30 Menit Untuk sang JUARA

Hari ini kembali digelar acara perlombaan ICCA. Kali ini memasuki babak presentasi. Seluruh peserta memaparkan materi yang sudah disusun rapi dalam bentuk power point di depan juri. Bagi sebagian orang, Berbicara di depan publik bukan hal yang mudah, apalagi mendeskripsikan dan menjelaskan suatu masalah. Oleh sebab itu, bagi peserta yang ikut tahap presntasi merupakan orang orang yang mempunyai kemampuan komunikasi yang baik.

Setelah serangkaian kegiatan tes tertulis yang sudah dilaksanakan pada tanggal 27 April 2015. Tiba saatnya bagi peserta yang lulus mengikuti tes tertulis akan menunjukan kemampuan mereka untuk mempresentasikan materi yang sudah disiapkan. Lomba presentasi individu hari pertama dimulai, lomba ini dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut mulai dari tanggal 5 sampai dengan 7 Mei 2015.

Jadwal presentasi sudah dipajang di depan papan pengumuman untuk memudahkan peserta mengetahui waktu presentasi. Tidak ada kata terlambat, Jika ada peserta terlambat maka dinyatakan gugur. tidak ada susulan dan dinyatakan tidak hadir. Jika tidak mengikuti presentasi maka nilai presentasi dianggap 0 dan hanya mengandalkan nilai tes tertulis. Bobot presentasi merupakan yang terbesar yakni 80% dari total nilai, lalu ditambah juga dengan hasil tes tertulis yang bobotnya 20%. Oleh sebab itu bagi peserta hal ini merupak kesempatan untuk menunjukkan kemampuan demi “15 menit untuk sang juara”.

TANGGAPAN PESERTA

Berikut cuplikan komentar dari para peseta.

Nama : Anton

Perush : Telkom 147

CIri2 : Putih, mata cipit, menggunakan pakaian koki, pakai sandal jepit, meninggalkan rumah sejak seminggu yang lalu.. lohhh… ups .. salah.. hehehehe..

Menurut peserta yang satu ini walaupun presentasi sudah biasa di lakukannya namun  beliau tetap merasa gugup pada saat presentasi di depan Juri. Namun Alhamdulillah semua bisa berjalan lancar. ” setelah selesai presentasi seperti selesai ijab kabul saat nikah” ungkapnya…

IMG_20150505_140805

Lain lagi cerita dari peserta yang lain.

siapa ya ????

Eko Winaryo

Perush : Garuda

IMG_20150505_141505

menurut beliau pada saat membawakan materi tidak merasa gugup, bahkan terlihat santai santai saja. yang kita sudah menguasai materi yang akan di paparkan, pasti akan bisa menjawab pertanyaan dar juri.

 

ISTIRAHAT SEJENAK.

hohoho… siapakah gerangan???

sambil melepas menunggu peserta yang akan di panggil kembali,

tidur bentar ah… zzzzz….

IMG_20150505_140647

SISI LAIN DARI ICCA

Disamping para peserta yang ramai lalu lalang, disini terlihat juga ada stand penjualan baju ICCA. seperti yang terlihat saat ini. seorang peserta yang ingin membelikan oleh2 buat sang pacar.

cekitdot..

” halo beib, ” skrg mas lagi di balai kartini, beib mau mas belikan oleh oleh ya?? baju ICCA..”

” ah honey jgn ngerepotin.. yang penting fokus aja dulu”..

” tenang aja beib.. perkara geleng presentasi ini”…

” ya terserah honey aja”..

hehehehe…

IMG_20150505_141054

ok guys..

sapertinya hari ini cukup sekian dulu, masih ada hari esok yang menunggu. Lomba presentasi untuk kategori individu belumlah usai, masih menyisakan dua hari lagi..  hari rabu dan kamis untuk kategori lainnya.

Nantikan kelanjutan kisah peserta contact center untuk menjadi yang terbaik dalam ajang TBCCI 2015. Sampai jumpa besok….

daaaa……….

Si Cantik dan Pak Penghulu Terbang Ke Macau

We love Tuesday morning … cahaya mentari menyongsong hari yang cerah 5 Mei 2015, dengan terik indahnya mengiringi kami melaju ke arah Balai Kartini yaitu gedung yang menjadi salah satu kebanggaan kami di Jakarta. Well … Kami sang pemberi semangat juang untuk para peserta The Best Contact Center Indonesia 2015 melaju dengan kecepatan rendah ditemani the best song di salah satu siaran radio Ibu Kota yang mengalun bersama putaran stirnya Pak sopir kantor kami. Lihatlah teman.. begitu bersemangatnya kita dalam unjuk gigi memperlihatkan bahwa Indosat Mega Media yang tercinta ini mempunyai begitu banyak insan yang hebat dan berprestasi. Di ajang The Best Contact Center Indonesia 2015 inilah saatnya kami beraksi memberikan segudang penghargaan yang akan kami raih nanti. Sedikit flash back yaa temans .. bahwa sang pemburu dan penulis berita yang super kecee ini hehe.. sempat mengharumkan nama perusahaan kami dengan diraihnya penghargaan Gold pada The Best Writing Contest 2014 lalu. Bagaimana dengan tahun ini?? Dengan tekad dan persiapan yang matang kita siapp jadi pemenang. Aamiin..

Pagi semakin beranjak siang kami tiba pukul 11.00 WIB disambut oleh angin segar dan anggunnya Gedung Balai Kartini seakan menyapa “Selamat berjuang kawan” menambah semangat kami untuk memberikan genggaman erat bagi para peserta The Best Contact Center Indonesia 2015. Dukungan, semangat, do’a dan rasa cinta seluas samudra menyertaimu wahai para pejuang Indosat Mega Media kami berbisik … Dari setiap anak tangga yang kami lewati menuju lantai tertinggi Balai Kartini begitu lekat dengan aroma saling menyemangati teamnya masing – masing. Pepatah bilang “posisi menentukan prestasi” nahh.. itu yang kami lakukan bersama teman – teman team penyemangat lainnya untuk mencari tempat duduk yang bisa menjangkau seluruh peserta The Best Contact Center Indonesia 2015. Tentu saja tempat yang bisa memberikan banyak inspirasi bagi kami para pujangga yang sibuk memburu berita untuk kami tampilkan sebagai peserta Writing Contest TBCCI 2015.

Riuh Ramai Dukungan Sporter

Lihat deh … dengan berbekal balon tepuk kami membuat suasana semakin riuh dan meriah. Saat seperti inilah yang paling menegangkan bagi para peserta The Best Contact Center 2015 yang telah hadir pagi ini. Hal yang paling penting sebelum memulai lomba adalah kami dapat mengabadikan moment yang paling ditunggu – tunggu dengan berfoto bersama peserta The Best Contact Center 2015 dari perusahaan kami Indosat Mega Media dengan membawa property yang kami bawa alias balon tepuk “kita mah gitu orangnya” seru teman – teman semua hehe …

IMG-20150505-WA0016IMG-20150505-WA0013Balai Kartini pukul 12.00 tepat di sudut ruangan para panitia dengan sigap mepersiapkan pendaftaran ulang bagi para peserta yang datang sesuai dengan jam yang telah dijadwalkan. Bagaikan titik awan dengan berat jenis yang sudah cukup untuk bisa menurunkan butiran air hujan ke Bumi, presentasi ini pun adalah puncak dari kegiatan penghargaan The Best Contact Center 2015 berlangsung. Dengan pembobotan 80% setelah writing test, presentasi ini sangatlah menentukan bagi para peserta The Best Contact Center 2015 dalam menjadi insan terbaik dalam dunia Contact Center di Indonesia. Informasi yang kami dapatkan bahwa penghargaan yang akan didapatkan pada tahun 2015 ini adalah Macau atau Hongkong sebagai peraih Platinum, Thailand untuk peraih Gold dan Silver juga Singapore bagi peraih Bronze. Baiklah para peserta yang kami banggakan … langkah presentasi ini adalah step pertama untuk bisa menentukan mimpi kalian, sukses yaa …

Hai – hai siapa Dia…?

Pepatah yang sering kita dengar saat perkenalan adalah “Tak kenal maka tak sayang” kami sebagai para penulis tidaklah memaksa pembaca semua untuk bisa memberikan rasa sayangnya loh hehe … tapi kalau kenal peserta yang super ini pasti tidak akan rugi berkenalan dengannya. Kali ini peserta yang akan tampil memperkenalkan perusahaan kami tercinta Indosat Mega Media di panggung The Bect Contact Center Indonesia 2015 adalah dua orang senior kami yang sangat kece dan tiada duanya. Yaaa.. hari ini 5 Mei 2015 adalah jadwal presentasi untuk kategori Manager dan Trainer yang dengan bangga diwakili oleh Mba Astrid Nerinda Pratiwi untuk kategori Trainer dan Mas Pamuji yang kita kenal sebagai Pak Juragan untuk kategori Manager.

Kalau berbicara tentang profile dari kedua peserta yang kami banggakan ini tentu tidak akan ada habisnya. Langsung aja yah kita perkenalkan profile kedua peserta yang mewakili Indosat Mega Media.

editPeserta yang pertama tampil pukul 09.45 WIB adalah Mba Astried Nerinda Pratiwi yang mengikuti kategori Trainer. Mba Astried yang kami kenal adalah seorang Ibu Muda yang kreatif, supel dan selalu berfikir positif. Ide kreatif dan cemerlang banyak sekali tampil dari hasil karya – karyanya. Dengan semua ide kreatifitas itu memjadikan beliau adalah seorang trainer yang handal dan berpengalaman dibidangnya. Kategori trainer ini memang baru di ikuti ditahun ini, namun why not?… kami yakin kalau Mba Trainer cantikk ini dapat memenangkan juara di kategori tersebut. Ganbatee Mba Acid…

Persentasi untuk kagori trainer telah usai, kami semua menyambutnya dengan senyuman tepat di depan pintu munuju ruang tunggu para pendukung teamnya masing – masing. Menurut keterangan Mba Astrid yang sempat kami wawancarai bahwa “perbedaannya dengan tahun lalu dalam segi teknis adalah pada penggunaan microphone, dimana tahun ini tidak digunakan dengan alasan untuk mejaga kualitas presentasi masing – masing peserta karena ruangan peserta saling berdekatan. Disamping itu, team Dewan Juri yang menilai lebih banyak berasal dari bidang akademik seperti Dosen dari perguruan tinggi dan selebihnya dari call center itu sendiri. Jumlah Dewan Juri di tahun ini pun dibatasi dengan maksimal 10 orang saja.”

Selepas presentasi dan berbincang singkat tentang ketegangan saat presentasi, para peserta dapat mengisi harapan, pesan dan kesan untuk The Best Contact Center Indonesia 2015 sebagai acuan dalam meningkatkan acara tersebut agar lebih baik lagi.

Oh iyaaa… hampir saja tertinggal memperkenalkan peserta kedua yaitu Mas Pamudji yang terkenal dengan panggilan Pak Juragan. Selain terkenal dengan panggilan Pak Juragan, Beliau juga dikenal dengan panggilan Pak Penghulu. Tapi bukan sembarang penghulu, melainkan penghulu Sapi karena beliau pernah bercerita dengan bangganya telah berhasil mengawinkan sapi miliknya hehehehe…. Pak Juragan ini adalah seorang yang masih sangat kental dengan kota kelahiranya yaitu Kebumen. Cukup dengan mendengarkan beliau persentasi siapa saja akan mengenali aksen bahasanya khas Kebumen hehe.. Beliau adalah sosok yang simple, pribadi yang pembawaanya sangat tenang dan berdedikasi dalam pekerjaannya sebagai Manager Contact Center. Quote yang selalu beliau sampaikan adalah “Semakin sulit perjuanganya maka semakin besar kemenangannya

IMG-20150505-WA0044Persentasi untuk kategori Manager yang diwakili oleh Mas Pamuji dimulai pukul 14.20 WIB berlangsung 30 menit. Semua telah dipersiapkan dengan sangat matang, sehingga kami yakin beliau akan mendapatkan nilai terbaik dalam persentasinya. Go … Mas Pam go …

Dag…Dig…Dug…Dhueeerr One Step Closer Go to Macau

Peserta dan Pendukung Bank Mandiri Persero, Tbk
Peserta dan Pendukung Bank Mandiri Persero, Tbk

Pukul 07.30 wib Balai Kartini sudah mulai dipenuhi peserta Indonesia Contact Centre Association. Dilengkapi dengan dress code warna warni, serta para pendukung masing-masing yang tak kalah heboh, ikut meramaikan kontes ini. Dan yang paling penting sudah mempersiapkan materi yang akan dibawakan untuk presentasi. Untuk informasi juga para peserta diperbolehkan membawa peralatan pendukung untuk menambah kepercayaan diri saat presentasi. Dari semua kategori yang ada hari ini hanya ada 5 kategori yang dijadwalkan, diantaranya kategori Team Leader inbound, Quality Assurance, Supervisor, Trainer, dan Manager. Untuk kategori tim Leader inbound, Quality Assurance, Supervisor dan Trainer diediakan untuk presentasi di ruangan Raflesia dan untuk kategori Manager berada diruangan Cempaka dan Anggrek di Lt.2.
Setiap kategori diberikan waktu yang berbeda untuk presentasi, dimana kategori Team Leader dan QA (Quality Assurance) diberi waktu 20 menit, supervisor diberi waktu 25 menit, trainer diberi waktu 30 menit dan kategori manager diberi waktu 30 menit. Dalam waktu yang diberikan di bagi menjadi dua sesi yaitu sesi presentasi dan Tanya jawab.
Raut wajah yang memperlihatkan bahwa detak jantung berdegup begitu kencang, kegelisahan, kegusaran terpancar jelas dari setiap peserta. Suatu kebanggaan pastinya menjadi perwakilan dari perusahaan diajang bergengsi The Best Contact Center Indonesia. Bagi peserta yang telah lulus di tahapan tes tulis tanggal 27 april 2015, hari ini berhak melaju ke tahapan selanjutnya yaitu tahapan presentasi.
Nah penasarankan gimana aja sii kegiatan hari ini berlangsung?
Yuuk ikut kami untuk menelusuri rangkaian tahapan presentasi hari ini,, check it out..
Kesibukan pertama terlihat di meja registrasi, beberapa peserta sedang mengantri untuk melakukan registrasi ulang, acara presentasi akan dimulai pukul 08.00. Peserta pertama yang kami temui adalah Ibu Ike Yulinda sebagai perwakilan kategori Supervisor PT Bank Mandiri Persero, tbk. yang baru saja keluar dari ruang pesentasi.

Gambar Ibu Ike Yulinda setelah keluar dari ruangan presentasi
Gambar Ibu Ike Yulinda setelah keluar dari ruangan presentasi

Berjalan ke sudut balai kartini, tepatnya di lantai 1 ruang raflesia kami bertemu dengan salah satu perwakilan dari perusahaan kami yaitu PT. Bank Mandiri, Persero Tbk. Melihat wajahnya yang masih gugup dengan mata berkaca-kaca, kami menyapanya dan sedikit mengajaknya mengobrol. Mba Febrina, begitu kami biasa menyapanya. Mewakili kategori TL inbound dari Bank Mandiri, tentu ada sebuah kebanggaan tersendiri baginya. Masih dengan nafas yang cukup ngos-ngosan, beliau menceritakan apa yang dialami di dalam ruangan kontes ICCA.
“Hufth, luar biasa rasanya udah maju. Rasanya plong, deg-degan, campur aduk semua di dalam”, ujarnya. Ketika baru keluar dari ruangan presentasi, mba Febrina lengkap mengenakan celemek warna-warni dan juga membawa alat pengocok adonan kue. Hehehe.. tentu kita yang melihatnya berfikir, unik sekali bukan? Tema Rainbow Cake dibawakan oleh mba Febrina saat beliau presentasi. Kenapa beliau mengambil tema Rainbow cake? Mari kita sedikit ulas tentang alasannya kenapa harus Rainbow cake?
“Rainbow cake itu kue yang enak, warnanya menarik. Dan aku mengambil tema ini karena ada korelasi antara hobi aku memasak dengan kerjaan. Jadi kerja itu ya harus warna warni, menyenangkan dilihat, dan nyaman dijalani”, jelasnya.

Gambar mba febrina lengkap dengan celemek dan alat pembuat kue
Gambar mba febrina lengkap dengan celemek dan alat pembuat kue

Peserta lain yang berhasil kami ajak bicara adalah peserta dari Garuda Indonesia. Sonia Utami Putri (23 tahun) mewakili Garuda Indonesia untuk category Team Inbound Leader. Berangkat dari Bandung sampai di Jakarta jam 07:00 pagi, langsung melakukan registrasi. Kantor Call Center ini bertempat di Bandung (Jln Malabar no 37). Presentasi dimulai jam 09:40-10:00 dengan jumlah slide adalah tiga belas. Setiap peserta memiliki cara untuk mempresentasikan materi yang akan ia bawakan. Sonia misalnya, dia menggunakan tiga bahasa dilengkapi dengan berbagai gerakan khas Safety Flight yang nanti akan ditampilkan di depan dewan juri.
“ Menang – Kalah jangan difikirkan yang penting Optimal”, mottonya.

Peserta Garuda Indonesia, Sonia (Kiri) Pilot dan Pramugari
Peserta Garuda Indonesia, Sonia (Kiri) Pilot dan Pramugari

Melirik ke kanan dan ke kiri layaknya audio stereo, kami melihat sekelompok peserta yang kompak mengenakan seragam kerja PT Kereta Api Persero. Keseruan yang berbeda sudah terlihat dari jauh, kami menghampiri dan berkempatan untuk berbincang dengan Bapak Syukron Ma’mun (29 tahun). Beliau mewakili PT KAI untuk kategori QA (Quality Assurance) dengan jam presentasi 08:00 – 08:20. Persiapan yg dilakukan Oleh Bapak Syukron adalah persiapan mental serta fisik. Tim KAI sampai di Balai kartini jam 06:00 pagi, dengan presentasi berisi dua belas slide dan pak Syukron pun sampaikan jurinya di dalam ruangan ada 10 orang dan setiap peserta hanya mendapatkan satu pertanyaan fish bowl . Saat presentasi berlangsung pak Syukron melihat wajah Juri yang sangat antusias dan itu membuat semangatnya menjadi naik, bukan sebaliknya.
“walaupun peserta yang lain terlihat baik, semoga saya selangkah lebih baik didepannya (Amin)”, ujarnya.

Bapak Syukron Perwakilan QA PT. KAI
Bapak Syukron Perwakilan QA PT. KAI

Yuk mari kita naik ke lantai dua dan mengintip persiapan peserta lain.

Eskalator menuju Lt 2
Eskalator menuju Lt 2

Ada juga perwakilan dari Call Center Bea Cukai, ini kali pertama mereka mengikuti ajang ICCA. Call center bea cukai baru berdiri oktober 2014, sehingga karyawannya pun masih tergolong sedikit.

Perwakilan call center Bea cukai dengan Motto " Connecting With Heart "
Perwakilan call center Bea cukai dengan Motto ” Connecting With Heart “

Naik ke lantai dua, kami bertemu dengan seorang wanita cantik yang melontarkan senyuman manis kepada kami, yaitu Ibu Romauli Febiyanti. Ka uli, sapaan akrab kami kepada beliau. Ka uli merupakan perwakilan dari PT. Bank Mandiri Persero, Tbk. mewakili dalam kategori Manager. Tentu saja ada sebuah kebanggaan tersendiri baginya. Dihadapan sekitar delapan sampai sepuluh orang juri yang notabene memang berposisi sebagai Departement Head tentu saja membuat ka uli dag dig dug. “Waktu dipanggil untuk presentasi lumayan deg – degan sih, walaupun aku sebenernya udah kenal beberapa jurinya. Cuma pas udah di atas so far so good lah ya. Dinikmatin aja nerveous nya” ujarnya. Ketika kami menanyakan tentang pertanyaan yang beliau peroleh dari juri, beliau mulai memaparkan.
“Sebutkan dan jelaskan apa yang menjadi skala prioritas yang dilakukan dalam peningkatan kualitas?” “Strenght and three ing”, jelasnya. Apa itu three ing? Three ing adalah training, learning dan sharing. Menurutnya, ketiga hal inilah yang paling utama dalam peningkatan kualitas. Selain dengan jawaban cerdasnya, ka uli juga sempat menampilkan nyanyian kepada juri disela-sela presentasinya, dan menjelaskan sedikit keseleo main gitarnya tadi saat tampil.

Gambar Ka Uli dengan instrument gitarnya
Gambar Ka Uli dengan instrument gitarnya

Banyak hal yang menggelitik dan membuat kami tersenyum melihat eskpresi semua peserta baik yang belum presentasi maupun yang sudah presentasi, tentunya yang belum presentasi masih ada kegelisahan yang terasa karena ada beban yang belum terselesaikan dan akan terluapkan setelah presentasi dilaksanakan. Dengan teriakan euforia baik oleh peserta atau pun rekan kerja yang berkempatan datang ke Balai Sarbini di hari ini.
Tentunya semua yang telah presentasi ada perasaan lega bercampur harapan yang besar untuk menjadi pemenang dan terbang ke Macau tentunya. Departement Head Banking Contact center Bank Mandiri Ibu Evi Riawati yang dipercaya menjadi juri dihari ini terlihat cukup bingung menentukan para peserta yang berpeluang besar untuk jadi pemenang. Pemenang The Best Contact Center Indonesia akan diumumkan dibulan Juni mendatang. Semangat menjadi juara sudah mulai terpancar dalam diri setiap peserta ketika keluar dari ruangan presentasi.

Set Time….Rolling…..and Action !!!!!

(BCA) Semangat melayani, hari ini sinar mentari lebih hangat dari biasanya, jalanan ibu kota pun lebih lancar dibandingkan hari ketika kami meliput tes tertulis TBCCI 2015 bahkan yang biasanya kami hanya bisa melihat antrian kendaraan dari spion mobil, kali ini kami bisa melihat atap-atap gedung pencakar langit di pinggir-pinggir jalan protokol Jakarta. Tas berisi 2 laptop dan kamera pun setia menemani perjalanan kami menuju Balai Kartini yang terletak di jalan Gatot Subroto Kav 37, Jakarta.

“Ada acara apa ya mas, koq tumben rame banget?” Tanya sopir mobil yang mulai memasuki gerbang gedung nan megah itu, dan kami pun menjawab dengan singkat pertanyaan tersebut “iya, ada lomba pak”.

Menapaki pintu masuk Balai kartini kami pun mulai excited karena di pikiran kami terlintas pejuang-pejuang tangguh yang sedang mengenakan pakaian aneh (baca:unik), kumpulan orang-orang optimis, akan beradu taktik, menjadi yang terbaik, menjadi pemenang sejati. Karena hari ini adalah hari pertama sesi lomba presentasi TBCCI 2015.

Supporter Pelecut Semangat
Supporter Pelecut Semangat

Serba-serbi TBCCI 2015

Wangi semangat para peserta TBCCI 2015 mulai menyeruak ketika kami memasuki gedung 3 lantai yang di depan pintunya berjaga security tegap berpakaian warna hitam dan langsung mempersilakan kami masuk. Begitu juga wangi-wangian para peserta yang berkali-kali menyemprotkan parfum demi penampilannya. Karena di lomba presentasi individual penampilan pun sangat dinilai, mulai dari kesesuaian tata busana yang mendapatkan poin 5%, kesesuaian gerakan dan ekspresi mendapatkan poin 5%, serta kepercayaan diri yang juga mendapatkan poin 5%. Tentunya hal ini sangat dipengaruhi dari apa yang mereka kenakan.

Setelah serangkaian kegiatan tes tertulis yang dilaksanakan pada tanggal 27 April 2015 peserta yang lulus mengikuti tes tertulis akan menunjukan kemampuan mereka untuk mempresentasikan kinerja mereka dalam bidang masig-masing selama 4 bulan terakhir di perusahaannya. Lomba presentasi individu hari pertama dimulai, lomba ini dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut mulai dari tanggal 5 Mei 2015 sampai dengan tanggal 7 Mei 2015. Pembagian jadwal presentasi yang sudah ditentukan panitia  menurut kategori lomba diumumkan bersamaan dengan hasil lomba tes tertulis. Setiap peserta individu wajib mengumpulkan template sebelum batas akhir pengumpulannya pada tanggal 30 April 2015. Layaknya seorang petarung, semua peserta sudah siap dengan seluruh alat “peperangan”, seperti akan menghadapi “medan tempur” di ajang TBCCI 2015. Hari ini medan tempur menjadi milik peserta individu dengan kategori Manager, Supervisor, Team Leader Inbound, Trainer, dan Quality Assurance.

Berbeda dengan lomba tes tertulis, lomba presentasi individu dilaksanakan di 2 lantai gedung megah Balai Kartini. Lantai G dipusatkan untuk kategori Supervisor, Team Leader Inbound, Trainer, dan Quality Assurance dan lantai 1 dikhususkan untuk kategori Manager. Rangkaian kegiatan lomba presentasi dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Namun sejak pukul 06.30 WIB balai kartini sudah mulai ramai dikunjungi para peserta TBCCI 2015. Peserta tidak boleh datang terlambat karena ada beberapa persiapan yang harus peserta lakukan sebelum presentasi di depan dewan juri. Mulai dari registrasi ulang, mengecek penampilan, mempersiapkan template dan alat peraga serta menunggu di ruang tunggu.

Terlihat kelompok panitia mengenakan batik putih biru sudah mulai mempersiapkan kegiatan dari pagi di meja registrasi. Terlihat juga Pak Andi Anugrah sebagai ketua pelaksana ajang TBCCI ini duduk di depan pintu kayu besar berukiran cantik, pintu menuju ruang presentasi untuk membantu panitia memanggilkan peserta. Beberapa peserta yang baru datang langsung menghampiri meja panjang berbalut kain hijau guna melakukan pengecekan nama dan membubuhkan tanda tangan di kertas yang memuat nama mereka. Nama-nama yang sudah dikelompokan berdasarkan kategori masing-masing lomba untuk memudahkan peserta melakukan registrasi ulang. Meski demikian ada saja beberapa peserta yang kesulitan mencari namanya. Namun panitia lomba dengan sigap membantu menemukan nama peserta lomba. Ternyata tidak hanya peserta yang melakukan registrasi ulang melainkan juri pun melakukan registrasi ulang. Juri yang berasal dari akademisi dan wakil perusahaan terlihat berwibawa dan siap memberikan penilaian terhadap pejuang-pejuang perusahaan.

 

Practise makes Perfect
Practice makes Perfect

Dag…Dig…Dug…. Seeerrrrrr…………..

Peserta yang sudah melakukan registrasi ulang langsung mempersiapkan diri berdasarkan nomor urut presentasi. Bermacam-macam ekpresi yang tampak dimuka mereka, ada yang terlihat tegang, gembira, panik, ngantuk bahkan ada yang terlihat santai saja. Peserta yang namanya belum dipanggil melakukan beberapa kegiatan untuk menghilangkan ketegangan menghadapai lomba presentasi ini. Ada yang latihan presentasi di depan teman-temannya untuk memaksimalkan performance ketika presentasi di depan dewan juri, ada juga yang foto-foto, ada yang ngobrol karena bertemu dengan teman lama, ada yang masih memakai make up, catokan, ada yang nyemir sepatu, ada yang sarapan, mempersiapkan alat peraga, ada juga yang bolak-balik ke toilet.

Ruangan Menentukan Prestasi
Ruangan Menentukan Prestasi

Jadwal presentasi dipajang di depan papan pengumuman untuk memudahkan peserta mengetahui kapan gilirannya untuk perform, karena jika peserta terlambat atau lupa jadwal maka tidak ada susulan dan dinyatakan tidak hadir. Jika tidak mengikuti presentasi maka nilai presentasi dinyatakan hangus dan hanya mengandalkan nilai tes tertulis. Bobot presentasi merupakan yang terbesar yakni 80% dari total nilai, lalu ditambah juga dengan hasil tes tertulis yang bobotnya 20%, jadi bukan tidak mungkin seluruh peserta ingin “habis-habisan” melakukan presentasi agar dapat mendongkrak nilai akhir.

Kami sempat mewawancarai salah seorang peserta dari kategori Quality Aassurance, gadis berkerudung yang biasa di panggil Elsa ini terlihat gugup sebelum perform yang berada di ruang Rafflesia Grand Ballroom. Elsa yang ditanyai persiapan apa saja yang dilakukan sebelum lomba mengaku tidak ada persiapan khusus hanya melancarkan materi presentasi, karena ini adalah tahun keduanya mengikuti ajang TBCCI ini “meski demikian tetap aja gugup mbak” ujar Elsa. Elsa juga mengungkapkan tahun ini persaingannya lebih berat dibandingkan tahun sebelumnya, dikarenakan perusahaan lain yang mengikuti ajang ini pun lebih banyak dan lebih siap serta mengirimkan peserta yang lebih mumpuni dibidangnya untuk mewakili perusahaannya menjadi pemenang TBCCI 2015, Elsa yang merupakan wakil dari PT Bank Central Asia pernah mengikuti ajang serupa pada tahun lalu dan berhasil mendapatkan Gold Medal, ketika ditanya apa target tahun ini, wanita cantik ini menjawab “platinum harga mati, mbak”. Walaupun merasa tahun ini persaingan lebih sengit namun Elsa tetap yakin bisa mencapai hasil yang ia targetkan. Well, Kita doakan bersama ya….

Lain Elsa lain pula Eri, wanita berpostur tinggi tidak kurang dari 170 cm ini mengaku sangat gugup, maklum karena ini adalah tahun pertama Eri mengikuti ajang ini. “Melihat ruangannya jadi keingetan waktu mau sidang kuliah”, begitu Eri mendeskripsikan ruangan yang akan digunakannya untuk lomba presentasi. Untuk persiapan sendiri, Eri pun mengaku awalnya mengalami kesulitan seperti pembuatan materi dan penentuan tema, namun akhirnya banyak senior yang sudah lebih dahulu berkecimpung di TBCCI yang membantunya dengan menjadi mentor dan juga teman sharing. Dan ketika ditanya untuk harapan dan target  nya di ajang TBCCI ini, Eri berharap bisa melakukan yang terbaik, bisa buat juri ketawa, dan perihal target dia tetap optimis bisa menjadi pemenangnya.

Para peserta diberikan waktu yang dibedakan berdasarkan kategori lomba yang mereka ikuti, untuk Agent, Back Office, Telesales, Telemarketing dan Customer Service diberikan waktu 15 menit. Berbeda dengan kategori Team Leader, Desk Control dan Quality Assurance yang diberikan waktu 20 menit. Lain pula untuk kategori IT support, Work Force Management dan Supervisor diberikan waktu 25 menit. Dan kategori Trainer dan Manager diberikan waktu paling panjang yaitu 30 menit. Dengan waktu yang sudah diberikan panitia para peserta harus bisa memaksimalkan performance mereka karena diakhir presentasi pun mereka akan diberikan 1 pertanyaan yang diambil sendiri oleh peserta didalam “fish bowl”. Dan peserta harus bisa menjawab pertanyaan tersebut demi bobot yang tidak sedikit.

Tepat matahari di atas kepala, waktunya bagi para juri dan peserta untuk istirahat makan siang. Namun peserta dan suporter yang datang juga semakin banyak, riuh renda para pendukung sang jawara yang meneriakkan para jagoannya semakin tak terkendali. Ternyata mereka sengaja datang siang karena dari pagi hari harus menyelesaikan tugas kantor terlebih dahulu. Salah satu suporter bernama Anton malah datang dengan membawa beberapa pernak-pernik untuk mendukung perusahaannya seperti balon tepuk, terompet dan lain-lain.

Lega, meski di dalam keringat bercucuran karena AC-nya gak berasa, apa aku yang terlalu grogi yah?? Hehehe” ujar Dewi Fatimah yang baru keluar dari ruang presentasi sambil membawa alat peraga berupa “score board”. Wanita yang mengenakan baju merah dengan corak batik elegan ini terlihat sumringah dan puas dengan hasil presentasinya. Defa begitu dia biasa disapa teman-teman kerjanya. Defa terlihat sangat antusias mengikuti lomba TBCCI 2015 dengan kategori TL inbound. “Kan kalo udah selesai presentasi gini aku bisa tenang” lanjutnya lagi. Defa yang kesehariannya bekerja sebagai team leader di contact center Bank Central Asia yang berada di BSD Serpong merasa yakin dengan kemampuannya meski hanya berbekal materi dan pengalamannya selama menjadi team leader.

Lomba presentasi untuk kategori individu belumlah usai, masih ada hari rabu dan kamis untuk kategori lainnya. Nantikan kelanjutan kisah perjuangan pelaku contact center untuk menjadi yang terbaik dalam ajang TBCCI 2015. Sampai jumpa besok…. ^_^