Pejuang Proses, Pecinta Hasil

Bank Indonesia (10/8) – Kriiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnggggg… Suara bel panjang dengan volume yang keras membangunkan saya dari tidur nyenyak saya di pagi ini. Seketika tersentak, menyadari deretan angka yang terpampang. 05.50, begitu yang terbaca dari celah sempit mata yang belum terbuka sempurna. Sontak, sambil berusaha mengimbangi badan yang tengah diisi makhluk mungil di dalam perut, saya bergegas merapikan diri, menuju tempat ‘ibadah’ saya, Bank Indonesia.

Tepat pukul 06.30, kaki mantap melangkah meninggalkan rumah. Layaknya memiliki pintu kemana saja a la Doraemon, jari-jemari berirama di atas mesin kehadiran yang menunjukkan telah pukul 07.04. “Alhamdulillah, belum terlambat”.

Bukan tanpa alasan tidur malam saya yang terbuai, hingga melalaikan untuk bangun sepagi mungkin. Lebih tepatnya karena kemarin (9/8), saya juga merupakan ‘petarung’ di ajang The Best Contact Center Indonesia. Bersama dua rekan lainnya, kami berikhtiar di lomba Quality Team. Setelahnya, tak henti lelahnya kami menyemangati ‘petarung’ kami lainnya di Smart Team.

Dan hari ini (10/8), sambil bergegas melangkahkan kaki menuju ruang kerja, pikiran saya pun menuntun ingatan bahwa masih tersisa satu tim ‘petarung’ lainnya, yang masih akan menorehkan kejayaan di TBCCI. Ya, untuk kategori Reporting Team.

Tangan pun gatal merogoh tas, mencari benda segi empat yang biasa digunakan untuk berkomunikasi. Benar saja, membuka layar si ponsel pintar, senyum di bibir terkembang.

“Selamat berjuang Tim Reporting BI (Mas Dendi, Kak Yusi, Undah)… Smga hri ini diberi kelancaran dan keberkahan dlm perlombaan hari iniii…. Aamin YRA” ujar seorang kawan, Bocil, menyemangati tiga ‘petarung’ kami.

“Sukses ya…” tulis salah seorang pimpinan kami, Ibu Any.

“Selamat berjuang team reporting… Sukses  yaa” lanjut kawan lainnya, Sari.

Disusul dua motivasi lainnya, “Semangaaaat” dari Ulfah, dan “Selamat berjuang teman-teman” dari Rahmat.

Kamilah si pecinta proses. Adalah hasil terbaik sebagai motivasi memuaskan bagi kami. Begitupun semangat yang kami tebar untuk tim yang masih akan berlaga di hari terakhir TBCCI. Tak henti-hentinya kami menebarkan semangat positif kami. Tanpa henti, grup pertemanan di ponsel pintar terus menerus menyundul kalimat-kalimat motivasi.

Dan pada pukul 10.47, kami puas melihat raut muka “Leeeeegggaaaaaaaaa” dari tiga ‘petarung’ kami.

“Mantabs… Semoga hasilnya memuaskan…aamiin..” Ibu Any tetap mendoakan.

Apapun pencapaian kami, tim dari Bank Indonesia, namun itulah ikhtiar kami.

Hari ini, last but not least, tak akan menghentikan karya dan kreativitas kami.

The Best Contact Center Indonesia 2016 menguras tenaga dan pikiran beberapa dari kami, namun sekali lagi kami puas melihat proses yang harus kami lewati demi menuju hasil yang kami harapkan, apapun itu kenyataannya.

“Lancaaaarrr penuuhh berkaaahhhh” ketik Bocil menanggapi pertanyaan terkait kesan-kesannya pada TBCCI 2016.

“Menjadi partisipan dalam kegiatan terakhir di lomba TBCCI ICCA merupakan tantangan tersendiri bagi saya. Yaa meskipun kami gagal mempersembahkan medali di kategori reporting team, tapi pelajaran yg kami dapatkan dalam TBCCI kali ini adalah hasil bukanlah prioritas namun proseslah yang menjadi ilmu berguna untuk kami ke depannya,”testimony Nining mengakhiri rangkaian panjang kompetisi dan perjuangan kami di malam ini.

Sampai bertemu di TBCCI 2017!

Tim Reporting BI