Creative Idea and Presentation Skill

Creative Idea and Presentation Skill

Bagi peserta kategori individu yang lolos tahap selanjutnya untuk mengikuti ajang lomba The Best Contact Center Indonesia 2016 harus melalui tahap presentasi untuk mempresentasikan tantangan pekerjaan, ide dan kreativitas, dan lainnya sebagai dasar penilaian dewan juri. Membuat tampilan presentasi dan menyampaikan hasil presentasi sebenarnya terlihat sederhana, namun juga bisa sangat merepotkan karena selain konten yang sesuai dengan kinerjanya, desain juga harus menarik, dan presentasi juga harus mampu untuk menghibur dewan juri.

Seperti apa menyusun ide untuk membuat presentasi yang manarik? Berikut sejumlah ide kreatif yang disampaikan oleh Andi Anugrah untuk menunjang presentasi dan mengembangkan kemampuan presentasi Anda.

Mendapatkan Ide Kreatif

Ide kreatif sebagai bahan dasar utama atau tema bisa diperoleh dari mana saja. Intinya, tema yang dipakai nantinya harus saling berhubungan antar slide presentasi dan dapat entertaining dewan juri. Selain entertaining, hal lain yang harus diperhatikan antara lain:

  1. Secara teknis, ukuran font sebaiknya berukuran besar sehingga mudah dibaca.
  2. Tidak perlu terlalu banyak teks, alihkan perhatian dewan juri kepada cara Anda membawakan presentasi Anda.
  3. Pilih salah satu, jika Anda ingin menggunakan Bahasa Indonesia, maka Anda harus konsisten menggunakan Bahasa Indonesia. Begitu juga jika Anda ingin menggunakan Bahasa Inggris.
  4. Perlu diingat bahwa slide presentasi adalah alat bantu, buat semenarik mungkin, tapi jangan meninggalkan isi atau content sebagai poin penting.
  5. Sebelum membuat slide presentasi, ada baiknya Anda menyusun kontennya terlebih dahulu dalam sebuah script yang runtut sehingga pada saat menyusun slide presentasi, Anda tidak dipusingkan dengan konten.

Sebagai dasar pertimbangan presentasi yang menarik, Anda harus memahami tiga hal penting yaitu visual, auditory, dan kinesthetic.

Visual

Hal yang harus diperhatikan dalam visual adalah tampilan slide presentasi Anda. Ide untuk membuat presentasi menarik secara visual dapat diambil dari mana saja, misalnya film, gambar-gambar yang menarik secara emosional, atau gambar yang berhubungan satu sama lain sesuai tema yang Anda ambil.

Auditory

Hal ini melibatkan kemampuan Anda untuk menarik perhatian dewan juri melalui presentasi Anda. Tipe dewan juri sangat beragam, ada yang tertarik karena slide presentasi Anda, ada juga yang lebih tertarik dengan cara Anda menyampaikan presentasi Anda. Tentunya Anda harus menguasai kedua hal ini.

Kinesthetic

Hal yang menonjol yang dapat dilihat dari aspek kinesthetic adalah experiential atau sesuatu yang berhubungan dengan pengalaman, apa yang Anda lakukan, atau hobi Anda. Fokuskan pada satu buah ide sebagai bahan dasar pembuatan tema, misalnya jika Anda memiliki hobi menjelajah alam, jadikan hobi ini sebagai tema utama materi presentasi Anda.

Menyusun Materi Presentasi

Setelah Anda paham betul dengan hal-hal yang sudah disebutkan sebelumnya, sudah menentukan tema yang sesuai dengan karakteristik Anda, dan sudah menyusun script, langkah selanjutnya adalah menyusun slide presentasi. Langkah-langkah dalam menyusun slide presentasi adalah sebagai berikut:

Profil

Patut diperhatikan bahwa profil harus padat dan jelas, berisikan nama, tempat dan tanggal lahir, serta pendidikan terakhir Anda. Jangan lupa untuk mencantumkan foto diri. Buat dalam satu halaman slide presentasi.

Selanjutnya, masukkan ke dalam presentasi Anda setidaknya tiga hal yang menarik dari contact center. Ini yang mengawali presentasi Anda setelah halaman profil.

Tantangan

Tiga hal utama dari aspek tantangan adalah tantangan dalam hal kualitas, produktivitas, dan disiplin. Selain itu, dapat juga dimasukkan ke dalam materi presentasi Anda, tantangan tersebut berasal dari mana. Misalnya tantangan dari diri sendiri, dari pelanggan, dan tantangan dari perusahaan. Contoh tantangan antara lain tantangan tentang transaksi, revenue atau pendapatan, pelayanan, risiko, kualitas, teknologi, loyalitas agent, service level, dan lain-lain.

Menetapkan skala prioritas juga penting, dan bisa menjadi salah satu ide kreatif Anda. Skala prioritas diukur dari urgency dan important yang meliputi tiga hal yaitu permintaan pelanggan, pekerjaan atau tugas yang harus dikerjakan, dan permasalahan. Namun biasanya skala prioritas yang diutamakan terletak pada customer atau pelanggan.

Kreativitas

Pada bagian ini, semua ide dan kreativitas harus disesuaikan dengan tantangan. Tantangan yang dihadapi diselesaikan dengan ide dan kreativitas tertentu. Kembali ke masalah tema, kreativitas juga harus sesuai dengan tema.

Tema yang diambil dari hobi dapat dianalogikan untuk menggambarkan tantangan dan kreativitas. Misalnya, yang memiliki hobi menjelajah alam akan menghadapi tantangan yang dianalogikan dengan track yang sulit, cuaca buruk, dan harus survival. Maka kreativitasnya juga harus sesuai misalnya safety equipment, kondisi tubuh yang prima, dan lainnya. Semuanya dapat dianalogikan semacam itu.

Manajemen Bawahan

Untuk kategori leader, dalam slide presentasinya diperlukan manajemen bawahan. Ide atau inspirasi untuk manajemen bawahan bisa didapatkan dari mana saja. Misalnya prinsip Ki Hadjar Dewantara yaitu Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. Manajemen bawahan yang sesuai dengan prinsip ini adalah bagaimana seorang leader membawa orang-orang di bawahnya dengan dukungan dari depan, tengah, dan belakang.

Program Kerja

Untuk kategori trainer, IT support, dan desk control, program kerja juga harus ada dalam materi presentasinya. Tidak perlu terlalu banyak, atau jika memang banyak dapat disebutkan semuanya, namun penjelasan lebih detail sebaiknya difokuskan pada satu program kerja saja.

Pengembangan Diri

Bagian pengembangan diri diisi dengan sesuatu yang dapat mengembangkan diri dan tentunya bermanfaat bagi orang lain, misalnya rekan kerja. Aspek yang harus ada antara lain knowledge, skill, and attitude. Attitude di sini maksudnya adalah sharing atau berbagi. Perlu diingat bahwa terlalu banyak mencantumkan training yang pernah diikuti justru tidak baik karena akan terlihat bahwa peserta kurang kompeten.

Kinerja

Kinerja juga harus sesuai dengan kreativitas dan pengembangan diri. Pada bagian ini juga harus mencantumkan Key Performance Indicator (KPI) paling tidak tiga poin.

Prestasi

Anda juga harus mencantumkan prestasi dalam slide presentasi Anda, bisa prestasi individu, tim, maupun prestasi perusahaan. Prestasi yang dicantumkan juga harus berhubungan dengan pengembangan diri.

Alasan Terpilih

Pada bagian ini, Anda harus mengungkapkan alasan apa yang Anda miliki agar Anda terpilih sebagai pemenang. Anda boleh mencantumkan quotes yang sesuai dengan karakteristik Anda.

Perlu dijadikan catatan sebagai tips, pada bagian tantangan, kreativitas, dan alasan terpilih, Anda dapat menggunakan singkatan. Berikan hal-hal tidak terduga melalui penggunaan singkatan. Misalnya Anda yang memiliki hobi kuliner, tantangan yang Anda hadapi adalah “tempe” yang merupakan kependekan dari target, motivasi, dan penolakan pelanggan.

Last but not least…

Komponen Desain

Perlu diperhatikan komponen desain slide presentasi Anda. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam komponen desain adalah latar, warna, huruf, efek, suara, gambar, grafik, dan point-point.

Demikian adalah A sampai Z hal-hal yang perlu Anda perhatikan dan Anda aplikasikan dalam menghadapi presentasi individu. Persiapkan diri Anda semaksimal mungkin. Mudah-mudahan bermanfaat. (MZ)