Berkah Dadakan di Kantin Bawah

Empat hari pergelaran The Best Contact Center Indonesia 2016 (TBCCI 2016), rupanya memberi pengaruh nyata bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Apa hubungannya ajang kompetisi pekerja contact center dengan UMKM? “Ada Mas. Saya sebagai pengusaha kecil merasakan pengaruh bagus dari ajang TBC apa tadi? TB apaan tadi Mas?” ungkap polos Bang Doel alias Abdullah, 33 tahun, penjual aneka makanan ringan, seperti roti bakar, mi rebus, kopi, teh, hingga jus buah di depan kampus Kalbis.

Kantin Doel
Kantin Doel

AbDoel enggan mengungkap berapa perbandingan omzet awal pekan ini dibanding pekan lalu. “Ngga enak Mas, ngga enak sama yang lain kalau saya buka berapa omzet saya,” tutur Doel yang tengah mempersiapkan dagangannya pagi itu, Kamis (4/8/2016). Namun yang pasti, kenaikannya lebih dari 50 persen. Anggap saja misalnya, pada pekan lalu omzetnya selama lima hari sebesar Rp 3 juta, maka pekan ini yang baru berjalan empat hari, dia sudah meraup hingga Rp 4,2 juta. Ups..

Dari tetangga sebelah Bang Doel, yakni kantin “Saung Iyung” juga mengungkap hal sama. Kang Yus sapaan pemilik kantin, mengaku mendapat berkah cukup baik dari sebelumnya. “Lebih gede sedikit sih dari tetangga. Psst jangan diumbar ya, lumayan alhamdulillah deh pokoknya,” ujarnya sumringah. Wajar tampaknya, karena Kang Yung dan timnya menjual makanan kecil dan makanan ‘berat’ seperti Nasi Goreng Pattaya, Nasi Goreng Seafood, hingga pecel lele, ayam bakar, dan aneka jus.

Santapan sarapan jelang TBCCI 2016 hari ke -4
Santapan sarapan jelang TBCCI 2016 hari ke -4

Usai menikmati mantapnya teh hangat Saung Iyung dan roti bakar pisang keju Bang Doel, perhatian kembali tertuju ke arena kompetisi. Ada satu hal yang tampaknya unik untuk diketahui masyarakat, tentang pekerjaan contact center ini. Bila aktor banyak melakukan kreasi secara fisik dan ilmuwan melakukan riset berdasarkan indikator objek, bisa dibilang pekerjaan contact center adalah perpaduan keduanya.

Penghargaan

Secara fisik mereka memang duduk di kursi berhadapan dengan seperangkat alat telekomunikasi. Lalu secara fisik pula mereka tidak mengutakatik sebuah objek. Namun di dalam pekerjaannya, mereka harus penuh dengan kreatifitas bak seorang aktor, supaya bisa menjelaskan secara gamblang tentang produk seperti halnya peneliti membedah sebuah objek.

Jpeg
Pelanggan menanyakan total harga santapannya ke Kang Yus

“Inilah makanya kami setiap tahun menggelar TBCCI. Ajang ini salah satunya adalah penghargaan bagi mereka, yang bekerja dengan dedikasi,” ungkap Ketua Indonesia Contact Center Association (ICCA) Andi Anugerah. Menurut Andi Anugerah, mereka-mereka yang dinilai penuh dedikasi dan berprestasi, layak mendapat penghargaan atas pencapaiannya. Untuk itu ICCA dalam TBCCI 2016 menyediakan berbagai hadiah, yakni pake wisata ke Korea Selatan, Singapura, dan negara yang telah ditunjuk panitia.

Para pekerja contact center, menangani berbagai bidang kerja mereka, seperti bidang inbound, outbound, supporting, operating, hingga teamwork. Karenanya, di ajang TBCCI 2016 ada berbagai kategori yang dilombakan untuk meraih The Best Agent, yakni Inbound, Outbound, Premium, English, hingga di tingkatan Corporate. Bahkan bagi 10 perusahaan yang memiliki tim contact center dengan nilai tertinggi, akan diberi tiket gratis mengikuti APCCAL Expo di Hongkong.

Namun tentunya, semua kenikmatan tak mungkin diraih dengan tanpa kerja keras. Di ajang ini, seluruh peserta menunjukkan visi, misi, pencapaian, dan kreatifitas mereka kepada dewan juri. Dari situlah akan terlihat siapa-siapa saja individu yang memang unggul dan memiliki prestasi di bidang kerjanya.

Adapun dewan juri yang menilai, terdiri dari orang-orang yang berkompeten di bidangnya. Mereka yakni para pemimpin divisi yang berhubungan dengan komunikasi massa di perusahaan, instansi, dan kementerian, para dosen, psikolog, hingga supervisor contact center. Memang, semua manusia diciptakan dengan keunggulan masing-masing. Namun dengan kerjasama dan ketepatan bidang kerja, akan membawa mereka menjadi lebih unggul. Selamat berjuang kawan!