Waktu Penentuan

AHM 4 Agustus – Ketika penentuan hasil dari kerja keras Anda ditentukan oleh waktu. Ketika timer atau stopwatch menjadi teman setia atau aplikasi yang paling sering digunakan dalam beberapa waktu terakhir.Ketika tetiba waktu disadari menjadi waktu yang sangat berharga. 30 menit yang sering dilalui sehari-hari, yang mungkin di hari biasa terasa lama dan membosankan, tetiba dirasa sebentar bahkan kurang.
Ya, waktu adalah salah satu penentu nilai presentasi dari peserta presentasi individu ajang The Best Contact Center Indonesia 2016, dan waktu yang diberikan untuk per kategori dirasa kurang dan sebentar bagi peserta. Pada ajang The Best Contact Center Indonesia ini, waktu presentasi yang diberikan ke setiap kategori beragam, dari mulai 15 bahkan hingga 30 menit. Ya, kalau hari biasa terasa tidak ada artinya, tapi bagi peserta yang tampil, every second counts!
Pada hari ini, 4 Agustus 2016, presentasi individu telah berakhir, setelah lebih dari 30 kategori maju ke hadapan juri dengan penampilan terbaiknya. Suka, duka, haru, semangat, keceriaan, ketegangan, kegelisahan, kegirangan, dan banyak emosi yang tidak dapat digambarkan dengan kata-kata tercurah di lantai 7 Kalbis Institute. Mungkin setelah hari ini, apalagi karena kampus libur, gedung Kalbis serasa tak bernyawa, tak terasa seluruh panitia, peserta, serta pendukung telah memberikan “nyawa” dan warna di lantai 7 Gedung Kalbis Institute ini.
Hari ini, Mas Dony Ronaldo, datang ke Jakarta jauh dari Lampung yang hampir menghabiskan waktu terbang selama 2 jam, hanya untuk menghabiskan waktu 30 menit dalam kategori Manager CS walk in. Terkesan mudah dan sepele, namun tidak bagi Mas Dony, karena 30 menit yang akan dijalaninya kali ini, adalah penentu hasil dari kerja keras dan usahanya selama ini. Kalau dipikir, banyak peserta menghabiskan lebih dari 30 hari menyiapkan diri, untuk 15 sampai dengan 30 menit penentuan.
Berbicara mengenai waktu, peserta ajang The Best Contact Center Indonesia 2016 adalah contoh dari pengguna waktu yang baik, setidak dalam beberapa waktu belakangan. Mengutip dialog dari salah satu film drama fiksi Hollywood, bahwa “Time is the most precious commodity in the universe”, yang memang benar adanya, waktu tidak bisa dibeli, sulit dicari, dan pastinya tidak dapat diputar kembali. Waktu, adalah salah satu teman terbaik manusia. 30 menit di hari ini untuk Mas Dony mungkin lebih berharga dibanding 30 menit di beberapa bulan yang lalu, karena itu segala bentuk persiapan dan usaha telah dilakukan di waktu yang tersisa sebelum akhirnya tiba saat penentuan di Pukul 14.10 pada hari ini dimana nama Mas Dony dipanggil panitia untuk memasuki ruangan dan bersiap untuk presentasi. Setelah 30 menit usai seolah seluruh beban terangkat dan langkah menjadi ringan. Mungkin hal yang sama dirasakan oleh seluruh penjuru lantai 7 yang menjadi peserta. Sungguh suatu usaha yang maksimal dan luar biasa, dan rangkuman dan keriaan di hari kemarin dapat Anda baca di https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1129875923737858&id=148476445211149.
Kesimpulan yang dapat kami simpulkan di luar kenyataan bahwa ajang The Best of Contact Center Indonesia 2016 ini luar biasa dan patut diacungi 2 jempol adalah ajang ini mengingatkan dan mengajarkan kita akan betapa penting dan berharganya waktu, yang sebenarnya tidak hanya harus digunakan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin untuk persiapan lomba, namun dalam keseharian kita. Waktu, tidak bisa diputar kembali, sehingga apa pun yang kita lakukan di 15 hingga 30 menit ke depan seharusnya digunakan sebaik-baiknya karena menit itu mungkin, seperti layaknya peserta presentasi hari ini, menjadi penentu terpilihnya kita menjadi seorang juara. So, use your time, and use it wisely!
Berakhirnya presentasi individual hari ini, bukan bearti berakhir sudah, pada 8-10 Agustus mendatang masih ada kategori talent dan juga teamwork. Pastikan Anda datang untuk menyaksikan keseruannya dan apabila Anda menjadi salah satu pejuangnya, kami ucapkan SEMANGAT!!!!
Akhir kata, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Bpk Andi Anugrah dan seluruh panitia, salut kepada seluruh panitia yang membantu terlaksananya acara di empat hari belakangan.
Sampai jumpa di 8-10 Agustus, dan pastinya TETAP SEMANGAT!!!-YDU&IRD☺
Salam Satu HATI!

Lega Sudah

AHM 3 Agustus – Hari ketiga di bulan Agustus ini telah berhasil terlewati yang artinya semakin banyak peserta presentasi individu The Best Contact Center Indonesia 2016 yang sudah dapat bernapas lega, makan terasa enak, dan tidur nyenyak. Beberapa peserta dari Astra Honda Motor, Halo BCA, dan Astra International – Astra World menyampaikan kelegaannya dan kelakarnya mengenai makannya yang sudah dapat ditelan utuh dan terasa nikmat sampai perut. Kelakar tersebut tentu saja menunjukkan keseriusan para peserta dalam memperlihatkan kepada dewan juri presentasi dan penampilan terbaiknya, karena seperti yang kami bahas dalam liputan kemarin di https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1129155700476547&id=148476445211149 bahwa victory loves preparation.

Menjelang detik-detik sebelum dipanggil panitia untuk memasuki ruangan penjurian, berbeda cara peserta untuk mempersiapkan dirinya di detik-detik terakhir. Mbak Aprilina dari Astra Honda Motor contohnya, Mbak Ari, begitu dia dipanggil, menghabiskan detik-detik sebelum masuk ruangan dengan tidak berlatih lagi dan fokus untuk menenangkan diri. Banyak cara untuk mempersiapkan diri dalam waktu dekat sebelum maju presentasi, dari mulai cara seperti yang Mbak Ari lakukan, mendengarkan musik, terus berlatih, sibuk berdoa, menelepon keluarga, cuek saja, makan, dandan, sampai menerawang sambil membayangkan slide presentasi. Apapun cara Anda untuk menyiapkan diri di detik-detik terakhir sebelum maju presentasi, baik untuk kompetisi, maupun di kantor dalam pekerjaan sehari-hari, semua itu tidak akan ada bedanya dalam hasil akhir apabila tidak dibarengi dengan udaha keras dan yang terpenting, latihan. Ingat, bahwa practice makes perfect dan victory loves preparation. ☺

3 Agustus 2016 adalah hari ketiga presentasi individu dalam ajang The Best Contact Center Indonesia 2016, kompetisi bergengsi yang diadakan tahunan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA) bagi para insan contact center seluruh Indonesia. Meskipun sudah memasuki hari ketiga, bukan bearti semangat dan antusiasme menurun, justru masih dapat dirasakan seperti hari-hari sebelumnya. Peserta yang tegang, lega, suporter setia yang semakin hari semakin ramai, panitia yang masih setia, juri yang masih bersemangat, dan gebukan drum serta lantunan yel yel penyemangat dari tim suporter semakin meramaikan lantai 7 gedung Kalbis Institute. Kadang sampai berpikiran bahwa keramaiannya mengalahkan keriuhan kampus di hari biasa ?. Keramaian hari ini adalah untuk mendukung peserta dari berbagai perusahaan di Indonesia yang berlaga di kategori agent, Best of The Best Back Office Operation dan Quality Assurance, serta Back Office Operation untuk jenis reguler. Kalau tahun lalu untuk kategori agent adalah waktunya untuk melihat para peserta mengenakan kostum-kostum menarik dan tak jarang kocak, tahun ini karena ada regulasi terbaru dimana seluruh peserta diharuskan menggunakan seragam sehari-hari atau formal, maka bukan bearti menjadi tidak seru untuk disaksikan justru presentasi yang ditampilkan tetap atraktif dan menarik. Memang patut diacungi jempol kreativitas dan rasa “kurang malu” dari para peserta ini. Kalau bisa dibilang, apabila Anda ingin melihat orang-orang yang paling ramah di dunia customer service dan contact center, dan juga multitalenta maka ajang ini adalah tempatnya.
4 Agustus, besok, akan menjadi hari terakhir presentasi individual, bukan bearti perhelatan The Best Contact Center Indonesia 2016 berakhir, namun masih panjang, dari mulai lomba talent di 8 Agustus dan teamwork di 9-10 Agustus, serta tentu saja yang ditunggu- tunggu seluruh peserta The Best Contact Center Indonesia, malam Gala Dinner sebagai malam pengumuman pemenang tahun ini. Jadi, akhir kata, mari kita berdoa bersama, bersabar, tetap memberikan yang terbaik dalam pekerjaan, dan tentunya, may the best win! Tetap semangat!-YDU&IRD
Salam Satu HATI!☺
Euphoria Hari Ketiga The Best Contact Center indonesia 2016
Euphoria Hari Ketiga

Presentasi sebagai Cermin Jati Diri

Baru terlihat beberapa peserta saja yang datang dan segera melakukan pendaftaran ulang saat waktu menunjukkan pukul 07.15 WIB. Suasana mulai berbeda di tahap kedua ajang prestasi yang diadakan oleh perhimpunan perusahaan yang memiliki pusat layanan informasi pelanggan, ICCA—Indonesia Contact Center Association, yang dijadwalkan akan diselenggarakan mulai 5-7 Mei 2015. Masih bertempat di Balai Kartini, Jakarta Selatan, kali ini ICCA menanti orang-orang yang mengenalkan wajah perusahaan melalui mereka yang terpilih untuk mewakili perusahaan. ­­­Mengapa wajah perusahaan? Karena, meskipun sifatnya perseorangan, namun tetap ada latar belakang yang menampilkan kemampuan pribadi terkait bidang kerja masing-masing di perusahaan.

Babak presentasi pertama yang diselenggarakan pada Selasa, 5 Mei 2015 ini diikuti puluhan perusahaan, mulai dari perusahaan perbankan, asuransi, transportasi darat dan udara, sampai pengiriman barang dan lain-lain. Beberapa diantaranya adalah PT. Telekomunikasi Indonesia tbk., PT. Adi Sarana Armada, PT. Kereta Api Indonesia, PT. Garuda Indonesia, PT. Indonesia Comnet Plus, PT. Bank Central Asia tbk., PT. Administrasi Medika, PT. Birotika Semesta atau DHL Express, Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan Direktorat, PT. Bank Mandiri (Persero) tbk., PT. Pertamina (Persero), dan lain-lain. Acara yang diawali pendaftaran ulang dan presentasi ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB pagi di tiga lantai, mulai lantai dasar sampai lantai tiga. Pesertanya memang tidak lebih banyak dari peserta ujian tulis sebelumnya, namun semangat dan ketegangannya tidak kalah kuat.

Hingga pukul 09.11 WIB, lantai dasar Balai Kartini kian dipadati peserta berpenampilan sangat menarik sesuai tema busana presentasi yang dipilih. Ada yang mengenakan batik, seragam beridentitas perusahaan, ada juga yang mengangkat tema olahraga, tokoh khayalan Batman, beladiri, adat budaya daerah, dan ragam tema yang lain.

Kostum tema presentasi
Kostum tema presentasi

Setelah mendaftar ulang, peserta langsung melihat daftar peserta lengkap dengan ruang dan waktu presentasi yang dilekatkan di sebuah papan di depan meja pendaftaran. Bagi para peserta yang mendapatkan jadwal lebih awal, mereka memusatkan pikiran sebaik-baiknya sembari berlatih lagi untuk melakukan gladi resik presentasi. Sebagian lainnya merias wajah dan menyiapkan penampilan agar lebih menarik.

Pada kesempatan kali ini, detak jantung para Team Leader, Supervisor, Quality Assurance, dan Trainer benar-benar terpacu. Pada kesempatan kali ini, para peserta harus berhadapan langsung dengan para dewan juri yang sudah ahli di bidangnya. Umumnya, dalam satu ruang presentasi dihadiri oleh kurang lebih sepuluh juri untuk setiap peserta. Juri-juri tersebut merupakan orang-orang berpengalaman dan mumpuni di bidang layanan informasi pelanggan atau contact center. Sejak tiba di Balai Kartini, sudah terlihat bagaimana persiapan matang para peserta yang tak juga mampu mengusir rasa gugup yang mendera. Ada saja upaya yang dilakukan untuk memantapkan sekaligus menyemangati diri. Ada yang menghafal sambil berjalan-jalan kesana kemari, ada yang mencari tempat tenang, ada pula yang diam untuk menenangkan diri. Semakin siang, pemandangan seperti itu semakin terlihat di setiap lantai. Seperti Mubyar N Khaliq yang terlihat serius mempersiapkan presentasi di layar laptop di hadapannya. Peserta dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia ini turut serta dalam ajang prestasi The Best Contact Center Indonesia 2015 dengan untuk kelompok trainer. Waktu persiapan yang singkat, yakni kurang lebih satu setengah bulan dengan masa pelatihan selama dua minggu, tidak membuatnya gentar. Bahkan ia sudah ada di Balai Kartini meskipun jadwal penyajiannya masih lebih dari dua jam lagi.

Mubyar N Khaliq, perwakilan dari PT Garuda Indonesia, Persero
Mubyar N Khaliq, perwakilan PT. Garuda Indonesia (Persero) yang sedang mempersiapkan presentasi

Sementara peserta yang tengah mempersiapkan diri, terlihat dua wanita cantik berseragam merah dipadukan dengan kemeja putih dan bawahan hitam. Adalah Mida dan Elva, perwakilan dari PT. Administrasi Medika ini terlihat lebih santai. Mereka tampak lega karena sudah berpresentasi di hadapan para juri. Mida, wanita bermata indah yang mengikuti TBCCI untuk kategori supervisor ini mengaku bahwa ini merupakan pengalaman pertama baginya mengikuti ajang seperti ini, “Ini baru pertama kali sih buat saya ikutan ICCA. Jadi ya seru aja.”, ujarnya sambil tersenyum. Pendapat Mida juga diiyakan oleh Elva, sejawatnya yang maju dengan kategori Team Leader. Rupanya tak hanya bagi Mida dan Elva, tahun 2015 ini merupakan tahun pertama bagi PT. Administrasi Medika atau yang biasa dikenal sebagai PT. Ad Medika, sebagai tahun pertama turut serta dalam ajang prestasi contact center yang diselenggarakan oleh ICCA. Meskipun baru pertama kalinya, namun mereka terlihat mantap mengikuti kegiatannya.

Mida dan Elva, perwakilan dari PT. Administrasi Medika
Mida dan Elva, perwakilan dari PT. Administrasi Medika

Kemantapan itu jugalah yang terpancar dari rekan-rekan dari BNI dan Indosat yang begitu ceria saling memberikan dukungan pada anggota timnya yang akan maupun sudah presentasi. Dukungan seperti itu sudah pasti menjadi energi baik yang mampu meningkatkan semangat tim untuk terus yakin akan pencapaian hasil terbaik. Presentasi diri bukan semata-mata tentang keindahan tampilan di layar atau keindahan kata, melainkan juga kejujuran tentang siapa sang penyaji dan apa yang bisa lakukan. Menjelang senja para peserta mulai meninggalkan Balai Kartini dengan membawa harapan untuk hasil memuaskan.

Supporter dari BNI
Pendukung dan peserta dari BNI
Supporter dari PT Indosat, Tbk
Pendukung dan peserta dari PT. Indosat, Tbk.