Tag: call center indonesia

Do or Die (Part I)

AHM 1 Agustus – “August please be nice”, mungkin tidak hanya menjadi trending topic atau meme yang paling sering diunggah di hari ini, tapi juga menjadi pengharapan nyata dari setiap peserta ajang The Best Contact Center Indonesia 2016 di hari ini sampai dengan 4 Agustus mendatang. Setelah presentasi kategori korporat yang telah selesai pada 26-29 Juli silam, kini saatnya individu masuk ring kompetisi. Berharap hasil terbaik dari smua usaha yang sudah dilakukan dalam berbulan – bulan bahkan mungkin sejak tahun lalu dilakukan untuk ditampilkan di depan para juri. Wajah tegang dan pasrah, yel yel penyemangat dari tim yang ikut serta sampai dengan teriakan lega peserta yang sudah selesai presentasi dapat terlihat dan terdengar di seluruh penjuru lantai 7. Meskipun kampus Kalbis sendiri sedang libur, namun excitement dan keriaan para peserta mengisi gedung Kalbis sehingga tidak berasa sepi, bahkan di setiap pojok lantai ada saja peserta yang menemukan tempat nyamannya tersendiri untuk sejenak mengasingkan diri sembari latihan, dan pada akhirnya ruangan pada artikel ini adalah saksi dari hasil usaha peserta.

Para insan Contact Center dari berbagai perusahaan dari ukuran seat small, medium, sampai dengan large dari berbagai kategori dan perusahaan ikut berpartisipasi dalam The Best Contact Center Indonesia 2016 ini. Para presenter yang tampil pada 1-4 Agustus 2016 ini adalah para peserta telah lolos dari tes tulis yang diadakan pada 31 Mei silam di tempat yang sama. Hasil penilaian presentasi hari ini menjadi salah satu penentu utama pemenang The Best Contact Center Indonesia 2016, sehingga tidak heran apabila para peserta berlomba-lomba memberikan penampilan terbaiknya.

Tidak hanya Bentuk slide presentasi dan penampilan yang atraktif saja yang menentukan penilaian para juri, namun konten atau ide kreatifitas yang segar dan mudah diaplikasikan juga menjadi tantangan tersendiri bagi peserta untuk dapat mengesankan para juri yang terdiri dari para akademisi dan juga praktisi contact center.

Perbedaan pada Ajang The Best Contact Center Indonesia 2016 ini adalah kelas kategori peserta yang terbagi dua yaitu kategori The Best of The Best (TBT) bagi para peserta yang telah mengikuti ajang ini dan menang pada tahun-tahun sebelumnya, dan bagi peserta newbie masuk ke kategori reguler. Namun perbedaan kelas ini tidak menyurutkan semangat dan daya juang para peserta. Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa juri di ruang 1 dan 3 hari ini, bahwa untuk penampilan para peserta baik reguler maupun TBT semua memberikan penampilan yang patut diacungkan dua jempol, sehingga dapat dikatakan bahwa seluruh peserta pada hari pertama ini telah memberikan usaha terbaiknya, dan pastinya hasil dari presentasi hari ini dapat dishare ke rekan tim yang akan maju besok sampai 4 Agustus yang akan datang. Tidak lupa apresiasi yang setingi-tingginya bagi para panitia yang secara sigap dan cekatan sehingga acara hari ini berjalan lancar, dan tepat waktu.

Kategori yang tampil pada hari ini adalah Trainer, IT Support, Desk Control, Quality Assurance, dan agent Social Media baik untuk kelas TBT maupun reguler. Para peserta kategori hari ini dapat bernapas lega, karena telah menyelesaikan rangkaian tahapan untuk individu, dan pastinya masih terus berdoa untuk menjadi penerima award di panggung Gala Dinner The Best Contact Center Indonesia 2016 yang akan diadakan pada 26 Agustus 2016 mendatang.

Tegang? excited? atau blank?
Bayangkan Anda di posisi presenter di ruang ini…

Apapun hasilnya, seperti salah satu quote dari peserta kategori Trainer perwakilan PT. Astra Honda Motor, Results never betrays effort, dapat menjadi peserta juga berhasil melewati 15-30 menit menegangkan di ruang penjurian sudah merupakan pencapaian luar biasa, karena para peserta telah berhasil mengalahkan ketakutannya sendiri dan juga usaha serta kerja keras tentunya akan berbuah manis pada akhirnya.

Akhir kata, selamat berjuang para pejuang The Best Contact Center Indonesia 2016! Sampai berjumpa di liputan AHM dari Kalbis hari kedua.-YDU

Salam Satu HATI!

Berani Karena Percaya Diri

Kompetisi Individual

Indonesia Contact Center Asociation (ICCA) kembali menggelar ajang bergengsi tahunan The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2016. Tanggal 25 – 28 Juli 2016 telah dilaksanakan presentasi peserta untuk kompetisi kategori korporate di Hotel Intercontinental Mid Plaza Jakarta. Sedangkan untuk Jadwal Kompetisi individual tahun ini diselenggarakan di Kalbis Institut Pulomas Jakarta Timur, dimulai tanggal 1 Agustus – 4 Agustus 2016. Katogori yang di perlombakan diantaranya Trainer, IT Support, Desk Control, QA, BTB Support, BTB Trainer, BTB Manager, Sosmed, Team Leader, SPV, BTB TL, BTB SPV, Manager, Agent Premium, Agent, Agent Publik, BO, BTB BO & QA, Back Office, CS, Leader CS, English, Telemarketing, dan Telesales. Jumlah peserta yang mengikuti kompetisi ini mencapai ratusan dari berbagai perusahaan terkemuka di Indonesia. Diantaranya adalah PT. Telekomunikasi Indonesia, Bank Central Asia, Bank Mandiri, Indosat Ooredo, JNE, Perusahaan Gas Negara, Pajak dan berapa perusahaan lainnya.

Proses Seleksi kelompok Individual

Sebelum sampai di tahapan Presentasi, ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh seluruh peserta individual dimulai dari pendaftaran, pelaksanaan ujian seleksi tertulis, pengiriman materi presentasi, dan sampailah pada tahap penentuan yaitu presentasi. Tahapan ini pula yang menentukan peserta untuk menjadi Terbaik diantara yang baik. Penjurian dilakukan oleh praktisi contact center dan akademi agar adanya keseimbangan antara teori dan praktek. Penjurian terdiri dari minimum 5 juri untuk setiap ruangan, juri akademisi berasal Dosen beberapa universitas terkemuka diantaranya Universitas Indonesia, Universitas Pancasila, Binus, Trisakti dan beberapa universitas lainnya di Jakarta.

Peserta Individual

Cepy rukmana adalah salah satu peserta individual dari PT. Telekomunikasi Indonesia (Telkom). Pria yang mengaku masih single ini berkompetisi dalam kategori IT Support. Hari ini, adalah hari pertama diadakannya Presentsi individual dan cepy mendapatkan kesempatan untuk Presentasi di depan para juri pada pukul 09.30 pagi di ruangan nomor 2. Tidak terlihat raut wajah gugup, dia menyapa ramah semua rekan yang datang mendukung pagi itu.

ICCA_CeppySebelum Kompetisi dimulai setiap peserta melalui proses pembekalan, begitupula dengan Cepy. Dia mengatakan tantanngan terbesar yang dia hadapi sejak proses pembekalan adalah jarak dan waktu, dikarnakan lokasi pembekalan dan tempat tinggal yang berbeda kota. Pembekalan dilakukan di Jakarta sedangkan tempat tinggalnya berada di kota Bogor. selain itu ia tergolong masih baru dalam bidang It support, sehingga memerlukan lebih banyak lagi mempelajari dan menggali tentang bidang yang ia geluti dari senior-seniornya. Juga dengan lebih banyak mengobservasi aplikasi-aplikasi di unit telkom lainnya, hal itu dapat menjadi pembelajaran bagi diri sendiri maupun bagi teamnya. Untuk lebih meningkatkan kepercayaan diri, pria yang sangat menyukai Vespa ini juga rutin mengikuti training software dan hardware, juga mengikuti seminar IT. Hasilnya, ia berhasil mencapai pencapaian kinerja yang sudah di tentukan oleh perusahaan, bahkan target Time To Recovery dari perusahaan yang seharunya 2 jam, ia mampu mencapainya hanya dalam waktu 1 jam saja.

Mengikuti kompetisi ini, selain bertujuan untuk menjadi yang terbaik diantara yang baik, ia juga ingin berbagi pengetahuan dan berbagi pengalaman dari perusahaan dimana ia bekerja dan dari bidang yang ia geluti kepada para juri dan semua teman-teman baru yang bertemu di kompetisi The Best Contact Center Indonesia 2016 ini.

Billy Cox adalah salah satu orang yang menginspirasinya, billy cox adalah paraktisi IT yang lahir di Denmark. Satu kalimat dari Billy Cox yang ia teladani adalah, “Teknologi seharusnya dapat meningkatkan kehidupan, bukan menjadi kehidupan kita.”

Creative Idea and Presentation Skill

Creative Idea and Presentation Skill

Bagi peserta kategori individu yang lolos tahap selanjutnya untuk mengikuti ajang lomba The Best Contact Center Indonesia 2016 harus melalui tahap presentasi untuk mempresentasikan tantangan pekerjaan, ide dan kreativitas, dan lainnya sebagai dasar penilaian dewan juri. Membuat tampilan presentasi dan menyampaikan hasil presentasi sebenarnya terlihat sederhana, namun juga bisa sangat merepotkan karena selain konten yang sesuai dengan kinerjanya, desain juga harus menarik, dan presentasi juga harus mampu untuk menghibur dewan juri.

Seperti apa menyusun ide untuk membuat presentasi yang manarik? Berikut sejumlah ide kreatif yang disampaikan oleh Andi Anugrah untuk menunjang presentasi dan mengembangkan kemampuan presentasi Anda.

Mendapatkan Ide Kreatif

Ide kreatif sebagai bahan dasar utama atau tema bisa diperoleh dari mana saja. Intinya, tema yang dipakai nantinya harus saling berhubungan antar slide presentasi dan dapat entertaining dewan juri. Selain entertaining, hal lain yang harus diperhatikan antara lain:

  1. Secara teknis, ukuran font sebaiknya berukuran besar sehingga mudah dibaca.
  2. Tidak perlu terlalu banyak teks, alihkan perhatian dewan juri kepada cara Anda membawakan presentasi Anda.
  3. Pilih salah satu, jika Anda ingin menggunakan Bahasa Indonesia, maka Anda harus konsisten menggunakan Bahasa Indonesia. Begitu juga jika Anda ingin menggunakan Bahasa Inggris.
  4. Perlu diingat bahwa slide presentasi adalah alat bantu, buat semenarik mungkin, tapi jangan meninggalkan isi atau content sebagai poin penting.
  5. Sebelum membuat slide presentasi, ada baiknya Anda menyusun kontennya terlebih dahulu dalam sebuah script yang runtut sehingga pada saat menyusun slide presentasi, Anda tidak dipusingkan dengan konten.

Sebagai dasar pertimbangan presentasi yang menarik, Anda harus memahami tiga hal penting yaitu visual, auditory, dan kinesthetic.

Visual

Hal yang harus diperhatikan dalam visual adalah tampilan slide presentasi Anda. Ide untuk membuat presentasi menarik secara visual dapat diambil dari mana saja, misalnya film, gambar-gambar yang menarik secara emosional, atau gambar yang berhubungan satu sama lain sesuai tema yang Anda ambil.

Auditory

Hal ini melibatkan kemampuan Anda untuk menarik perhatian dewan juri melalui presentasi Anda. Tipe dewan juri sangat beragam, ada yang tertarik karena slide presentasi Anda, ada juga yang lebih tertarik dengan cara Anda menyampaikan presentasi Anda. Tentunya Anda harus menguasai kedua hal ini.

Kinesthetic

Hal yang menonjol yang dapat dilihat dari aspek kinesthetic adalah experiential atau sesuatu yang berhubungan dengan pengalaman, apa yang Anda lakukan, atau hobi Anda. Fokuskan pada satu buah ide sebagai bahan dasar pembuatan tema, misalnya jika Anda memiliki hobi menjelajah alam, jadikan hobi ini sebagai tema utama materi presentasi Anda.

Menyusun Materi Presentasi

Setelah Anda paham betul dengan hal-hal yang sudah disebutkan sebelumnya, sudah menentukan tema yang sesuai dengan karakteristik Anda, dan sudah menyusun script, langkah selanjutnya adalah menyusun slide presentasi. Langkah-langkah dalam menyusun slide presentasi adalah sebagai berikut:

Profil

Patut diperhatikan bahwa profil harus padat dan jelas, berisikan nama, tempat dan tanggal lahir, serta pendidikan terakhir Anda. Jangan lupa untuk mencantumkan foto diri. Buat dalam satu halaman slide presentasi.

Selanjutnya, masukkan ke dalam presentasi Anda setidaknya tiga hal yang menarik dari contact center. Ini yang mengawali presentasi Anda setelah halaman profil.

Tantangan

Tiga hal utama dari aspek tantangan adalah tantangan dalam hal kualitas, produktivitas, dan disiplin. Selain itu, dapat juga dimasukkan ke dalam materi presentasi Anda, tantangan tersebut berasal dari mana. Misalnya tantangan dari diri sendiri, dari pelanggan, dan tantangan dari perusahaan. Contoh tantangan antara lain tantangan tentang transaksi, revenue atau pendapatan, pelayanan, risiko, kualitas, teknologi, loyalitas agent, service level, dan lain-lain.

Menetapkan skala prioritas juga penting, dan bisa menjadi salah satu ide kreatif Anda. Skala prioritas diukur dari urgency dan important yang meliputi tiga hal yaitu permintaan pelanggan, pekerjaan atau tugas yang harus dikerjakan, dan permasalahan. Namun biasanya skala prioritas yang diutamakan terletak pada customer atau pelanggan.

Kreativitas

Pada bagian ini, semua ide dan kreativitas harus disesuaikan dengan tantangan. Tantangan yang dihadapi diselesaikan dengan ide dan kreativitas tertentu. Kembali ke masalah tema, kreativitas juga harus sesuai dengan tema.

Tema yang diambil dari hobi dapat dianalogikan untuk menggambarkan tantangan dan kreativitas. Misalnya, yang memiliki hobi menjelajah alam akan menghadapi tantangan yang dianalogikan dengan track yang sulit, cuaca buruk, dan harus survival. Maka kreativitasnya juga harus sesuai misalnya safety equipment, kondisi tubuh yang prima, dan lainnya. Semuanya dapat dianalogikan semacam itu.

Manajemen Bawahan

Untuk kategori leader, dalam slide presentasinya diperlukan manajemen bawahan. Ide atau inspirasi untuk manajemen bawahan bisa didapatkan dari mana saja. Misalnya prinsip Ki Hadjar Dewantara yaitu Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. Manajemen bawahan yang sesuai dengan prinsip ini adalah bagaimana seorang leader membawa orang-orang di bawahnya dengan dukungan dari depan, tengah, dan belakang.

Program Kerja

Untuk kategori trainer, IT support, dan desk control, program kerja juga harus ada dalam materi presentasinya. Tidak perlu terlalu banyak, atau jika memang banyak dapat disebutkan semuanya, namun penjelasan lebih detail sebaiknya difokuskan pada satu program kerja saja.

Pengembangan Diri

Bagian pengembangan diri diisi dengan sesuatu yang dapat mengembangkan diri dan tentunya bermanfaat bagi orang lain, misalnya rekan kerja. Aspek yang harus ada antara lain knowledge, skill, and attitude. Attitude di sini maksudnya adalah sharing atau berbagi. Perlu diingat bahwa terlalu banyak mencantumkan training yang pernah diikuti justru tidak baik karena akan terlihat bahwa peserta kurang kompeten.

Kinerja

Kinerja juga harus sesuai dengan kreativitas dan pengembangan diri. Pada bagian ini juga harus mencantumkan Key Performance Indicator (KPI) paling tidak tiga poin.

Prestasi

Anda juga harus mencantumkan prestasi dalam slide presentasi Anda, bisa prestasi individu, tim, maupun prestasi perusahaan. Prestasi yang dicantumkan juga harus berhubungan dengan pengembangan diri.

Alasan Terpilih

Pada bagian ini, Anda harus mengungkapkan alasan apa yang Anda miliki agar Anda terpilih sebagai pemenang. Anda boleh mencantumkan quotes yang sesuai dengan karakteristik Anda.

Perlu dijadikan catatan sebagai tips, pada bagian tantangan, kreativitas, dan alasan terpilih, Anda dapat menggunakan singkatan. Berikan hal-hal tidak terduga melalui penggunaan singkatan. Misalnya Anda yang memiliki hobi kuliner, tantangan yang Anda hadapi adalah “tempe” yang merupakan kependekan dari target, motivasi, dan penolakan pelanggan.

Last but not least…

Komponen Desain

Perlu diperhatikan komponen desain slide presentasi Anda. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam komponen desain adalah latar, warna, huruf, efek, suara, gambar, grafik, dan point-point.

Demikian adalah A sampai Z hal-hal yang perlu Anda perhatikan dan Anda aplikasikan dalam menghadapi presentasi individu. Persiapkan diri Anda semaksimal mungkin. Mudah-mudahan bermanfaat. (MZ)