Hari ke 3 Lomba Individual : Memaksimalkan Kompetisi Dengan Upaya dan Do’a

Upaya disertai do’a oleh peserta lomba.

Tidak ada kata ‘instant’ dalam hal meraih kesuksesan, butuh proses dan kerja keras untuk mencapainya. Hari Rabu tepatnya pada tanggal 31 Juli 2019 adalah hari ketiga yang menjadi hari terakhir dilaksanakannya Lomba Individual The Best Contact Center Indonesia 2019. Seperti dua hari sebelumnya acara dimulai dengan setiap juri dan peserta memasuki ruang aula untuk melakukan registrasi sambil mengambil voucher untuk berfoto di photobooth.

Ramai, adalah kata yang tepat untuk menunjukkan suasana pada pagi itu. Di hari terakhir registrasi mulai dibuka pada pukul 07:00 WIB. Bahkan sebelum registrasi dibuka sudah banyak peserta dan juri yang sudah hadir dan siap untuk melakukan registrasi. Suasana pagi yang cerah menyambut kegiatan TBCCI 2019 Tahap 2 Individual dengan suka cita. Peserta bersama tim pendukung dari berbagai perusahaan mulai berdatangan di awal waktu dan menunjukkan peningkatan jumlah tim pendukung yang semakin banyak mendekati jadwal lomba dimulai.

Peserta melakukan registrasi dan menerima voucher foto.

Seperti peserta yang bertanding di hari sebelumnya, mereka mendapatkan voucher pada saat registrasi. Voucher tersebut digunakan untuk pengambilan sesi foto di photobooth yang disediakan. Sesi foto ini diwajibkan untuk peserta karena foto tersebut akan digunakan sebagai foto profil pada saat pengumungan pemenang di malam Gala Dinner nanti.

Bagi mereka yang sudah mendapatkan nomor urut sesuai jadwal lomba, diberikan waktu untuk berias dan bersiap diri di ruang aula sebelum namanya dipanggil oleh announcer untuk tampil lomba presentasi di lantai 4 dan 5 Gedung Wisesa STIA LAN. Ada momentum unik yang ditunjukkan oleh peserta dan tim pendukung dari berbagai perusahaan di hari ketiga Lomba Indvidual TBCCI 2019 dilaksanakan, contohnya selain tim berhias peserta juga memiliki tim stylish yang membantu tata rias dan busana peserta sebelum tampil presentasi.

Peserta bersama timnya berias di ruang aula.

Peserta yang sudah siap untuk tampil presentasi, diarahkan oleh petugas menuju ke lantai 4 dan 5. Suasana ruangan lomba terasa dingin dan hening, satu persatu peserta keluar dan masuk untuk unjuk kebolehan melakukan presentasi berdasarkan kategorinya. Peserta juga menyelesaikan soal fish bowl yang telah diterimanya dari dewan juri.

Dewan juri yang berjumlah 15 hingga 18 per ruangan melakukan penilaian dengan mengisi score card yang telah disediakan oleh panitia. Dewan juri tersebut yaitu juri akademisi dan juri dari perwakilan perusahaan yang berada di setiap ruangan. Sambil menunggu peserta yang berlomba di lantai 4 dan 5, peserta lain yang menunggu di aula memiliki beragam aktivitas.

Saat jeda istirahat peserta memberikan unjuk kebolehan dengan karaoke bersama. Sama dengan hari sebelumnya, ide ini dicetuskan oleh Andi Anugrah selaku ketua ICCA untuk menghangatkan suasana dan mencairkan ketegangan peserta saat menanti giliran lomba. Beberapa peserta yang tampil menyanyi adalah Sisca dari Halo BCA dan Elista dari Pertamina yang juga ikut menunjukkan kebolehannya untuk bernyanyi di depan para peserta.

Elista dari Pertamina sedang bernyanyi menghibur peserta di ruang aula.

Ada sekitar 148 peserta yang bertanding di hari Rabu. Mereka melakukan yang terbaik yang mereka bisa, dukungan tim pendukung dan perusahaan juga telah mereka dapatkan, tak terkecuali seorang wanita cantik yang bernama Ni Made Sumi dari perusahaan PLN. Ni Made duduk didepan ruang E lantai 5 sambil menunggu giliran. Ia mengaku deg-degan untuk tampil di hadapan dewan juri karena ini adalah kali pertama Ni Made mengikuti lomba. Walaupun begitu, ia berusaha untuk tenang, sampai akhirnya namanya dipanggil oleh petugas ruangan untuk masuk ke dalam dan membawakan presentasinya. Clip On sudah terpasang dan perjuangan pun dimulai oleh Ni made.

Ni Made Sumi sebelum memulai lomba.

Momen mendebarkan lainnya terjadi di lantai 5 juga tepat di depan ruangan D. Menariknya, saat salah satu peserta dari JNE bersiap untuk lomba, tim pendukung sempat melakukan meditasi dan hipnoterapi kepada peserta nya. Hal ini guna memberikan ketenangan dan mengembalikan titik fokus pada materi yang telah dipelajari. Hal tersebut seringkali dilakukan agar dapat mengurangi rasa cemas bagi peserta dan memperkuat daya ingat.

Meditasi dan Hipnoterapi yang dilakukan oleh tim dari JNE.

Hal berbeda lainnya berada di aula, dimana saat detik-detik akhir peserta selesai berlomba, ruangan aula masih dipenuhi oleh tim pendukung dari berbagai perusahaan yang dengan sengaja datang untuk memberi semangat dan ucapan selamat untuk perwakilan perusahaan mereka seperti bliblicom, PLN, JNE, OJK, BNI, Pertamina, ASDP, CIMB Niaga, BCA dan perusahaan lainnya yang turut serta terdaftar sebagai peserta. Semua memasuki formasi perusahaannya masing-masing, memulai yel-yel penyemangat dan berdo’a bersama. Apapun hasilnya nanti, semua telah mereka kerahkan.

JNE lagi-lagi dengan tim mereka membuat formasi unik. Semua tim JNE membentuk lingkaran yang melingkar ke dalam. Mereka membentuk suatu komando dan mengucapkan rasa syukur atas selesainya perlombaan di hari ketiga tersebut.Selain yel-yel dan do’a yang terus menerus dipanjatkan di sudut aula, tidak sedikit pula kesan dan pesan dari juri terkait acara Lomba Individual The Best Contact Center Indonesia 2019 Tahap 2 ini. Salah satunya ialah Chalify Ardi selaku juri dari DHL Express mengungkapkan kesan nya terkait kegiatan penjurian hari ini “Pengalaman saya melihat peserta hari ini tuh bagus banget, kreatif dan yang paling saya rasakan adalah powernya, saya pun jadi semangat melihatnya sebagai anak muda jaman sekarang gitu ya.. so bangga sih bisa lihat temen-temen dari contact center bisa se-kreatif ini, bisa se-powerful ini”.

Formasi berbentuk lingkaran yang melingkar ke dalam oleh tim JNE.

Salman, juri perwakilan dari Kalbis Institute juga turut memberikan kesannya mengenai acara Lomba Individual TBCCI 2019, “Ini merupakan sesuatu yang menarik bagi para peserta karena mereka dinilai oleh beberapa kalangan, mulai dari institusi kemudian juga dari akademisi, juga banyak hal yang didapat oleh institusi. Hal yang menarik disini, kami menemukan fenomena-fenomena peserta yang cukup agresif, mereka mengeluarkan segala kompetensinya dalam meyakinkan kami sebagai juri untuk menarik simpati sehingga memberikan penilaian yang terbaik”.

Salman, juri akademisi dari Kalbis Institute.

Memang semua peserta sudah mengerahkan segala kemampuannya dalam meyakinkan juri bahwa merekalah yang terbaik. Ajang Lomba Individual TBCCI 2019 akan melahirkan pemenang-pemenang yang memiliki nilai tertinggi atas dasar usaha dan do’a yang dipanjatkan. Setelah peserta dengan nomor urut terakhir selesai membawakan materi presentasi, para juri berfoto bersama. Photobooth yang telah disediakan pun ramai digunakan untuk berswafoto dan suasana aula menjadi sangat ramai dari biasanya karena pegabadian momen di hari ketiga tersebut. Acara ditutup dengan diputarnya lagu “we are the champions”. Para peserta yang tersisa saat penutupan lomba beryanyi dan berfoto bersama.

Berikut sedikit uraian kata yang disampaikan oleh Anita Rizqiana sebagai Ketua Bidang Peghargaan ICCA atas terlaksananya penyelenggaraan Lomba Individual The Best Contact Center Indonesia 2019 “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, seluruh kontestan perwakilan dari berbagai perusahaan serta para PIC dan supporter yang mendukung acara ini sehingga berlangsung dengan lancar. Selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan lomba dengan baik, semoga sukses dan menjadi pemenang. Go Platinum! Salam Sukses!”.

Anita Rizqiana saat menyampaikan uraian kata dan ucapan terima kasih.

Disambung dengan pesan Andi Anugrah selaku ketua ICCA, “Terimakasih atas semua partisipasinya pada acara Lomba Indvidual The Best Contact Center Indonesia 2019 partisipasi peserta, dewan juri juga keterlibatan semua panitia serta dukungan para sponsor tentunya, acaranya sudah berlangsung dengan lancar, meriah dan banyak kejutan-kejutan terjadi, kita nantikan saja siapa pemenangnya pada malam penghargaan pada tanggal 10 September nanti di Hotel Shangri-La”. (WH)

Andi Anugrah saat menyampaikan uraian kata dan ucapan terima kasih.

This entry was posted in Artikel and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

1 Response to Hari ke 3 Lomba Individual : Memaksimalkan Kompetisi Dengan Upaya dan Do’a

  1. You’re the best, I just stumbled your weblog and wanted to say that I’ve truly enjoyed browsing your blog posts. After all I’ll be subscribing to your feed and I hope you write again very soon!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *