Brand Ambassador BI untuk ICCA

Pekerjaan sebagai agent sosial media sudah di jalani Chica Nurhayati selama 1 tahun di Bank Indonesia. Wanita kelahiran Cirebon 27 tahun silam ini mengatakan bahwa pekerjaan sebagai agent sosial media adalah pekerjaan yang sangat dinamis dan menyenangkan.

Berlatar pendidikan lulusan dari Universitas Jenderal Soedirman untuk jurusan Administrasi Negara memang sangat bertolak belakang dari pekerjaan yang Chica jalani sekarang. Menjadi agent sosial media merupakan bidang pekerjaan baru buat wanita yang mempunyai hobi melukis ini.

Jobdesc Chica sebagai agent sosial media di Bank Indonesia, selain membalas chat, juga sebagai reporting dan monitoring perihal isue-isue perbankan yang ada di Indonesia, atau laporan-laporan yang berkaitan tentang Bank Indonesia.

Chica yang dikenal  periang, rendah hati dan juga multitalenta oleh teman-temannya, mempunyai prinsip dalam bekerja, yaitu bekerja dengan hati. Sehingga ia dapat bekerja dengan baik dan dapat dipercaya oleh perusahaan sebagai Brand Ambassador di Bank Indonesia.

Sebagai Brand Ambassador Bank Indonesia, Chica dipercaya untuk dapat mengedukasi Peraturan Bank Indonesia melalui media sosial media seperti Twitter, Instagram, maupun secara langsung bertemu dengan nasabah melalui EXPO Bank Indonesia.

Ia pun dipercaya oleh Bank Indonesia untuk mewakili perusahaan dalam ajang kompetisi yang diselenggarakan oleh ICCA (Indonesia Contact Center Association) yaitu TBCCI (The Best Contac center Indonesia) 2018 untuk kategori sosial media. Ia mengungkapkan bahwa ini adalah pertama kalinya Chica mengikuti ajang kompetisi seperti TBCCI.

Pada tanggal 11 Juli 2018,  dimana ajang TBCCI 2018 digelar untuk kategori sosial media, bertempatan di Kalbis Institut. Chica mengungkapkan dengan modal yang sudah ia siapkan sejak 6 bulan lalu untuk menghadapi ajang TBCCI 2018, dan juga tentunya dukungan dari perusahaan dan keluarga, begitupun rekan-rekan kerja yang hadir menyaksikan langsung Chica berkompetisi, membuat ia termotivasi untuk memberikan yang terbaik dan semaksimal mungkin dalam menjalani kompetisi TBCCI 2018, terutama saat ia harus mempresentasikan perihal pekerjaannya sebagai agent sosial media dihadapan dewan juri maupun menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang langsung dilontarkan oleh judges atau dewan juri.

          Sempat merasa gugup saat mengikuti ajang TBCCI 2018 ini, dimana ia mengungkapkan banyak perusahaan yang pastinya sudah sangat siap dalam mengikuti kompetisi ini. Namun dengan doa dan senyuman ia pun dapat mengatasi rasa gugup dan dapat memberikan yang terbaik. Ia berharap mendapatkan hasil yang terbaik dalam ajang kompetisi TBCCI 2018 kali ini. Dapat mempersembahkan prestasi untuk perusahaan dan tentunya dapat membanggakan keluarga. Pengumuman pemenang TBCCI 2018 kategori agent social media akan dilakukan pada tanggal 3 Agustus 2018.

Ajang TBCCI sendiri merupakan ajang bergengsi bagi para insan contact center di Indonesia, dimana pada tahun 2018 ini diikuti oleh 477 peserta dari 41 perusahaan yang bergerak dibidang lembaga pemerintah, lembaga publik dan swasta.

“Semua peserta sangat bagus, dapat mempresentasikan bagaimana pekerjaan mereka di dunia sosial media. Sehingga kami harus fokus dalam mencari ketepatan dalam menilai apa yang berbeda untuk masing-masing peserta.” Itu adalah ungkapan dari salah satu dewan juri yang saat ini menjabat sebagai Bussines Analis di PT. Pertamina, atas nama Vidya Fitri Kardinah.

Sebagai dewan juri, ia sudah menjadi 3 kali berpartisipasi untuk ajang TBCCI.  Ia juga mengapresiasi mereka yang bekerja di dunia contact center dan terutama bagi mereka yang bekerja sebagai agent sosial media, membalas comment-comment netizen di sosial media, karena menurutnya, saat ini kita hidup di jaman millenial, dimana semua orang memiliki sosial media.

Sebagai dewan juri, Vidya berharap ajang TBCCI di tahun-tahun berikutnya dapat lebih sukses dan bisa dikembangkan atau diperluas lagi untuk jumlah pesertanya.