi pertama. Tahap awal yang diikuti sekitar seratus dua puluh peserta di ruang Mawar I ini harus menyelesaikan setidaknya lima puluh soal tes tertulis selama dua jam.

Di waktu yang bersamaan, Ruang Cempaka juga melangsungkan tes tertulis untuk kategori work force management (WFM), desk control, trainer, dan IT support. Enam puluh tiga peserta bersaing untuk jadi yang terbaik. Mengupayakan segenap upaya untuk menaklukkan soal-soal yang menguji pengetahuan dan kemampuan mereka di bidang contact center.

AstraWorld - Suasana Ruang CempakaDi sisi lain, demi terlangsung acara agar tetap berjalan baik, segenap panitia memastikan serta menghimbau agar tiap peserta turut menjaga suasana ruang ujian tetap tenang dan tertib selama tes tertulis berlangsung. Hal ini terlihat ketika tim AstraWorld memasuki Ruang Mawar I dan Ruang Cempaka untuk melihat suasana kompetisi. Aturan pengambilan foto dokumentasi hanya diperbolehkan di sisi belakang dan samping ruangan dengan tujuan menjaga ketenangan dan tidak mengganggu konsentrasi peserta. Hal ini dapat dipahami mengingat para peserta harus berkonsentrasi untuk menyelesaikan soal-soal yang cukup sulit, dengan tenggat waktu yang amat terbatas.

 

09.00 AM
Selagi para peserta ujian sesi pertama serius berkutat dengan soal-soal yang harus mereka selesaikan, di luar ruangan sudah nampak banyak peserta sesi kedua yang mulai mempersiapkan diri. Melakukan Registrasi dan menitipkan barang bawaan seperti yang dilakukan peserta sesi pertama. Memang, sesi kedua dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB.

AstraWorld - Suasana MenungguKetika jarum jam menunjukkan pukul sepuluh lewat, peserta tes tertulis sesi pertama pun keluar ruang ujian. Tampak beragam Raut wajah disana. Berbagai ekspresi yang menggambarkan jelas upaya keras yang telah mereka lakukan. Ada senyum, beberapa sendu, sedikit terdengar bisik-bisik keluh, sampai ada juga yang tak tahan meluapkan emosi, menunjukkan kekecewaan karena tidak berhasil menyelesaikan soal dengan maksimal.

Sebagian besar peserta yang telah menyelesaikan tes tertulis berkumpul kembali dengan rekan-rekannya. Mereka saling melempar senyum lebar, bersenda gurau untuk melupakan sejenak kepenatan usai mengerjakan soal ujian. Begitupun dengan para peserta dari PT Astra International Tbk – AstraWorld yang segera berkumpul untuk saling bertegur sapa dengan peserta tes tertulis sesi kedua.

Yanuar Fajar Sunarimo, peserta kategori trainer dari PT Astra International Tbk – AstraWorld, yang ditemui usai mengikuti kompetisi sesi pertama, menceritakan kesan-kesannya usai mengikuti tes tertulis tersebut.

“Meskipun soalnya berbeda dengan soal ketika try out, tapi tingkat kesulitannya sama. Agak nervous, tapi karena sudah sering latihan bersama satu tim jadi tetap optimis,” ungkap Yanuar.

Tahun ini memang baru pertama kali PT Astra International Tbk – AstraWorld mengikuti ajang The Best Contact Center Indonesia. Namun tim contact center PT Astra International Tbk – AstraWorld sudah melakukan persiapan semaksimal mungkin.

Menurut penuturan Yanuar, tim AstraWorld telah melakukan persiapan untuk menghadapi kompetisi ini sejak sebulan yang lalu. Agar dapat lolos seleksi tes tertulis, tim contact center tim contact center PT Astra International Tbk – AstraWorld melakukan latihan secara rutin untuk mengerjakan soal-soal ujian dengan cara membentuk grup belajar dan diskusi. Menjelang hari H tes tertulis, latihan dilakukan lebih intens dengan mengerjakan dan membahas soal bersama-sama.

“Tahun ini AstraWorld memang baru pertama kali mengikuti kompetisi The Best Contact Center Indonesia, tapi saya optimis kita harus bisa menyapu bersih gelar juara,” tambah Yanuar  sambil menyemangati rekan-rekannya dari PT Astra International Tbk – AstraWorld yang akan mengikuti tes tertulis sesi kedua.

 

10.00 AM
Mengikuti kontestan sebelumnya. Para peserta sesi kedua pun dipersilahkan untuk memasuki kedua ruangan tes sesuai dengan kategori masing-masing. Ruang Mawar I I diperuntukkan bagi agent inbound, agent premium dan back office operation (BOO), dengan jumlah peserta kurang lebih seratus enam puluh orang. Sementara di ruang Cempaka, berlangsung tes tertulis untuk agent contact center yang bertugas sebagai Quality Assurance yang diikuti oleh empat puluh orang peserta.

AstraWorld

 

Tes tertulis sesi kedua ini agak berbeda dengan sesi sebelumnya. Pada sesi pertama, seluruh peserta diberikan lembar soal dan jawaban. Para peserta diminta mengisi jawaban pada lembar jawaban yang telah diberikan dalam waktu dua jam. Sementara pada sesi kedua, soal ditampilkan di layar dan akan berganti ke soal berikutnya setelah beberapa saat. Total soal pada sesi kedua juga lima puluh soal namun waktu yang disediakan lebih singkat daripada sesi pertama.

 

11.30 AM

Ekspresi agak beda terpampang saat peserta tes tulis sesi kedua dan keluar dari ruang ujian. Nuansa lebih cerah, terwakili oleh seulas senyum puas tergambar disana. Para peserta dari tim PT Astra International Tbk – AstraWorld memang mengaku kewalahan menghadapi soal-soal yang diberikan. Selain soal yang ditampilkan lebih kompleks dibandingkan dengan ketika try out dan ketersediaan waktu yang singkat, namun beberapa menunjukkan optimisme terkait hasil yang nanti akan didapatkan.

Aniyah, peserta kategori QS dari tim PT Astra International Tbk – AstraWorld mengungkapkan kesannya setelah mengikuti tes tertulis. Ia bercerita, “Soal terdiri dari campuran pilihan ganda dan sebab akibat, juga mendengar VR untuk menentukan sebab akibat dan menjawab pertanyaan pilihan ganda.”

Yang membuat sulit menurut Aniyah adalah karena soal yang ditampilkan tidak semua sama dengan kisi-kisi materi yang diberikan dan lebih panjang, sementara waktu yang diberikan per soal sangat singkat, kurang lebih hanya 30 detik. “Tapi kami yakin Insyaallah akan bisa lolos ke tahap kompetisi selanjutnya,” tambahnya.

 

12.15 PM
Sesi ketiga ujian tertulis berlangsung pada pukul 13.00 sampai dengan pukul 15.00 WIB. Ruang Mawar I berlangsung tes tertulis untuk contact center agent kategori telesales, telemarketing dan team leader outbound, dengan jumlah peserta tes sebanyak 55 orang. Sedang di ruang Cempaka berlangsung tes untuk Contact Center Agent kategori agent English sebanyak 23 orang.

 

Last Session
Sesi terakhir tes tertulis kategori individu The Best Contact Center  Indonesia 2015 berlangsung pukul 15.00 sampai dengan 17.00 WIB. Di ruang Mawar I tes tertulis berlangsung untuk customer service, team leader customer service, dan manager customer service, dengan total peserta berjumlah lima puluh enam. Sedangkan di Ruang Cempaka berlangsung untuk agent social media yang berjumlah dua puluh dua orang.

 


 

EPILOGUE
Hasil seleksi awal tes tertulis yang berlangsung hari ini akan diumumkan sore hari, setelah pukul 17.00 WIB, setelah semua tes tertulis selesai dilakukan. Para peserta bisa memperoleh informasi hasil tes tertulis di pengumuman yang ditempel di sekitar ruang ujian atau dengan mengaksesnya melalui www.icca.co.id mulai besok, Selasa 28 April 2015.

Untuk para peserta kategori individu yang mampu meraih nilai tes tertulis sesuai kriteria atau menduduki peringkat tertinggi berkesempatan melanjutkan ke tahap dua. Kompetisi yang rencananya dilangsungkan pada tanggal 5-7 Mei tentunya akan menyajikan persaingan dan pertunjukkan lebih sengit. Karena disana tiap peserta akan diharuskan melakukan Presentasi di hadapan juri dan audience. Tak hanya harus mahir beraksi bersama slide-slide power point, para kontestan juga harus mampu menjawab pertanyaan yang nanti akan diajukan oleh tim juri.

Stay Tune & Wish Us Luck 🙂

AstraWorld - Writing Competition