Dag…Dig…Dug…Dhueeerr One Step Closer Go to Macau

Peserta dan Pendukung Bank Mandiri Persero, Tbk
Peserta dan Pendukung Bank Mandiri Persero, Tbk

Pukul 07.30 wib Balai Kartini sudah mulai dipenuhi peserta Indonesia Contact Centre Association. Dilengkapi dengan dress code warna warni, serta para pendukung masing-masing yang tak kalah heboh, ikut meramaikan kontes ini. Dan yang paling penting sudah mempersiapkan materi yang akan dibawakan untuk presentasi. Untuk informasi juga para peserta diperbolehkan membawa peralatan pendukung untuk menambah kepercayaan diri saat presentasi. Dari semua kategori yang ada hari ini hanya ada 5 kategori yang dijadwalkan, diantaranya kategori Team Leader inbound, Quality Assurance, Supervisor, Trainer, dan Manager. Untuk kategori tim Leader inbound, Quality Assurance, Supervisor dan Trainer diediakan untuk presentasi di ruangan Raflesia dan untuk kategori Manager berada diruangan Cempaka dan Anggrek di Lt.2.
Setiap kategori diberikan waktu yang berbeda untuk presentasi, dimana kategori Team Leader dan QA (Quality Assurance) diberi waktu 20 menit, supervisor diberi waktu 25 menit, trainer diberi waktu 30 menit dan kategori manager diberi waktu 30 menit. Dalam waktu yang diberikan di bagi menjadi dua sesi yaitu sesi presentasi dan Tanya jawab.
Raut wajah yang memperlihatkan bahwa detak jantung berdegup begitu kencang, kegelisahan, kegusaran terpancar jelas dari setiap peserta. Suatu kebanggaan pastinya menjadi perwakilan dari perusahaan diajang bergengsi The Best Contact Center Indonesia. Bagi peserta yang telah lulus di tahapan tes tulis tanggal 27 april 2015, hari ini berhak melaju ke tahapan selanjutnya yaitu tahapan presentasi.
Nah penasarankan gimana aja sii kegiatan hari ini berlangsung?
Yuuk ikut kami untuk menelusuri rangkaian tahapan presentasi hari ini,, check it out..
Kesibukan pertama terlihat di meja registrasi, beberapa peserta sedang mengantri untuk melakukan registrasi ulang, acara presentasi akan dimulai pukul 08.00. Peserta pertama yang kami temui adalah Ibu Ike Yulinda sebagai perwakilan kategori Supervisor PT Bank Mandiri Persero, tbk. yang baru saja keluar dari ruang pesentasi.

Gambar Ibu Ike Yulinda setelah keluar dari ruangan presentasi
Gambar Ibu Ike Yulinda setelah keluar dari ruangan presentasi

Berjalan ke sudut balai kartini, tepatnya di lantai 1 ruang raflesia kami bertemu dengan salah satu perwakilan dari perusahaan kami yaitu PT. Bank Mandiri, Persero Tbk. Melihat wajahnya yang masih gugup dengan mata berkaca-kaca, kami menyapanya dan sedikit mengajaknya mengobrol. Mba Febrina, begitu kami biasa menyapanya. Mewakili kategori TL inbound dari Bank Mandiri, tentu ada sebuah kebanggaan tersendiri baginya. Masih dengan nafas yang cukup ngos-ngosan, beliau menceritakan apa yang dialami di dalam ruangan kontes ICCA.
“Hufth, luar biasa rasanya udah maju. Rasanya plong, deg-degan, campur aduk semua di dalam”, ujarnya. Ketika baru keluar dari ruangan presentasi, mba Febrina lengkap mengenakan celemek warna-warni dan juga membawa alat pengocok adonan kue. Hehehe.. tentu kita yang melihatnya berfikir, unik sekali bukan? Tema Rainbow Cake dibawakan oleh mba Febrina saat beliau presentasi. Kenapa beliau mengambil tema Rainbow cake? Mari kita sedikit ulas tentang alasannya kenapa harus Rainbow cake?
“Rainbow cake itu kue yang enak, warnanya menarik. Dan aku mengambil tema ini karena ada korelasi antara hobi aku memasak dengan kerjaan. Jadi kerja itu ya harus warna warni, menyenangkan dilihat, dan nyaman dijalani”, jelasnya.

Gambar mba febrina lengkap dengan celemek dan alat pembuat kue
Gambar mba febrina lengkap dengan celemek dan alat pembuat kue

Peserta lain yang berhasil kami ajak bicara adalah peserta dari Garuda Indonesia. Sonia Utami Putri (23 tahun) mewakili Garuda Indonesia untuk category Team Inbound Leader. Berangkat dari Bandung sampai di Jakarta jam 07:00 pagi, langsung melakukan registrasi. Kantor Call Center ini bertempat di Bandung (Jln Malabar no 37). Presentasi dimulai jam 09:40-10:00 dengan jumlah slide adalah tiga belas. Setiap peserta memiliki cara untuk mempresentasikan materi yang akan ia bawakan. Sonia misalnya, dia menggunakan tiga bahasa dilengkapi dengan berbagai gerakan khas Safety Flight yang nanti akan ditampilkan di depan dewan juri.
“ Menang – Kalah jangan difikirkan yang penting Optimal”, mottonya.

Peserta Garuda Indonesia, Sonia (Kiri) Pilot dan Pramugari
Peserta Garuda Indonesia, Sonia (Kiri) Pilot dan Pramugari

Melirik ke kanan dan ke kiri layaknya audio stereo, kami melihat sekelompok peserta yang kompak mengenakan seragam kerja PT Kereta Api Persero. Keseruan yang berbeda sudah terlihat dari jauh, kami menghampiri dan berkempatan untuk berbincang dengan Bapak Syukron Ma’mun (29 tahun). Beliau mewakili PT KAI untuk kategori QA (Quality Assurance) dengan jam presentasi 08:00 – 08:20. Persiapan yg dilakukan Oleh Bapak Syukron adalah persiapan mental serta fisik. Tim KAI sampai di Balai kartini jam 06:00 pagi, dengan presentasi berisi dua belas slide dan pak Syukron pun sampaikan jurinya di dalam ruangan ada 10 orang dan setiap peserta hanya mendapatkan satu pertanyaan fish bowl . Saat presentasi berlangsung pak Syukron melihat wajah Juri yang sangat antusias dan itu membuat semangatnya menjadi naik, bukan sebaliknya.
“walaupun peserta yang lain terlihat baik, semoga saya selangkah lebih baik didepannya (Amin)”, ujarnya.

Bapak Syukron Perwakilan QA PT. KAI
Bapak Syukron Perwakilan QA PT. KAI

Yuk mari kita naik ke lantai dua dan mengintip persiapan peserta lain.

Eskalator menuju Lt 2
Eskalator menuju Lt 2

Ada juga perwakilan dari Call Center Bea Cukai, ini kali pertama mereka mengikuti ajang ICCA. Call center bea cukai baru berdiri oktober 2014, sehingga karyawannya pun masih tergolong sedikit.

Perwakilan call center Bea cukai dengan Motto " Connecting With Heart "
Perwakilan call center Bea cukai dengan Motto ” Connecting With Heart “

Naik ke lantai dua, kami bertemu dengan seorang wanita cantik yang melontarkan senyuman manis kepada kami, yaitu Ibu Romauli Febiyanti. Ka uli, sapaan akrab kami kepada beliau. Ka uli merupakan perwakilan dari PT. Bank Mandiri Persero, Tbk. mewakili dalam kategori Manager. Tentu saja ada sebuah kebanggaan tersendiri baginya. Dihadapan sekitar delapan sampai sepuluh orang juri yang notabene memang berposisi sebagai Departement Head tentu saja membuat ka uli dag dig dug. “Waktu dipanggil untuk presentasi lumayan deg – degan sih, walaupun aku sebenernya udah kenal beberapa jurinya. Cuma pas udah di atas so far so good lah ya. Dinikmatin aja nerveous nya” ujarnya. Ketika kami menanyakan tentang pertanyaan yang beliau peroleh dari juri, beliau mulai memaparkan.
“Sebutkan dan jelaskan apa yang menjadi skala prioritas yang dilakukan dalam peningkatan kualitas?” “Strenght and three ing”, jelasnya. Apa itu three ing? Three ing adalah training, learning dan sharing. Menurutnya, ketiga hal inilah yang paling utama dalam peningkatan kualitas. Selain dengan jawaban cerdasnya, ka uli juga sempat menampilkan nyanyian kepada juri disela-sela presentasinya, dan menjelaskan sedikit keseleo main gitarnya tadi saat tampil.

Gambar Ka Uli dengan instrument gitarnya
Gambar Ka Uli dengan instrument gitarnya

Banyak hal yang menggelitik dan membuat kami tersenyum melihat eskpresi semua peserta baik yang belum presentasi maupun yang sudah presentasi, tentunya yang belum presentasi masih ada kegelisahan yang terasa karena ada beban yang belum terselesaikan dan akan terluapkan setelah presentasi dilaksanakan. Dengan teriakan euforia baik oleh peserta atau pun rekan kerja yang berkempatan datang ke Balai Sarbini di hari ini.
Tentunya semua yang telah presentasi ada perasaan lega bercampur harapan yang besar untuk menjadi pemenang dan terbang ke Macau tentunya. Departement Head Banking Contact center Bank Mandiri Ibu Evi Riawati yang dipercaya menjadi juri dihari ini terlihat cukup bingung menentukan para peserta yang berpeluang besar untuk jadi pemenang. Pemenang The Best Contact Center Indonesia akan diumumkan dibulan Juni mendatang. Semangat menjadi juara sudah mulai terpancar dalam diri setiap peserta ketika keluar dari ruangan presentasi.