Passion untuk Sukses

Passion untuk Sukses

Pria ini menyatakan bahwa dia memiliki kesamaan dengan Barrack Obama, bukan kesamaan secara fisik, namun kesamaan dengan passion yang dimiliki oleh Obama, yaitu passion untuk sukses. Bagaimana kisah sukses pria yang satu ini?

Skill berbahasa Inggrisnya baik sekali, cara menyampaikannya mudah dipahami. Ternyata dia sudah belajar Bahasa Inggris sejak kecil dengan bimbingan ibunya. Ya, pria ini adalah agent English dari CIMB Niaga. Sejak kecil pula, dia selalu mengikuti berbagai kompetisi yang berhubungan dengan menggunakan bahasa Inggris seperti debat dan pidato.

Sebagai seorang agent, utamanya agent English, Arradika selalu menghadapi tantangan yang dia sebut sebagai VIP. VIP merupakan kependekan dari vulnerable, impatient, dan positive thinking. Tantangan pertama yaitu vulnerable maksudnya adalah dia harus siap menghadapi berbagai macam karakter pelanggan. Utamanya untuk pelanggan yang tidak sabar, marah-marah, dan memojokkan dirinya. Tantangan kedua yaitu impatient maksudnya adalah Arradika harus selalu bersabar dengan pertanyaan-pertanyaan yang sama. Tantangan ketiga adalah positive thinking, berat rasanya untuk selalu berpikir positif dimana ketika dia sedang memiliki banyak masalah dan pikiran, dia harus berhadapan dengan komplain dan pertanyaan dari pelanggan-pelanggannya.

Ide yang dicetuskan oleh pria kelahiran Madiun, 1 Juli 1988 ini lagi-lagi mendapat inspirasi dari Obama, yang dia sebut sebagai Obama Theraphy. Terapi ini berisi aktif di dunia media sosial, relax and focus, dan menulis diary serta membuat mosaic art. Aktif di media sosial dapat membantu Arradika untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggrisnya. Menjadi rileks dan fokus juga sangat penting dilakukan agar dapat memberikan pelayanan maksimal. Sedangkan menulis diary ini maksudnya adalah menyusun catatan dan update info ke dalam catatan pribadinya dan membuat scrapbook berisi foto keluarganya untuk selalu membuatnya bersemangat.

Agar dapat terus berkembang, Arradika juga selalu melakukan kegiatan pengembangan diri dengan mengikuti library club, English club, dan badminton dan pingpong club. Library club dia ikuti untuk memuaskan hobinya yaitu membaca. English club dia ikuti untuk mengembangkan skill berbahasa Inggrisnya. Sedangkan badminton dan pingpong dia lakukan agar tubuhnya tetap bugar.

Pencapaian kerjanya yang diukur dengan KPI dia capai dengan baik, meliputi penilaian Quality Assurance dan product knowledge. Penghargaan yang pernah dia raih antara lain sebagai Best Agent English untuk bulan Maret 2016 dan sebagai Contender ICCA 2015. Pada akhir presentasinya, Arradika menyebutkan mengapa dia pantas menjadi pemenang, yaitu karena dia memiliki goal sebagai pemenang, reliable, dan creative. (MZ)